- LKBH Abdullah Bin Nuh Resmi Berdiri, IAI Al-Azhary Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat
- Isfhan Taufik Munggaran Tunjukkan Soal Meningkatkan Akses Layanan Hukum Bagi Masyarakat
- Diskominfo Cianjur Tegaskan Pakta Integritas Dorong Pelayanan Publik Bebas Korupsi
- DPRD Cianjur Percepat Proses APBD 2027 lewat Rapat Paripurna dan Penandatanganan KUA-PPAS
- TMMD Ke-129 Pacu Pembangunan Rutilahu dan MCK di Mekarmukti
- BAZNAS Cianjur Dukung Penuh Kafilah Pagelaran Raih Juara Umum MTQH XLVIII
- Perhutani KPH Cianjur Perkuat Patroli Malam, Sinergi dengan Polsek, Desa, dan Damkar Cegah Karhutla
- Pemantau Pemilu: Menjaga Integritas Demokrasi
- PSI Cianjur Konsolidasi Akar Rumput, Targetkan Minimal 4 Kursi di Legislatif
- Dalam Rangka HUT RI Ke-81, Polres Cianjur dan Insan Pers Perkuat Sinergi lewat Mancing Bersama
200 Unit Rumah Relokasi Korban Gempa Cianjur Mulai Digarap

Keterangan Gambar : Bentuk (lokasi) pembangunan 200 unit rumah untuk relokasi korban gempa di Cianjur, Jawa Barat.
pinusnews.id Cianjur - Rencana pembangunan 200 unit rumah untuk relokasi korban bencana gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat, sudah mulai digarap yang berlokasi di Pasirsembung, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Cianjur.
Pihak Pemerintah Pusat seperti Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan akan merelokasi rumah korban gempa Cianjur, Jawa Barat.
"Rumah yang rusak berat, runtuh, harus direlokasi, harus dibangun baru dengan standar tahan gempa dari PUPR, itu perintah Presiden," jelas Basuki, Rabu (23/11/2022).
Baca Lainnya :
- Si Cepot Hibur Anak-Anak Korban Gempa Cianjur
- Lazuardi Anwar Tokoh Penulis Indonesia
- Bupati Bertemu Keluarga Korban Gempa Masih dalam Pencarian
- AKABRi 97 WIRASAKTi PEDULI Kirim Bantuan untuk Korban Bencana Gempa Cianjur
- Wakasad Berikan Dukungan Moril Kepada Para Pengungsi Gempa Cianjur
Adapun untuk korban gempa dengan rumah rusak ringan dan sedang akan memperoleh bantuan dana hingga Rp 50 juta yang akan menjadi tanggung jawab Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Berkaitan dengan hal itu, juru bicara Kementerian PUPR Endra S Atmawidjaja menyatakan, rumah untuk korban gempa Cianjur akan dibangun dengan luas bangunan 36 meter persegi di atas lahan seluas 80 meter persegi.
Selain itu, jumlah lahan yang saat ini sudah disiapkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat adalah seluas 2,5 hektar di Kecamatan Cilaku, Cianjur.
"Tanah yang sudah disiapkan ada 2,5 hektar, sementara ini di Kecamatan Cilaku, sedangkan untuk di Cugenang cukup padat dan tidak mudah mencari tanah," ucap Endra belun lama ini.
Disebutkan, lahan seluas itu diperkirakan cukup untuk membangun 200 unit rumah, tanahnya per hektar buat 80 unit rumah. Rumah tersebut akan dibangun dengan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat Tahan Gempa (RISHA), yang telah terbukti berhasil membuat bangunan dua sekolah di Cianjur tetap kokoh berdiri pasca-gempa melanda.
Sementara, Direktorat Jenderal (Ditjen) Perumahan Kementerian PUPR telah menyediakan stok modul-modul RISHA di beberapa lokasi, sebagai antisipasi ketika dibutuhkan segera. Pemasangan RISHA juga membutuhkan lebih sedikit waktu dibandingkan pembangunan rumah menggunakan teknik konstruksi konvensional.
Mengenai proses land clearing, Kementerian PUPR telah menunjuk PT Brantas Abipraya sebagai pelaksana dan sudah mulai digarap. Sebelumnya, tanah yang telah disediakan oleh Pemda bakal dilakukan penetapan lokasi (penlok) dahulu, kemudian mulai dibangun oleh Kementerian PUPR. (Tim).











