- DPRD Cianjur Pimpin Refleksi dan Akselerasi Pembangunan pada Hari Jadi ke-349
- Bupati Cianjur Sambut Korban TPPO, Ingatkan Warga Urus TKI Secara Legal
- Cianjur Masih di Bawah: Tantangan IPM dan Upaya Perbaikan Bersama
- Peringati Milangkala Ke-349 Kabupaten Cianjur, KDM akan Tingkatkan Kualitas Pendidikan
- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
Ruhli Solehudin: Sejalan Arahan Gubernur Jabar, Pelajar Terlibat Kenakalan Dikirim ke Barak Militer

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Ruhli Solehudin.
Pinusnews. id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur mengambil langkah tegas dalam mengatasi kenakalan pelajar dengan menggandeng Komando Distrik Militer (Kodim), Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Kepolisian Resor (Polres) Cianjur.
Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi untuk mengirimkan pelajar yang terlibat kenakalan ke barak militer guna mendapatkan pendidikan karakter dan disiplin.
Terkait masalah itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin, mengungkapkan bahwa program ini bertujuan untuk memberikan pendidikan mental, fisik, dan karakter kepada para pelajar bermasalah. Diharapkan, melalui pendidikan di lingkungan militer, para pelajar dapat menyadari pentingnya disiplin dan tanggung jawab sosial, sehingga angka kenakalan pelajar di Cianjur dapat menurun.
Baca Lainnya :
- Penipu Berkedok Paket Kurban Dijebloskan ke Penjara
- Warga Karangnunggal Cibeber Keluhkan Pemotongan Bantuan Rutilahu, Lalu Ini Jelas Kades
- Tebing Hutan Ciuja Naringgul Diterjang Longsor, Jalan Bandung-Cianjur Terganggu
- Tukang Kebun Meninggal Tersengat Listrik
- Polres Cianjur Ringkus Pengedar Obat Terlarang
"Langkah ini sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Barat. Kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan berbagai pihak terkait untuk menangani masalah ini dengan lebih serius dan menyeluruh," ujar Ruhli pad awak media usai upacara Hardiknas di halaman Pendopo, Jumat 2 Mei 2025.
Dukungan penuh terhadap program ini datang dari Kodim, BNN, dan Polres Cianjur. Ketiga instansi tersebut menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dalam memberikan pelatihan dan pendampingan kepada para pelajar yang terlibat kenakalan.
Tujuan utama dari kerja sama ini adalah untuk menciptakan generasi muda yang lebih baik dan memiliki wawasan kebangsaan yang kuat.
Sementara, Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, menjelaskan bahwa kebijakan ini akan diterapkan bagi pelajar yang melakukan tindakan kenakalan remaja yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Bentuk-bentuk kenakalan yang dimaksud antara lain tawuran, mabuk-mabukan, merokok, hingga melawan orang tua.
"Yang dikirim ke barak itu, apabila ada anak ‘bermasalah’ seperti tawuran, mabuk-mabukan, merokok, ataupun melawan orangtua akan dilakukan pembinaan dan juga pendidikan bela negara,” terang Wahyu.
Lebih lanjut, Bupati Wahyu mengungkapkan bahwa Pemkab Cianjur telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan instansi-instansi terkait untuk merealisasikan program ini.
“Iya kami sudah melakukan MoU, kita akan bekerja sama dengan TNI, Polri, dan juga BNN,” pungkas Bupati Cianjur. (dens).











