- Bupati Wahyu dalam Rembug Warga Cianjur: Langkah Nyata Menuju Kesejahteraan Inklusif
- Cari Solusi Agar Gaji Guru Honorer Dibayar, KDM Segera Temui Menteri PAN-RB
- Panggil Kapolri, Presiden Prabowo Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri
- Kesuksesan Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam Menggelar Tes Kemampuan Akademik 2026
- Bupati Wahyu: Koperasi Pilar Utama Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Cianjur
- Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) Siap Dibangun di Jawa Barat Mulai Juni 2026
- Tanggung Jawab PT DMGP dalam Mengembangkan Energi Panas Bumi di Cipanas, Cianjur
- Rembug Warga: Langkah Nyata Bupati Cianjur Hadirkan Pembangunan Berbasis Aspirasi Masyarakat
- Zakat Bersama: Membangun Cianjur Kuat dari Soliditas Umat Bersama BAZNAS
- Satgas Yonif 300/Brajawijaya Amankan Senjata Logistik Kelompok Bersenjata di Nduga
Air Terjun Saridun Destinasi Wisata Tersembunyi yang Mempesona

Keterangan Gambar : Air terjun atau curug Saridun destinasi wisata tersembunyi bagai permata yang mempesona.
Pinusnews.id - Keindahan alam di perbatasan Kabupaten Cianjur dan Bogor menyimpan destinasi wisata yang masih alami dan belum banyak tersentuh pengelolaan, yakni Curug Saridun.
Air terjun setinggi sekitar 12 meter ini berada di antara Kampung Batulawang, Kecamatan Cipanas, Cianjur, dan Kampung Gombonglega, Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, Bogor.
Meski asal-usul penamaan Curug Saridun belum jelas, sebagian warga menyebutnya juga Curug Mekarsari air terjun ini berasal dari aliran Sungai Cibeet dan anak Sungai Arca yang menyatu dan jatuh deras ke lembah di tebing cadas vertikal.
Baca Lainnya :
- Peduli Sosial, Komunikasi di Cianjur Bagikan Masker dan Bersihkan Taman Kota
- Jelang Nataru, Ribuan Miras Bermerek Diamankan, Langsung Dimusnahkan
- Kurangi Beban Petani Dimasa Pandemi Covid-19, Fraksi Partai Gerindra Serahkan Bantuan Benih
- Inna lillahi, Empat Kadis Positif Covid-19, Satu Orang Meninggal Dunia
- Akibat Cuaca Buruk Nelayan Jayanti Gagal Cari Ikan, Kini Tanam Jagung
Keindahannya membuat Curug Saridun kerap menjadi tujuan wisata, terutama saat libur panjang. Wisatawan dari luar kota, termasuk komunitas pencinta alam dan pegowes, banyak memilih curug ini sebagai rute akhir perjalanan mereka.
“Curug Saridun memang mempesona, suasananya asri, nyaman, dan trek menuju lokasi tergolong ringan. Sampai di sini rasanya betah berlama-lama,” ujar Daniel, pencinta alam asal Depok, saat ditemui bersama rombongannya.
Air yang jatuh dengan deras menciptakan percikan dan embun yang membuat udara sekitar terasa dingin dan segar. Jeram-jeram kecil di sekitarnya juga menambah keseruan pengunjung untuk bermain air.
Namun, pengunjung diminta tetap berhati-hati. Pasalnya, kawasan ini belum dikelola secara profesional sehingga jalur maupun fasilitas masih sangat sederhana.
“Curug Saridun berada di lahan perhutani dan sebagian tanah HGU. Karena letaknya di perbatasan dua desa, proses penataan membutuhkan waktu,” jelas Kepala Desa Batulawang, H. Nanang Rohendi.
Untuk menuju lokasi, terdapat beberapa jalur alternatif. Dari KUD menuju Kampung Batulawang sejauh 5 kilometer lalu menelusuri jalan setapak sekitar 1 kilometer, atau dari Kampung Cidaweung menyeberang bukit Kutatanggeuhan menuju Batulawang, dengan jarak tempuh sekitar 500 meter berjalan kaki. Alternatif lain bisa melalui Kampung Arca menuju lapangan bola Kampung Gombonglega di Sukawangi, lalu melintasi perkampungan sekitar 300 meter.
Dengan segala keterbatasannya, Curug Saridun tetap menjadi permata tersembunyi di perbatasan Cianjur–Bogor yang menawarkan pesona alam menakjubkan bagi siapa saja yang berkunjung. (tim dens).











