- DPRD Cianjur Pimpin Refleksi dan Akselerasi Pembangunan pada Hari Jadi ke-349
- Bupati Cianjur Sambut Korban TPPO, Ingatkan Warga Urus TKI Secara Legal
- Cianjur Masih di Bawah: Tantangan IPM dan Upaya Perbaikan Bersama
- Peringati Milangkala Ke-349 Kabupaten Cianjur, KDM akan Tingkatkan Kualitas Pendidikan
- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
Sinergi Cianjur untuk Keluarga Sehat: Bupati dampingi Menteri BKKBN
di Prasara Vistara Desa Sindangjaya

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, saat mendampingi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI, Dr. H. Wihaji, S.AG., M.Pd. dalam acara Prasara dan Vistara Pendampingan TPK, di Desa Sindangjaya, Cipanas, Cianjur, 4 Maret 2026.
Pinusnews.id - Pada Rabu, 4 Maret 2026, Kabupaten Cianjur melaksanakan sinergi antara pemerintah daerah dan pusat melalui kegiatan Prasara dan Vistara Pendampingan Tim Pendamping Keluarga (TPK) di Desa Sindangjaya, Kecamatan Cipanas. Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, secara pribadi mendampingi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI, Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd.
Acara ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat fondasi keluarga Indonesia di tingkat grassroot, di mana peran pendamping keluarga menjadi kunci utama.
Dalam sambutannya yang hangat, Bupati Ferdian menyambut kedatangan Menteri dengan penuh semangat. "Selamat datang di Kabupaten Cianjur, kami siap bersinergi dan mendukung penuh program unggulan kementerian seperti Prasara dan Vistara, sebagai bagian dari upaya penguatan kualitas keluarga," ujarnya tegas.
Baca Lainnya :
- Belum Ditemukan, Aji Prasetyo Tenggelam di Leuwi Lengsir, Sukaluyu
- Politisi Partai Nasdem, Rela Sisihkan Gaji Untuk Jompo dan Anak Yatim
- Dodit Ardian Penjabat Sekda Cianjur Gantikan Cecep Alamsyah
- Satpol PP Cianjur Gelar Operasi Yustisi
- BPNT di Desa Sukamulya, Dikelola BUMDes Secara Mandiri
Pernyataan ini mencerminkan komitmen Pemkab Cianjur untuk tidak hanya mendukung, tapi juga mengintegrasikan program nasional ke dalam agenda lokal, memastikan manfaatnya dirasakan langsung oleh warga pedesaan.
Bupati Cianjur juga tak lupa mengapresiasi peran kader dan pendamping keluarga yang telah konsisten mendampingi masyarakat. Ia menekankan betapa strategisnya kontribusi mereka dalam mewujudkan visi Cianjur Zero Stunting.
"Terima kasih kepada seluruh kader dan pendamping keluarga yang selama ini aktif mendampingi masyarakat, karena peran kalian sangat vital untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan keluarga," tambah Bupati.
Apresiasi ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan program bergantung pada dedikasi manusia di lapangan, bukan hanya kebijakan dari atas.
Lebih lanjut, acara tersebut menjadi wadah untuk menyampaikan capaian dan komitmen daerah. Pemkab Cianjur terus mendorong pencegahan stunting melalui intervensi nutrisi yang tepat, penyediaan jamban sehat, akses air bersih, serta gerakan orang tua asuh. Inisiatif ini mencerminkan kepedulian kolektif untuk membangun generasi sehat dan berkualitas, di mana setiap elemen masyarakat dilibatkan sebagai bagian dari solusi bersama.
Usai sambutan Bupati, kegiatan berlanjut ke dialog interaktif bersama para kader. Menteri Wihaji langsung menyampaikan arahan praktis untuk memperkuat implementasi program, sekaligus menyerap aspirasi dari lapangan. Interaksi ini menunjukkan pendekatan bottom-up yang inklusif, memastikan program tidak hanya direncanakan di Jakarta, tapi disesuaikan dengan realitas desa seperti Sindangjaya.
Secara keseluruhan, kegiatan ini memperkuat narasi bahwa penguatan keluarga adalah investasi jangka panjang bagi bangsa. Dengan dukungan Bupati Cianjur dan arahan Menteri BKKBN, Cianjur melangkah lebih dekat menuju zero stunting dan keluarga berkualitas, menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia. (dens).











