- SENJA Cianjur Diluncurkan: Sekolah untuk Membuat Lansia Sehat, Mandiri, dan Produktif
- Bupati Cianjur Ajak MUI Kolaborasi Perkuat Pembinaan Keagamaan dan Layanan Publik
- Kejar Target Angka Harapan Hidup, Jabar Siap Sukseskan Program KITA SEHAT
- Cianjur Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan 3 Bulan, BPBD Tangkas Koordinasi Mitigasi dan Bantuan
- BAZNAS Cianjur Perbaiki Rutilahu: Dua Keluarga Terima Bantuan Rp25 Juta
- Disdikpora Cianjur Perkuat Pengawasan BOS Kinerja, 210 Kepala Sekolah Ikuti Sosialisasi
- Perumdam Tirta Mukti Cianjur: Musim Kemarau Panjang, Pasokan Air Bersih Menipis
- DPUTR Cianjur Perkuat Integritas: Sosialisasi Anti-Gratifikasi untuk Pelayanan Publik yang Bersih
- Kerja Skala Besar di Mekarmukti: Progres TMMD Ke-129 Kodim 0608/Cianjur Capai Banyak Titik
- Relokasi SDN Pasirkelewih Bikin Akses Belajar Lebih Dekat dan Nyaman
Pola Makan Sehat dan Piring Seimbang: Langkah Kunci Mengurangi Stunting

Keterangan Gambar : Foto istimewa.
Pinusnews.id - Pola makan sehat menjadi salah satu upaya pencegahan stunting. Langkah ini semakin menjadi perhatian utama karena masalah stunting berdampak panjang pada kualitas hidup anak hingga dewasa.
Konsep isi piring seimbang adalah upaya menerapkan pola makan sehat dengan menekankan komposisi makanan dalam setiap piring yang dikonsumsi agar kebutuhan gizi terpenuhi secara optimal sejak dini. Implementasinya sebaiknya mencakup porsi yang seimbang antara karbohidrat, protein, sayuran, dan buah.
Anjuran pembagian gizi yang seimbang adalah 50 persen karbohidrat dan protein, serta 50 persen buah dan sayur. Karbohirat tidak hanya berasal dari nasi, tetapi juga pangan lokal seperti jagung, singkong, kentang, ubi, dan sagu. Kebutuhan protein bisa dipenuhi dari sumber hewani seperti daging, ikan, ayam, telur, maupun protein nabati seperti tahu, tempe, dan produk olahannya.
Baca Lainnya :
- Samsat Cianjur Tutup, 2 Januari 2021 DibukaÂ
- Plh. Sekda Cianjur Monitoring Harga Bahan Pokok Jelang Natal dan Tahun Baru 2021
- Nah Ini Dia, Cianjur Terima Bantuan Keuangan dari Provinsi
- Covid-19 Makin Merajalela, KBM di Cianjur Terancam Ditunda
- Plt. Bupati Cianjur Berikan Penghargaan Wajib Pajak Terbaik
Sayur dan buah memiliki peran besar dalam pemenuhan gizi anak. Kandungan vitamin, mineral, dan seratnya membantu proses pertumbuhan, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mencegah risiko penyakit.Kombinasi gizi yang tepat dapat membuat anak tumbuh sesuai standar usianya, berkembang otaknya secara optimal, dan terhindar dari kekurangan gizi kronis.
Pencegahan stunting tidak hanya bergantung pada peran orangtua, tetapi juga memerlukan dukungan bersama dari lingkungan sekitar. Gerakan kolektif untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dapat menciptakan perubahan nyata.
Salah satu upaya pendukung ke arah pemahaman pentingnya gizi seimbang adalah edukasi berkelanjutan mengenai pola makan sehat, kebersihan, dan kesehatan menjadi langkah penting untuk memastikan generasi mendatang tumbuh lebih sehat, cerdas, dan produktif.
Dengan kesadaran yang meningkat, harapannya upaya ini mampu menekan angka stunting secara signifikan. Generasi yang tumbuh dengan gizi baik tidak hanya menjadi modal pembangunan masa kini, tetapi juga aset untuk mewujudkan masa depan bangsa yang lebih berkualitas.
Selain upaya di atas, peran pemerintah daerah dalam menyediakan akses pangan bergizi, subsidi bahan makanan pokok, serta program edukasi gizi di sekolah dan posyandu sangat krusial.
Dengan sinergi antara keluarga, komunitas, dan pemerintah, pola makan sehat diharapkan menjadi kebiasaan terinternalisasi di setiap rumah tangga, sehingga risiko stunting dapat diminimalkan secara berkelanjutan.(Deden Sukmayadi).











