- DPRD Cianjur Pimpin Refleksi dan Akselerasi Pembangunan pada Hari Jadi ke-349
- Bupati Cianjur Sambut Korban TPPO, Ingatkan Warga Urus TKI Secara Legal
- Cianjur Masih di Bawah: Tantangan IPM dan Upaya Perbaikan Bersama
- Peringati Milangkala Ke-349 Kabupaten Cianjur, KDM akan Tingkatkan Kualitas Pendidikan
- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
Tanah Labil Bergerak, 2 Keluarga di Pagelaran yang Terdampak Langsung Diungsikan

Keterangan Gambar : Warga di Desa Buni Jaya, Kecamatan Pagelaran, yang terdampak pergerakan tanah sudah mengungsi menyelamatkan diri beserta keluarganya. (Foto Istimewa).
Pinusnews.id - Peristiwa pergerakan tanah dilaporkan terjadi di Kampung Pogor RT 05 RW 07, Desa Bunijaya, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur, pada Kamis (24/4/2025) malam, sekitar pukul 21.30 WIB. Akibat kejadian ini, dua rumah warga dilaporkan terdampak.
Menurut informasi yang dihimpun, pergerakan tanah yang terjadi secara tiba-tiba ini menimbulkan kepanikan di kalangan warga setempat. Mereka khawatir akan terjadinya pergerakan tanah susulan, mengingat kondisi tanah di wilayah tersebut yang labil.
"Waktu kejadian, tiba-tiba ada suara seperti retakan yang keras. Setelah dicek, ternyata tanah di belakang rumah sudah bergerak," ujar Sekretaris Desa Bunijaya, Wa Ule, Jumat, (25/4/2025).
Baca Lainnya :
- Logistik Pemilihan Mulai Besok Didistribusikan KPU
- Warga Karangnunggal Cibeber Keluhkan Pemotongan Bantuan Rutilahu, Lalu Ini Jelas Kades
- Tebing Hutan Ciuja Naringgul Diterjang Longsor, Jalan Bandung-Cianjur Terganggu
- Terdampak Covid-19, Penjualan Mesin Jahit Turun 50 Persen di Cianjur
- Peringati Hari Aids Sedunia, Puskesmas Sukaluyu Gelar pemeriksaan Triple E untuk Ibu Hamil
Wa Ule mengatakan, warga yang rumahnya berada di sekitar lokasi pergerakan tanah memilih untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.
"Langkah ini diambil sebagai tindakan pencegahan untuk menghindari potensi risiko yang lebih besar jika terjadi pergerakan tanah susulan," ujarnya.
Warga berharap agar pemerintah daerah segera memberikan bantuan dan solusi terkait kondisi saat ini. (tim-dens).











