- AMAM IBNU Al-MUSHTLOPA *PILAR KEADILAN PADA HARTA YANG DITITIPKAN* _Catatan Awal Menjemput Amanat Ba
- Beras 30 Kilogram untuk 389 Ribu Warga: Bulog Sukses Salurkan Bantuan Pangan di Cianjur
- Diskominfo Cianjur Perkuat Dampak Digital Menuju Pelayanan Publik yang Lebih Baik
- Revitalisasi SMP PGRI Cikalongkulon: Sekolah Baru, Semangat Belajar Baru
- DPPKBP3A Cianjur Dukung Gerakan Wakaf Buku untuk Perkuat Budaya Baca
- Harhubnas ke-55, Memperkuat Konektivitas Transportasi di Cianjur
- DPPKBP3A Cianjur Raih Penghargaan Kampung KB dan Rumah Data Kependudukan
- Jejak Hilman Saukani Membawa BAZNAS Cianjur Lebih Transparan dan Dipercaya
- Menabur Kepedulian, Menuai Kesiapsiagaan: Ribuan Pelajar Cianjur Ikuti Pelatihan dan Pelantikan PMR
- DPPKBP3A Cianjur Kukuhkan SD Ibu Jenab 2 sebagai Sekolah Ramah Anak
Tanah Labil Bergerak, 2 Keluarga di Pagelaran yang Terdampak Langsung Diungsikan

Keterangan Gambar : Warga di Desa Buni Jaya, Kecamatan Pagelaran, yang terdampak pergerakan tanah sudah mengungsi menyelamatkan diri beserta keluarganya. (Foto Istimewa).
Pinusnews.id - Peristiwa pergerakan tanah dilaporkan terjadi di Kampung Pogor RT 05 RW 07, Desa Bunijaya, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur, pada Kamis (24/4/2025) malam, sekitar pukul 21.30 WIB. Akibat kejadian ini, dua rumah warga dilaporkan terdampak.
Menurut informasi yang dihimpun, pergerakan tanah yang terjadi secara tiba-tiba ini menimbulkan kepanikan di kalangan warga setempat. Mereka khawatir akan terjadinya pergerakan tanah susulan, mengingat kondisi tanah di wilayah tersebut yang labil.
"Waktu kejadian, tiba-tiba ada suara seperti retakan yang keras. Setelah dicek, ternyata tanah di belakang rumah sudah bergerak," ujar Sekretaris Desa Bunijaya, Wa Ule, Jumat, (25/4/2025).
Baca Lainnya :
- Logistik Pemilihan Mulai Besok Didistribusikan KPU
- Warga Karangnunggal Cibeber Keluhkan Pemotongan Bantuan Rutilahu, Lalu Ini Jelas Kades
- Tebing Hutan Ciuja Naringgul Diterjang Longsor, Jalan Bandung-Cianjur Terganggu
- Terdampak Covid-19, Penjualan Mesin Jahit Turun 50 Persen di Cianjur
- Peringati Hari Aids Sedunia, Puskesmas Sukaluyu Gelar pemeriksaan Triple E untuk Ibu Hamil
Wa Ule mengatakan, warga yang rumahnya berada di sekitar lokasi pergerakan tanah memilih untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.
"Langkah ini diambil sebagai tindakan pencegahan untuk menghindari potensi risiko yang lebih besar jika terjadi pergerakan tanah susulan," ujarnya.
Warga berharap agar pemerintah daerah segera memberikan bantuan dan solusi terkait kondisi saat ini. (tim-dens).











