SLB Bukan Sekolah Gajah
Oleh: Torik Imanurdin, M.Pd.

16 Jul 2025, 06:50:58 WIB Pendidikan
SLB Bukan Sekolah Gajah

Keterangan Gambar : Torik Imanurdin.


Ketua Yayasan PPLB Bina Asih Cianjur

Pinusnews.id - Sering kali, Sekolah Luar Biasa (SLB) dipandang sebelah mata—seolah hanya pelengkap dalam sistem pendidikan nasional. Padahal, SLB bukan sekadar “sekolah besar” yang berjalan tanpa arah. SLB bukan sekolah gajah. Ia tidak cukup hanya besar secara fisik atau jumlah siswa, tapi justru harus kuat dalam fondasi, sistem, dan arah pendidikannya.

Mendidik anak-anak berkebutuhan khusus tidak bisa dilakukan secara instan atau ala kadarnya. Dibutuhkan perencanaan yang terukur dan sistematis, mulai dari penyusunan kurikulum yang adaptif hingga pendekatan pembelajaran yang humanis dan personal. SLB bukan tempat “menitipkan” guru, melainkan ladang pengabdian bagi pendidik-pendidik yang terlatih, teruji, dan memiliki latar belakang keilmuan yang relevan.

Baca Lainnya :

Tak hanya itu, sarana dan prasarana SLB pun harus memadai dan fungsional, bukan hanya sebagai pajangan. Setiap alat bantu harus benar-benar menunjang kebutuhan terapi, komunikasi, dan interaksi belajar siswa. Ruang kelas harus inklusif, aman, dan nyaman secara sensorik maupun emosional.

Yang tak kalah penting adalah kualitas SDM. SLB tidak membutuhkan guru biasa, tapi guru luar biasa—yang memiliki kompetensi linear dengan pendidikan khusus, punya kepekaan sosial yang tinggi, dan siap menghadapi kompleksitas tantangan di dalam kelas.

Tanpa semua itu, SLB hanya akan menjadi sekolah besar yang hampa arah. Sekali lagi: SLB bukan sekolah gajah. Ia harus ditata dengan visi yang kuat, sistem yang jelas, dan tenaga profesional yang benar-benar siap mendampingi anak-anak luar biasa menuju masa depan mereka.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment