Sedunia Merayakan Hari Angklung, Google Tampilkan Doodle Khusus
Reporter: Arsila Fadwi

16 Nov 2022, 13:07:33 WIB Seni & Budaya
Sedunia Merayakan Hari Angklung, Google Tampilkan Doodle Khusus

Keterangan Gambar : Hari Angklung Sedunia Google Doodle (Google)


pinusnews.id Bandung- Tidak banyak yang tahu bahwa hari ini (16/11) diperingati sebagai hari angklung sedunia.

Seperti yang diketahui, UNESCO telah menetapkan bahwa angklung secara resmi menjadi warisan budaya dunia pada tahun 2010.

Tepatnya angklung dinobatkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya asli Indonesia pada (16/11/2010) di Nairobi, Kenya.

Baca Lainnya :

Laman Google pada hari ini secara khusus menampilkan ilustrasi doodle enam orang yang sedang memegang angklung. Dengan tampilan yang ceria, pengguna dapat melihat gambar tersebut saat menuju laman depan mesin pencarian.

Dalam ilustrasi tersebut menggambarkan enam orang anak yang masing-masing memegang angklung namun dengan latar belakang yang berbeda-beda. Namun pada dasarnya memiliki tujuan yang sama, yakni bermain angklung untuk menjaga warisan budaya Nusantara.

Kemudian bagaimana dengan sejarah angklung itu sendiri?

Kata 'angklung' sendiri berasal dari bahasa sunda 'angkleung-angkleungan' yang berarti gerakan pemain angklung dan suara 'klung' yang dihasilkannya.

Sedangkan secara etimologis, angklung berasal dari kata 'angka' yang berarti nada, dan 'lung' yang berarti pecah.

Dilansir dari laman Kemnenterian Pendidikan dan Kebudayaan, angklung merupakan alat musik tradisional yang berasal dari tanah sunda yang terbuat dari bambu.dan dimainkan dengan cara digoyangkan.

Dilansir dari laman kompas.com, angklung diketahui ada sejak zaman Kerajaan Sunda, dan telah dimainkan sejak abad ke-7.

Angklung memiliki sejarah yang cukup panjang hingga dapat diakui oleh UNESCO. Dilansir dari laman resmi UNESCO, komite UNESCO mengadakan pertemuan Fifth Session of the Intergovernmental Committee (5.COM) sebelum mengakui angklung sebagai warisan dunia asli Indonesia.

Pertemuan tersebut diadakan di Nairobi, Kenya pada tanggal 15-19 November 2010. Indonesia mengusulkan angklung untuk masuk ke dalam Daftar Perwakilan Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan (Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity).

Dari hasil pertemuan tersebut UNESCO menetapkan angklung sebagai warisan budaya dunia asal Indonesia tepat pada 16 November 2010.

Bukan tanpa alasan angklung diakui sebagai warisan dunia asli Indonesia. Sebab angklung dinilai telah memenuhi kriteria-kriteria dan diakui sebagai warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan asal Indonesia.

Sampai saat ini, angklung masih dimainkan oleh masyarakat dan menjadi warisan budaya Indonesia yang masih dilestarikan.

Pada hari ini pengguna dapat mencari informasi terkait angklung dengan mengklik gambar Google Doodle di halaman pencarian.


Editor: Arsila Fadwi




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment