Inovasi TKA Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam Mengukur dan Meningkatkan Kualitas Belajar Siswa

10 Apr 2026, 08:57:42 WIB Cianjur
Inovasi TKA Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam Mengukur dan Meningkatkan Kualitas Belajar Siswa

Keterangan Gambar : Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang SMP Disdikpora Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Ipan Sopandi.


Pinusnews.id - Kabupaten Cianjur baru saja menandai pencapaian besar di bidang pendidikan melalui pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang melibatkan 37.467 siswa kelas IX SMP dari 449 sekolah. Inisiatif ini, yang digagas oleh Bidang SMP Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Cianjur, bukan hanya mengukur kemampuan literasi dan numerasi, tapi juga menjadi tonggak evaluasi holistik pendidikan dasar menengah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang SMP Disdikpora Cianjur, Ipan Sopandi, menegaskan komitmen timnya dalam menggelar TKA sebagai instrumen presisi untuk memetakan potensi siswa.

“TKA tidak menjadi penentu kelulusan siswa. TKA ini tes kemampuan akademik, untuk mengukur tingkat kemampuan siswa. Dua kemampuan yang diukur yaitu literasi dan numerasi,” tutur Ipan Sopandi di Cianjur pada 9 April 2026. Kinerja Bidang SMP terlihat dari skala masifnya program ini, yang mencakup hampir seluruh siswa kelas IX di wilayah tersebut.

Baca Lainnya :

Pelaksanaan TKA berlangsung lancar dari 6 hingga 16 Maret 2026, dibagi menjadi empat gelombang dengan masing-masing empat sesi. Organisasi yang rapi ini mencerminkan profesionalisme Bidang SMP Disdikpora Cianjur, yang berhasil mengkoordinasikan ribuan peserta tanpa hambatan signifikan, memastikan aksesibilitas bagi semua sekolah.

Lebih dari sekadar tes akademik, TKA juga mencakup pengisian survei karakter oleh siswa serta survei lingkungan belajar yang melibatkan pendidik dan tenaga kependidikan. Fitur ini menunjukkan visi progresif Bidang SMP dalam menilai pendidikan secara komprehensif, bukan hanya kognitif tapi juga karakter dan ekosistem belajar.

“Hasil akhir dari TKA ini bukan hanya literasi dan numerasi, tetapi juga ada survei karakter dan lingkungan belajar. Itu menjadi bahan evaluasi untuk siswa maupun sekolah,” imbuh Ipan Sopandi, dimana Bidang SMP Disdikpora Cianjur mengubah data menjadi alat perbaikan konkret, membantu sekolah mengidentifikasi kekurangan dan kekuatan.

Hasil TKA dirancang sebagai rujukan utama bagi satuan pendidikan dalam menyusun rapor mutu pendidikan. Kinerja Bidang SMP di sini brilian, karena mereka tidak hanya mengumpulkan data tapi juga menyediakan kerangka evaluasi yang actionable, mendorong peningkatan mutu secara berkelanjutan di tingkat sekolah.

Selain itu, nilai TKA membuka peluang prestasi bagi siswa yang ingin melanjutkan ke SMA atau SMK. “Salah satu syarat jalur prestasi itu siswa harus mengikuti TKA. Nilainya nanti akan digabungkan sebagai dasar dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur prestasi,” pungkas Ipan Sopandi. Inisiatif ini menonjolkan peran Bidang SMP Disdikpora Cianjur sebagai jembatan menuju pendidikan lanjutan yang adil dan berbasis merit.

Keberhasilan TKA ini adalah bukti dedikasi Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam memajukan pendidikan. Dengan mengintegrasikan pengukuran akademik, survei karakter, dan dukungan transisi jenjang, mereka telah menciptakan model yang bisa ditiru daerah lain.

Ternyata upaya keras ini, di tengah tantangan pendidikan nasional, kinerja Bidang SMP Disdikpora Cianjur menjadi inspirasi sekaligus membuktikan bahwa inovasi lokal mampu menghasilkan dampak besar bagi generasi muda. (dens).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment