- Cepi R Fadiana: Perkim Cianjur Dirikan Bangunan Hunian Layak: Rp1,8 Miliar untuk 63 Rumah Baru di 20
- Eri Rihandiar: Antisipasi Kemarau Panjang, Dinas PUTR Cianjur Benahi Irigasi dan Pola Tanam Adaptif
- Sinergi Pendidikan: STAI Al-Ittihad dan Pemerintah Cianjur Bangun Kolaborasi Strategis
- Bupati Cianjur Mutasi Pejabat Strategis Berbasis Kompetensi dan Transparansi
- Pemprov Jabar Terima Penghargaan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Terbaik
- Sekda Cianjur: Manfaatkan AI untuk Pelayanan Publik yang Lebih Baik
- Zakat BAZNAS Cianjur: Dari Pengumpulan Ramadhan hingga Kesejahteraan Warga yang Nyata
- Bupati Cianjur: Layanan NIB Gratis sebagai Katalisator Kemajuan Ekonomi Lokal
- Bupati Cianjur Didampingi Ruhli Apel Kebangsaan di SMAN 1 Sindangbarang
- Presiden Prabowo Terima Laporan Capaian Program Magang Nasional dan Pelatihan Vokasi
200 Unit Rumah Relokasi Korban Gempa Cianjur Mulai Digarap

Keterangan Gambar : Bentuk (lokasi) pembangunan 200 unit rumah untuk relokasi korban gempa di Cianjur, Jawa Barat.
pinusnews.id Cianjur - Rencana pembangunan 200 unit rumah untuk relokasi korban bencana gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat, sudah mulai digarap yang berlokasi di Pasirsembung, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Cianjur.
Pihak Pemerintah Pusat seperti Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan akan merelokasi rumah korban gempa Cianjur, Jawa Barat.
"Rumah yang rusak berat, runtuh, harus direlokasi, harus dibangun baru dengan standar tahan gempa dari PUPR, itu perintah Presiden," jelas Basuki, Rabu (23/11/2022).
Baca Lainnya :
- Si Cepot Hibur Anak-Anak Korban Gempa Cianjur
- Lazuardi Anwar Tokoh Penulis Indonesia
- Bupati Bertemu Keluarga Korban Gempa Masih dalam Pencarian
- AKABRi 97 WIRASAKTi PEDULI Kirim Bantuan untuk Korban Bencana Gempa Cianjur
- Wakasad Berikan Dukungan Moril Kepada Para Pengungsi Gempa Cianjur
Adapun untuk korban gempa dengan rumah rusak ringan dan sedang akan memperoleh bantuan dana hingga Rp 50 juta yang akan menjadi tanggung jawab Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Berkaitan dengan hal itu, juru bicara Kementerian PUPR Endra S Atmawidjaja menyatakan, rumah untuk korban gempa Cianjur akan dibangun dengan luas bangunan 36 meter persegi di atas lahan seluas 80 meter persegi.
Selain itu, jumlah lahan yang saat ini sudah disiapkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat adalah seluas 2,5 hektar di Kecamatan Cilaku, Cianjur.
"Tanah yang sudah disiapkan ada 2,5 hektar, sementara ini di Kecamatan Cilaku, sedangkan untuk di Cugenang cukup padat dan tidak mudah mencari tanah," ucap Endra belun lama ini.
Disebutkan, lahan seluas itu diperkirakan cukup untuk membangun 200 unit rumah, tanahnya per hektar buat 80 unit rumah. Rumah tersebut akan dibangun dengan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat Tahan Gempa (RISHA), yang telah terbukti berhasil membuat bangunan dua sekolah di Cianjur tetap kokoh berdiri pasca-gempa melanda.
Sementara, Direktorat Jenderal (Ditjen) Perumahan Kementerian PUPR telah menyediakan stok modul-modul RISHA di beberapa lokasi, sebagai antisipasi ketika dibutuhkan segera. Pemasangan RISHA juga membutuhkan lebih sedikit waktu dibandingkan pembangunan rumah menggunakan teknik konstruksi konvensional.
Mengenai proses land clearing, Kementerian PUPR telah menunjuk PT Brantas Abipraya sebagai pelaksana dan sudah mulai digarap. Sebelumnya, tanah yang telah disediakan oleh Pemda bakal dilakukan penetapan lokasi (penlok) dahulu, kemudian mulai dibangun oleh Kementerian PUPR. (Tim).











