- Bupati Cianjur Didampingi Ruhli Apel Kebangsaan di SMAN 1 Sindangbarang
- Presiden Prabowo Terima Laporan Capaian Program Magang Nasional dan Pelatihan Vokasi
- Bupati Cianjur Minta Maaf Atas Gangguan Distribusi Air Bersih Akibat Banjir di Ciranjang
- Pendidikan Vokasi di Jabar Direvitalisasi Agar Sesuai Kebutuhan Industri
- Dr. Euis Latifah, M.Pd. Raih Penghargaan sebagai Dosen Inovatif dalam ToT Perma Pendis 2026
- Rektor IAI Al-Azhary Raih Perma Pendis Award 2026 sebagai Rektor Visioner di Tengah Kegiatan ToT
- BAZNAS Cianjur Apresiasi UPZ IGTKI-PGRI Sukses Tingkatkan ZIS
- Koperasi Merah Putih: Jembatan Kemandirian Ekonomi Cianjur Menuju Kesejahteraan Nyata
- Bupati Wahyu dalam Rembug Warga Cianjur: Langkah Nyata Menuju Kesejahteraan Inklusif
- Cari Solusi Agar Gaji Guru Honorer Dibayar, KDM Segera Temui Menteri PAN-RB
Sejumlah Anggota DPRD Cianjur Desak Pemkab Perbaiki Jembatan Gantung yang Putus

Keterangan Gambar : Jembatan gantung yang terputus di Desa Gitimukti, Campaka, Cianjur.
Pinusnews.id - Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Cianjur mendesak Pemkab Cianjur, untuk segera memperbaiki jembatan gantung yang putus di Desa Girimukti, Kecamatan Campaka.
Jembatan tersebut merupakan akses utama, warga sekitar hingga aktivitas bagi anak-anak sekolah.
"Saya mendesak Pemkab Cianjur, dalam hal ini instansi terkait, segera memperbaiki jembatan gantung putus yang belum lama ini viral," kata anggota DPRD Kabupaten Cianjur dari Fraksi Gerindra, Angga Lenoseva, belum lama ini di Cianjur.
Baca Lainnya :
- Ada Perusahaan Beroperasi, Tapi Tak Terdaftar di DLH
- Begini Nasib Pedagang Keliling Cemilan di Masa Pandemi Covid-19
- Miris, Jalan Penghubung Beberapa Desa di Naringgul Ibarat Kubangan Kerbau
- Polisi Amankan Empat Pemuda Pemalak Santri
- Pemotor Meninggal Tertimbun Longsor, Jalan Sukanagara-Pagelaran Tertutup
Angga mengatakan, keberadaan jembatan tersebut tentunya sangat vital bagi warga.
"Sangat miris saya mendengarnya. Informasinya itu jalan terdekat bagi siswa SD dan para guru untuk ke sekolahnya. Saat ini karena rusak, jadi harus memutar jauh," terangnya.
Sementara itu Syarif Hidayat (57), salah satu guru sekolah mengaku pernah terjatuh dari jembatan gantung tersebut.
"Kalau lewat jembatan lain harus memutar. Cukup jauh, sekitar tiga kilometer. Kalau ke sekolah saya biasa berjalan kaki," kata Syarif. (tim-dens).











