Perumdam Tirta Mukti Cianjur Perluas Cakupan Pelayanan lewat Penambahan Sumber Mata Air

15 Jan 2026, 10:11:46 WIB Cianjur
Perumdam Tirta Mukti Cianjur Perluas Cakupan Pelayanan lewat Penambahan Sumber Mata Air

Keterangan Gambar : Direktur Utama (Dirut) Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Syamsul Hadi.


Pinusnews.id - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti Kabupaten Cianjur menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan air bersih bagi masyarakat. Di tengah kebutuhan air yang terus meningkat, manajemen perusahaan daerah ini tidak tinggal diam. 

Sejumlah langkah strategis disiapkan untuk memastikan pasokan air bersih tetap terjaga, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas. Salah satunya adalah rencana penambahan sumber mata air baru sebagai penguat sistem penyediaan air minum di Cianjur.

Selama ini, Perumdam Tirta Mukti mengandalkan empat sumber mata air utama, yakni Cirumput, Salakawung, Cibeureum, dan Sukaresmi. Keempat sumber tersebut telah menjadi tulang punggung pelayanan air bersih untuk ribuan pelanggan di berbagai wilayah.

Baca Lainnya :

Namun, seiring perkembangan wilayah, pertumbuhan penduduk, dan perluasan jaringan pelayanan, kapasitas yang ada perlu diperkuat. Di titik inilah kebutuhan akan sumber mata air tambahan menjadi semakin mendesak agar pelayanan tetap stabil dan andal.

Direktur Utama Perumdam Tirta Mukti Cianjur, Syamsul Hadi, menegaskan bahwa langkah penambahan sumber air sejalan dengan kebijakan pemerintah provinsi. Menurutnya, perusahaan tidak hanya berfokus pada pelayanan jangka pendek, tetapi juga membangun ketahanan air jangka panjang.

“Kami akan melakukan pembebasan terhadap beberapa sumber mata air sesuai dengan program Gubernur Jawa Barat,” ujar Syamsul, Senin (14/1/2026). Pernyataan ini mencerminkan upaya Perumdam untuk bergerak seiring kebijakan daerah dalam memperkuat ketahanan sumber daya air.

Syamsul Hadi menjelaskan, proses pemanfaatan sumber mata air baru bukan pekerjaan yang sederhana dan instan. Setiap sumber harus melalui tahapan yang ketat, mulai dari pembebasan lahan, kajian potensi, hingga berbagai uji teknis.

“Meski sumber mata air sudah dibebaskan, tidak bisa langsung digunakan. Ada proses teknis dan administratif agar air yang disalurkan memenuhi standar kualitas,” jelasnya. Penjelasan ini menggambarkan keseriusan manajemen dalam menjaga standar layanan dan keamanan air bagi masyarakat.

Di balik tahapan teknis tersebut, tampak upaya Perumdam Tirta Mukti untuk bekerja secara terukur dan profesional. Pemeriksaan kualitas air dilakukan untuk memastikan bahwa air yang akan disalurkan aman dikonsumsi dan memenuhi baku mutu. 

Pada saat yang sama, perencanaan pembangunan sarana dan prasarana pendukung disusun dengan cermat agar integrasi sumber air yang baru ke jaringan eksisting berjalan optimal. Pendekatan ini menjadi salah satu indikator bahwa Perumdam Cianjur tidak sekadar menambah volume, tetapi juga menjamin kualitas.

Harapan besar pun disematkan pada rencana penambahan sumber mata air ini. Syamsul Hadi berharap, langkah tersebut akan berdampak langsung pada peningkatan debit air yang tersedia di sistem distribusi, sekaligus menjaga keberlanjutan pasokan jangka panjang. 

Dengan pasokan yang lebih kuat, gangguan layanan dapat diminimalkan, terutama pada musim kemarau atau saat terjadi lonjakan kebutuhan. Upaya ini diharapkan menjadi jawaban atas tuntutan pelayanan air bersih yang kian kompleks di Kabupaten Cianjur.

Secara keseluruhan, rencana penambahan sumber mata air baru menunjukkan bahwa Perumdam Tirta Mukti Cianjur tidak hanya reaktif terhadap persoalan, tetapi proaktif menyusun strategi ke depan. Dengan menggandeng kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan mengedepankan prosedur teknis yang ketat, perusahaan daerah ini berusaha menghadirkan pelayanan air bersih yang semakin handal bagi masyarakat.

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, warga Cianjur dapat menaruh harapan pada layanan air minum yang lebih berkualitas, berkesinambungan, dan siap menjawab tantangan di masa mendatang. (dens).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment