- AMAM IBNU Al-MUSHTLOPA *PILAR KEADILAN PADA HARTA YANG DITITIPKAN* _Catatan Awal Menjemput Amanat Ba
- Beras 30 Kilogram untuk 389 Ribu Warga: Bulog Sukses Salurkan Bantuan Pangan di Cianjur
- Diskominfo Cianjur Perkuat Dampak Digital Menuju Pelayanan Publik yang Lebih Baik
- Revitalisasi SMP PGRI Cikalongkulon: Sekolah Baru, Semangat Belajar Baru
- DPPKBP3A Cianjur Dukung Gerakan Wakaf Buku untuk Perkuat Budaya Baca
- Harhubnas ke-55, Memperkuat Konektivitas Transportasi di Cianjur
- DPPKBP3A Cianjur Raih Penghargaan Kampung KB dan Rumah Data Kependudukan
- Jejak Hilman Saukani Membawa BAZNAS Cianjur Lebih Transparan dan Dipercaya
- Menabur Kepedulian, Menuai Kesiapsiagaan: Ribuan Pelajar Cianjur Ikuti Pelatihan dan Pelantikan PMR
- DPPKBP3A Cianjur Kukuhkan SD Ibu Jenab 2 sebagai Sekolah Ramah Anak
Tahun 2025 Cianjur Zero Anak Tidak Sekolah-Anak Putus Sekolah di SMP

Keterangan Gambar : Kabid SMP Disdikpora Kabupaten Cianjur, Helmi Halimudin.
Pinusnews.id - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, menargetkan zero anak tidak sekolah (ATS) dan anak putus sekolah (APS) SMP pada 2025.
Kepala Bidang SMP Disdikpora Kabupaten Cianjur, Helmi Halimudin mengatakan, tahun 2024 tercatat ada 916 siswa SMP di Cianjur putus sekolah atau tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA/SMK atau sederajat.
"Target zero itu bukan berarti tidak ada sama sekali, maksudnya target zero itu tidak ada penambahan lagi," kata Helmi, Minggu 3 November 2024.
Baca Lainnya :
- Sejumlah Kampung di Agrabinta Cianjur Dikepung Banjir dan Longsor
- Panwascam Sukaluyu Lantik 170 Anggota PTPS
- 918 Burung Digantangkan, Kontes Burung di Pendopo Tumaritis Semarak Luar Biasa
- Dinas Pertanian Buka Bazar Murah untuk Umum
- Jasad Nelayan Tengelam di Pantai Cigebang Cianjur Ditemukan
Helmi mengatakan untuk tahun 2024 ada penurunan sekitar 664 orang, dibanding tahun 2023 ada sekitar 1.580 siswa SMP yang tidak melanjutkan ke jenjang SMA/SMK. Pihaknya berusaha untuk mencarikan solusi agar tidak ada lagi ATS dan APS setiap tahunnya, salah satunya dengan program orang tua asuh dan beasiswa.
"Tercatat jumlah lulusan SMP tahun 2024 sebanyak 29.830 siswa namun yang melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA/SMK sederajat hanya 28.914 siswa, sebagian besar melanjutkan ke jenjang SMK, sedangkan sekitar 916 memilih bekerja," ungkapnya. (tim).











