Ruhli Solehudin: Rembuk Pendidikan Guna Tingkatkan Kualitas, Mutu dan Pelayanan Pendidikan

24 Nov 2024, 07:04:20 WIB Pendidikan
Ruhli Solehudin: Rembuk Pendidikan Guna Tingkatkan Kualitas, Mutu dan Pelayanan Pendidikan

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Ruhli Solehudin.


Pinusnews.id - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur melaksanakan Rembuk Pendidikan dalam rangka membahas langkah strategis guna meningkatkan kualitas, mutu dan pelayanan pendidikan.

Dalam kegiatan tersebut sejumlah stakeholder pendidikan dan mitra pendidikan turut hadir untuk menyampaikan ide dan gagasannya sebagai landasan lahirnya sebuah konsep perencanaan pendidikan di Kabupaten Cianjur mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin, menjelaskan, rembuk pendidikan digelar dalam rangka mencari dan menghasilkan sebuah rekomendasi untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) dan standar pelayanan minimal (SPM) pendidikan di Kabupaten Cianjur, dengan melibatkan stakeholder dan mitra pendidikan.

Baca Lainnya :

"Diharapkan melalui rembuk pendidikan dapat menghasilkan sebuah komitmen bersama, mulai dari perencanaan, proses, pembinaan pengawasan dan evaluasi, sehingga menghasilkan sebuah rekomendasi," jelas Ruhli kepada Cianjur Ekspres usai membuka acara Rembuk Pendidikan yang bertempat di Hotel Sangga Buana, Kecamatan Pacet, Jumat 22 November 2024.

Menurutnya, rembuk pendidikan penting dilaksanakan seiring adanya perubahan kebijakan mengenai pendidikan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota pada tahun 2025 mendatang.

"Oleh karenanya, rembuk pendidikan ini untuk menciptakan sebuah konsep perencanaan pendidikan, sehingga berdampak pada IPM pendidikan, SPM pendidikan dan indeks pendidikan di Kabupaten Cianjur mendatang," ujarnya.

Guna meningkatkan indeks pendidikan di Kabupaten Cianjur, Ruhli mengatakan, pihaknya melihat pada tiga indikator, yakni pertama pendidik dan tenaga kependidikan baik dari kualitas pendidikan, mutu dan kesejahteraan.

Indikator kedua yakni sarana dan prasarana yang tersedia, baik sarana fisik maupun penunjang. "Karena perlu diketahui bahwa Cianjur merupakan wilayah terluas kedua di Jawa Barat, dan satuan pendidikannya cukup banyak, sehingga dibutuhkan sarana dan prasarana yang memadai," kata Ruhli.

Kemudian indikator ketiga, lanjut Ruhli, yakni siswa, mulai dari siswa jenjang PAUD, SD dan SMP yang berada di wilayah Dinas Pendidikan harus mendapatkan pelayanan pendidikan yang maksimal.

"Intinya, untuk mencapai peningkatan IPM dan SPM harus dimulai dari sebuah perencanaan," pungkasnya. (dens).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment