- Aplikasi Nyari Gawe Semakin Diandalkan, Total Pelamar Kerja Capai Setengah Juta Orang
- Presiden Prabowo Sampaikan Pengarahan pada Ketua DPRD Seluruh Indonesia
- Dinas TPHP Cianjur Hadirkan Sekolah Lapang Alsintan dan Traktor untuk Produktivitas Para Petani
- BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabar Alami Musim Kemarau Lebih Kering
- Disiplin Sekolah Cianjur: Visi Tegas Ipan Sopandi dalam Larangan Motor dan HP Siswa
- Sinergi Kampus dan Desa: KKN UIN Bandung Wujudkan Pembangunan Partisipatif di Cianjur
- Metty Triantika: Gentengisasi Peluang Emas Ekonomi Lokal di Tengah Peningkatan Kualitas Hidup
- Bulog Cianjur Capai 78% Target Penyerapan Gabah: Komitmen Kuat untuk Kesejahteraan Petani
- Gubernur bersama Menteri PKP Resmikan Program Bedah Rumah, Total 40.000 Unit di Jabar
- Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango: Ancaman Lingkungan vs Ketahanan Energi Nasional
Sinergi Pemda dan Dunia Usaha, Tingkatkan Iklim Investasi serta Pertumbuhan Ekonomi Jabar

Keterangan Gambar : Foto Istimewa.
Pinusnews.id - Belum lama berselang, Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Jawa Barat memberikan apresiasi kepada Penjabat (Pj) Gubernur Jabar Bey Triadi Machmudin, atas kinerja dan komitmennya dalam mendukung serta menjaga kondusivitas dunia usaha di Jawa Barat.
Ketua APINDO Jawa Barat, Ning Wahyu, mengapresiasi kebijakan ketenagakerjaan, khususnya terkait pengupahan yang telah dikeluarkan oleh PJ Gubernur Jabar. Kebijakan tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian bagi dunia usaha serta menjaga stabilitas iklim investasi di Jabar.
"Keputusan ini telah memberikan rasa tenang bagi para pelaku usaha dalam merencanakan keberlanjutan bisnis," ucap Ning, akhir pekan kemarin.
Baca Lainnya :
- UMK 2021 Tak Naik, Ribuan Buruh di Cianjur Unjuk Rasa
- Sebanyak 7.978 Personel Pengamanan Pilkada Serentak 2020 di Jabar
- Mobil Muatan Ikan Terjun Bebas ke Jurang, Tiga Orang Luka-Luka
- Atas Nama KPU Cianjur, PPS Desa Tanjungsari Lantik Anggota KPPS
- Ada Apa? LSM Gagak Unras Kemenag Cianjur
"Kami juga mengapresiasi pencapaian Jabar sebagai daerah dengan realisasi investasi tertinggi di Indonesia," imbuhnya.
Ning menekankan bahwa dengan sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan dunia usaha, diharapkan iklim investasi serta pertumbuhan ekonomi Jawa Barat dapat terus meningkat, menciptakan lebih banyak peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat.
Wakil Ketua Bidang Industri APINDO Jabar, Pieter Wijaya, mencatat masih terdapat tantangan terkait proses penyelesaian izin usaha yang membutuhkan waktu lama.
"Sangat diharapkan agar proses perizinan dapat semakin dipermudah dan dipercepat," katanya.
Wakil Ketua Bidang UMKM APINDO Jabar, Perry Tristianto, menegaskan bahwa UMKM memiliki peran krusial dalam mendukung perekonomian Jawa Barat.
"Kita berharap sektor ini dapat terus berkembang pesat agar tetap menjadi pilar utama dalam perekonomian daerah maupun nasional. Keberlanjutan pertumbuhan UMKM juga akan meningkatkan daya saing ekonomi Jawa Barat secara keseluruhan," paparnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Ketenagakerjaan APINDO Jabar, Komaruddin Khalid, mendorong optimalisasi Bandara Kertajati di Majalengka, terutama dalam peningkatan jumlah penerbangan.
"Fokus utama adalah menambah rute penerbangan umrah dan haji, sehingga dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat Jawa Barat serta wilayah sekitar dalam mengakses layanan penerbangan dengan lebih nyaman dan efisien," pungkasnya. (no-dens).











