- Ramaikan Hari Anak Nasional, Dinas Pangan Cianjur Hadirkan Pangan Murah untuk Warga
- Kasus Pencemaran Nama Baik PWI Cianjur Terus Bergulir, Perkuat Dugaan Pihak Terlapor
- Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Jadikan Keluarga Sekolah Utama pada Peringatan HAN ke-42
- SENJA Cianjur Diluncurkan: Sekolah untuk Membuat Lansia Sehat, Mandiri, dan Produktif
- Bupati Cianjur Ajak MUI Kolaborasi Perkuat Pembinaan Keagamaan dan Layanan Publik
- Kejar Target Angka Harapan Hidup, Jabar Siap Sukseskan Program KITA SEHAT
- Cianjur Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan 3 Bulan, BPBD Tangkas Koordinasi Mitigasi dan Bantuan
- BAZNAS Cianjur Perbaiki Rutilahu: Dua Keluarga Terima Bantuan Rp25 Juta
- Disdikpora Cianjur Perkuat Pengawasan BOS Kinerja, 210 Kepala Sekolah Ikuti Sosialisasi
- Perumdam Tirta Mukti Cianjur: Musim Kemarau Panjang, Pasokan Air Bersih Menipis
Amanda Soemedi: Dekranasda Berperan Majukan Industri Kerajinan dan UMKM di Jabar
Editor: Arsila Fadwi

Keterangan Gambar : Amanda Soemedi pada acara Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dekranasda Provinsi Jawa Barat di Hotel Savoy Homan, Kota Bandung.
Pinusnews.id - Penjabat Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Barat Amanda Soemadi Bey Machmudin menjelaskan bahwa Dekranasda Jabar mempunyai peran strategis dalam memajukan industri kerajinan dan UMKM di Jawa Barat.
"Dekranasda Provinsi Jabar memiliki peran strategis dalam memajukan industri kerajinan dan UMKM Jawa Barat sehingga dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat," kata Amanda saat memberikan sambutan pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dekranasda Provinsi Jawa Barat di Hotel Savoy Homann, Kota Bandung, Jumat (8/12/2023).
Sebagai provinsi yang besar secara geografis dengan 27 kabupaten/kota terdiri dari 18 kabupaten, 9 kota, 627 kecamatan, 645 kelurahan, dan 5.312 desa, menurut Amanda, Jabar memiliki potensi ekonomi yang kaya, terlebih lagi 25,6 juta penduduk dari total hampir 50 juta jiwa berada dalam usia angkatan kerja.
Baca Lainnya :
- Presiden Jokowi Lantik Marthinus Hukom sebagai Kepala BNN
- Nasi Kuning Babah Alun Kolaborasi dengan Vihara Bhumi Pharsjia Cianjur
- Cianjur Ingin Punya Rumah Sakit Berstandar Internasional
- Pangdam III/Siliwangi Cek Progres Capaian Sektor 4 Citarum
- Tingkat Fatalitas Mycoplasma Pneumonia Lebih Rendah Dibanding COVID-19
Hal tersebut menandakan bahwa Jabar mempunyai keunggulan dalam dua aspek; sumber daya manusia yang inovatif dan pangsa pasar domestik yang besar.
Pada kesempatan tersebut, Amanda menuturkan pula tiga poin penting peran strategis Dekranasda Provinsi Jabar.
Pertama, dalam rangka promosi dan keberpihakan kepada perajin, Dekranasda kabupaten/kota perlu menginisiasi kemitraan dengan pusat-pusat perbelanjaan (mal) di daerah masing-masing.
Kemitraan tersebut dilaksanakan dalam bentuk penyediaan tempat untuk display produk bagi pelaku usaha kerajinan Jabar secara reguler.
Kedua, melakukan pemetaan produk unggulan kabupaten/kota se-Jabar disertai dengan pendampingan untuk peningkatan kapasitas SDM perajin.
Ketiga, setiap kabupaten/kota perlu didorong agar memiliki ikon produk tersendiri dengan kemasan dan story telling yang menarik.
Pada Rakerda Dekranasda Jabar kali ini bertujuan untuk membahas program kerja yg akan diusung pada tahun 2024, menyelaraskan, menyinkronkan, dan menyinergikan program dan kegiatan pada masing-masing bidang dengan perangkat daerah terkait serta Dekranasda Kabupaten/Kota se-Jawa Barat.
Amanda mengajak agar pelaksanaan rakerda ini dapat dijadikan momentum untuk menyemai gagasan dan kreativitas.
Ia juga berharap sinergi berbagai pihak mampu semakin mengembangkan produk-produk lokal unggulan Jabar.
"Melalui sinergi berbagai pihak, pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha, kita dapat menghasilkan kriya berkualitas sekaligus mewujudkan pelestarian tradisi dan budaya yang tercermin dalam berbagai produk kerajinan sebagai identitas Jabar serta memperkenalkan produk lokal unggulan Jawa Barat," ujarnya. (Tim).











