Prioritas APBD Cianjur 2026: Bangun Infrastruktur, Kesehatan, Pendidikan dan Layanan Masyarakat

06 Jan 2026, 11:53:21 WIB PERISTIWA
Prioritas APBD Cianjur 2026: Bangun Infrastruktur, Kesehatan, Pendidikan dan Layanan Masyarakat

Keterangan Gambar : Prioritas APBD Cianjur 2026: Bangun Infrastruktur, Kesehatan, Pendidikan dan Layanan Masyarakat


Pinusnews.id - Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, telah menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 sebesar Rp4,6 triliun. Anggaran ini mengalami pengurangan dibandingkan tahun sebelumnya, sebuah tren yang juga dialami kabupaten/kota lain di Indonesia.

Meski demikian, Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, menegaskan bahwa alokasi dana disesuaikan dengan kebutuhan prioritas, dengan penekanan utama pada sektor infrastruktur, kesehatan, pendidikan, serta pelayanan masyarakat langsung.

Secara persentase, pembagian anggaran relatif merata antarbidang, tetapi infrastruktur tetap menjadi skala prioritas utama. Hal ini sejalan dengan visi-misi Pemkab Cianjur yang menargetkan pelaksanaan program-program strategis, seperti dana pesantren dan insentif bagi guru mengaji. 

Baca Lainnya :

Program-program tersebut dirancang untuk menyentuh langsung kebutuhan masyarakat Kabupaten Cianjur, terutama di wilayah pedesaan yang masih bergantung pada layanan dasar.

Keputusan prioritas ini diperkuat oleh masukan langsung dari warga melalui program Rembug Warga, di mana bupati rutin berkeliling ke berbagai desa dan kecamatan. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat kerap menyuarakan keluhan lama terkait infrastruktur, khususnya perbaikan jalan yang masih berupa tanah dan sulit dilalui. 

"Sebagian besar masyarakat di setiap desa dan kecamatan yang saya kunjungi meminta perbaikan jalan," ungkap Bupati Ferdian. Respons cepat pun diberikan: di setiap lokasi Rembug Warga, tim dari berbagai dinas menyediakan pelayanan langsung, mulai dari pengurusan administrasi kependudukan hingga pembangunan rumah layak huni.

Lebih lanjut, permintaan warga untuk perbaikan jalan langsung ditindaklanjuti, terutama di jalur utara hingga selatan Cianjur. Upaya ini tidak hanya memudahkan akses antarkecamatan, tetapi juga menjadi katalisator peningkatan perekonomian lokal. Dengan infrastruktur yang lebih baik, aktivitas ekonomi seperti perdagangan dan transportasi barang dapat berjalan lancar, membuka peluang bagi masyarakat untuk berkembang.

Pada akhirnya, APBD 2026 Cianjur mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk menyeimbangkan penghematan anggaran dengan dampak nyata bagi rakyat. Melalui pendekatan bottom-up seperti Rembug Warga, prioritas pembangunan menjadi lebih tepat sasaran, memastikan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan benar-benar mendukung kesejahteraan jangka panjang. (dens).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment