- Mengenali Sawah Tadah Hujan Agrabinta: DTPHP Cianjur Hadapi Halodo dengan Langkah Tepat
- Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi Komunikasi Publik melalui FGD di Bogor
- Santri Cianjur Tunjukkan Kepedulian: Dari Pesantren untuk Kemanusiaan
- Cianjur Kota Santri yang Kharismatik
- Wajah Baru SD Negeri Tugu Sari: Semangat Baru untuk Pendidikan Cianjur
- Sinergi untuk Cianjur Tangguh: BAZNAS Cianjur Beri 100 Paket Sembako untuk BALAKAR
- Jabatan Bukan Hak Istimewa: Cianjur Perkuat Integritas ASN Bersama KPK
- Pemkab Cianjur Perkuat Komitmen Anti-Korupsi Melalui Kode Etik dan TPP
- Kejari Cianjur Perkuat Integritas Pengelola Madrasah melalui Pencerahan Hukum
- DTPHP Cianjur Perkuat Kesiapan Koperasi Merah Putih Lewat Sinergi Pertanian
Audensi dengan Warga Limbangansari, Bupati Cianjur: Terkait Gempa Datang Saja ke BPBD

Keterangan Gambar : Suasana audensi warga Limbangansari, tampak Kepala BPBD Cianjur, Asep, sedang memberikan penjelasan terkait masalah gempa tersebut.
Pinusnews.id - "Dengan kedatangan warga RW 13 Gang Berenuk Al-Ikhlas, mereka bercerita dan menjelaskan apa-apa saja yang telah dialami dan dianggap ini sebuah permasalahan, setelah saya menyikapinya dan menjelaskannya, semua permasalahan tentang sekitaran gempa jelas adanya,"
Demikian yang dikemukakan Bupati Cianjur Herman Suherman saat melakukan audiensi dengan warga RW 13, Gang Al-Ikhlas, Kampung Berenuk, Desa Limbangansari, Kecamatan Cianjur, di Ruang Garuda Pendopo, (08/01/2024).
Hadir dalam acara tersebut Kadis Perkim, Kalak BPBD, Sekban BPBD, Camat Cianjur, Kades Limbangansari, Babinsa, Babinkamtibmas, Perwakilan Warga RW 13 yang diwakili oleh Deni Komara, Ncep sebagai penyampai aspirasi RW 13 serta warga lainnya.
Baca Lainnya :
- 1.650 ASN Disdik Jabar Terima Satyalancana Karya Satya
- Penderita Diabetes Tinggi, Menkes: Pencegahan di Puskesmas Harus Dioptimalkan
- Resmikan Bendungan Karian, Presiden Paparkan Sejumlah Manfaatnya bagi Masyarakat
- Bupati Cianjur Resmikan Masjid Al-Istiqomah Mangunkerta Cugenang
- Bey Machmudin Minta Masyarakat Waspada Antisipasi Bencana Alam
Selain itu, Bupati menjelaskan adanya masalah itu karena masalah pemahaman yang disebabkan mereka, masyarakat, kurangnya informasi dari pemerintah setempat, di sini perlunya penjelasan atau informasi yang tepat dan inten dilaksanakan, bahkan diharuskannya ada monitoring di lingkungan kebencanaan tersebut.
“Saya mengimbau kepada warga masyarakat, apabila ada hal-hal yang tidak bisa dimengerti kaitan gempa silahkan datang ke kantor BPBD saja, jangan sampai katanya-katanya sumbernya tidak jelas, sehingga membingungkan warga," ungkap Bupati.
Bupati pun menjelaskan, kasian warga ini sudah terkena bencana alam, kemudian harus disibukkan lagi oleh hal-hal lain yang membuat mereka bingung. (Dens).











