- Mengenali Sawah Tadah Hujan Agrabinta: DTPHP Cianjur Hadapi Halodo dengan Langkah Tepat
- Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi Komunikasi Publik melalui FGD di Bogor
- Santri Cianjur Tunjukkan Kepedulian: Dari Pesantren untuk Kemanusiaan
- Cianjur Kota Santri yang Kharismatik
- Wajah Baru SD Negeri Tugu Sari: Semangat Baru untuk Pendidikan Cianjur
- Sinergi untuk Cianjur Tangguh: BAZNAS Cianjur Beri 100 Paket Sembako untuk BALAKAR
- Jabatan Bukan Hak Istimewa: Cianjur Perkuat Integritas ASN Bersama KPK
- Pemkab Cianjur Perkuat Komitmen Anti-Korupsi Melalui Kode Etik dan TPP
- Kejari Cianjur Perkuat Integritas Pengelola Madrasah melalui Pencerahan Hukum
- DTPHP Cianjur Perkuat Kesiapan Koperasi Merah Putih Lewat Sinergi Pertanian
Presiden Prabowo Instruksikan Perguruan Tinggi Cetak SDM Unggul Percepat Industrialisasi Nasional

Keterangan Gambar : Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto sampaikan bahwa Presiden memberikan arahan terkait percepatan pengembangan sejumlah sektor industri strategis nasional dalam pertemuan yang dilaksanakan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 25 Juni 2026. Foto: BPMI Setpres/Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden
Pinusnews.id - Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 25 Juni 2026. Dalam pertemuan tersebut, Presiden memberikan arahan terkait percepatan pengembangan sejumlah sektor industri strategis nasional.
Dalam keterangannya usai pertemuan, Menteri Brian menjelaskan bahwa saat ini pemerintah tengah melakukan akselerasi pengembangan sejumlah bidang industri nasional mulai dari farmasi hingga otomotif. “Banyak program mulai dari farmasi, pengembangan industri farmasi, pengembangan mobil nasional, motor nasional, dan lain-lain ya, program-program hilirisasi itu bisa dipercepat,” ujar Menteri Brian dalam keterangannya usai pertemuan.
Sejalan dengan target percepatan tersebut, Menteri Brian menjelaskan bahwa pemerintah juga memberikan perhatian pada kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang akan mendukung pengembangan industri nasional. Menurutnya, Presiden menginstruksikan agar perguruan tinggi dalam negeri mampu menghasilkan lulusan dengan kualitas dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan bidang strategis yang tengah dikembangkan.
Baca Lainnya :
- Oknum Wartawan Resahkan Pondok Pesantren di Cianjur
- Kasus Positif Covid-19 di Cianjur Meningkat, Rakyat Ngantri Swab Test
- Astakira Jemput Pekerja Migran yang Depresi di Arab Saudi
- Wilman Singawinata, Wakil Ketua DPRD Cianjur : Pilih BUMDes Jadi Supplier
- Hujan Es Diiringi Angin Kencang Hantam Rumah Penduduk
“Kami diminta memastikan SDM-SDM, lulusan-lulusan perguruan tinggi kita tuh nantinya betul-betul bisa memenuhi, bisa memenuhi kebutuhan SDM untuk pengembangan industrialisasi yang memang tidak sedikit itu kan. Yang mulai dari mineral, kemudian ada aquaculture, aquafarming juga banyak, kemudian hilirisasi,” tuturnya.
Lebih lanjut, Menteri Brian menegaskan bahwa ketersediaan SDM yang kompeten harus berjalan seiring dengan percepatan pengembangan industri. Karena itu, jajarannya akan memetakan dan menghitung kebutuhan tenaga ahli agar tidak terjadi kesenjangan antara kebutuhan industri dan kompetensi lulusan perguruan tinggi.
“Misalkan kita butuh banyak tenaga ahli kelistrikan, ternyata lulusannya nggak sesuai. Jadi kita diminta menghitung itu, memastikan ini bisa memenuhi industrialisasi yang baik,” pungkasnya.
Arahan Presiden Prabowo tersebut menegaskan komitmen pemerintah untuk membangun ekosistem industrialisasi nasional yang tidak hanya bertumpu pada investasi dan teknologi, tetapi juga didukung oleh SDM unggul, terampil, dan siap bersaing guna mewujudkan transformasi ekonomi Indonesia menuju negara maju. (tim dens).











