- Efisiensi Energi Pemkab Cianjur: Rp388 Juta Dihemat di Bawah Kepemimpinan Hendra
- Memperkuat Fondasi Hukum Cianjur: Pelantikan BLCI sebagai Momentum Edukasi Masyarakat
- KDM: Penataan Halaman Gedung Sate agar Aktivitas Masyarakat Lebih Lancar
- Aplikasi Nyari Gawe Semakin Diandalkan, Total Pelamar Kerja Capai Setengah Juta Orang
- Presiden Prabowo Sampaikan Pengarahan pada Ketua DPRD Seluruh Indonesia
- Dinas TPHP Cianjur Hadirkan Sekolah Lapang Alsintan dan Traktor untuk Produktivitas Para Petani
- BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabar Alami Musim Kemarau Lebih Kering
- Disiplin Sekolah Cianjur: Visi Tegas Ipan Sopandi dalam Larangan Motor dan HP Siswa
- Sinergi Kampus dan Desa: KKN UIN Bandung Wujudkan Pembangunan Partisipatif di Cianjur
- Metty Triantika: Gentengisasi Peluang Emas Ekonomi Lokal di Tengah Peningkatan Kualitas Hidup
Sekda Herman Suryatman: Teknologi Digital Percepat Komunikasi Publik

Keterangan Gambar : Foto Istimewa.
Pinusnews.id - Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman menekankan pentingnya komunikasi publik yang jelas dan persuasif dalam meningkatkan transparansi serta akuntabilitas pemerintah.
Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Opening Speech for Workshop Communications: From Strategic Intelligence to Crisis Resilience di Crowne Plaza Hotel, Kota Bandung, Kamis (13/2/2025).
Herman mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Inggris, Layanan Komunikasi Pemerintah Internasional, serta Kedutaan Besar Inggris di Indonesia dan Timor Leste yang telah membantu menyelenggarakan pelatihan ini bagi 50 pegawai negeri sipil dari berbagai kementerian dan Pemda Provinsi Jawa Barat.
Baca Lainnya :
- Mobil Muatan Ikan Terjun Bebas ke Jurang, Tiga Orang Luka-Luka
- Begini Nasib Pedagang Keliling Cemilan di Masa Pandemi Covid-19
- Miris, Jalan Penghubung Beberapa Desa di Naringgul Ibarat Kubangan Kerbau
- Polisi Amankan Empat Pemuda Pemalak Santri
- Pemotor Meninggal Tertimbun Longsor, Jalan Sukanagara-Pagelaran Tertutup
Acara ini turut dihadiri oleh Direktur Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Digitalisasi Bambang Dwi Anggono, serta Wakil Komunikasi Media Kedutaan Besar Inggris Faye Belnis.
"Pemerintah telah memasuki era baru dengan menerapkan New Public Management (NPM), yang menekankan efisiensi dan efektivitas layanan publik. Namun tantangan di era digital ini, seperti penyebaran informasi yang salah, krisis kepercayaan publik, dan dampak kecerdasan buatan (AI) harus kita hadapi dengan strategi komunikasi yang lebih baik," ujar Herman.
Menurutnya, era digital membuka peluang besar untuk memperbaiki interaksi antara pemerintah dan masyarakat. Dengan pemanfaatan teknologi digital, komunikasi publik dapat menjadi lebih cepat, luas, dan efisien.
"Kami berharap pelatihan ini menjadi kesempatan yang baik bagi kita semua untuk mengembangkan keterampilan komunikasi publik, baik dalam konteks formal maupun non-formal. Dengan begitu, penyampaian program dan kebijakan pemerintah dapat lebih efektif serta meningkatkan partisipasi publik," tambahnya. (tim-dens).











