- DPRD Cianjur Pimpin Refleksi dan Akselerasi Pembangunan pada Hari Jadi ke-349
- Bupati Cianjur Sambut Korban TPPO, Ingatkan Warga Urus TKI Secara Legal
- Cianjur Masih di Bawah: Tantangan IPM dan Upaya Perbaikan Bersama
- Peringati Milangkala Ke-349 Kabupaten Cianjur, KDM akan Tingkatkan Kualitas Pendidikan
- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
Pemkab Cianjur Berupaya Tekan Angka Stunting melalui Intervensi Spesifik dan Sensitif
Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian, terus berupaya keras dengan berbagai aksinya untuk pencegahan stunting, seperti berkunjung ke sekolah-sekolah di wilayah Kabupaten Cianjur.
Pinusnews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur terus berupaya menekan angka prevalensi kasus stunting melalui intervensi spesifik dan sensitif. Salah satu fokus perhatian dan penanganannya adalah 1.000 hari pertama kehidupan bayi, dimana bayi membutuhkan asupan gizi atau nutrisi yang cukup.
Stunting biasanya mulai terbentuk ketika bayi tidak memperoleh asupan gizi yang memadai sejak masa kehamilan hingga usia dua tahun. Masa ini dikenal sebagai periode emas atau golden age, yakni fase pertumbuhan otak dan tubuh berlangsung sangat pesat. Jika kebutuhan gizi tidak tercukupi pada fase tersebut, maka dampaknya bersifat jangka panjang dan sulit diperbaiki di kemudian hari.
Stunting merupakan kondisi yang disebabkan kekurangan gizi dalam jangka waktu yang cukup lama. Kondisi ini bisa menghambat perkembangan otak sekaligus pertumbuhan anak. Penderita stunting biasanya memiliki ukuran tubuh lebih pendek.
Baca Lainnya :
- Samsat Cianjur Tutup, 2 Januari 2021 DibukaÂ
- Plh. Sekda Cianjur Monitoring Harga Bahan Pokok Jelang Natal dan Tahun Baru 2021
- Nah Ini Dia, Cianjur Terima Bantuan Keuangan dari Provinsi
- Covid-19 Makin Merajalela, KBM di Cianjur Terancam Ditunda
- Plt. Bupati Cianjur Berikan Penghargaan Wajib Pajak Terbaik
Pemkab Cianjur berupaya meningkatkan akses terhadap makanan bergizi, layanan kesehatan ibu dan anak, serta pendampingan keluarga untuk mencegah stunting. Stunting bukan sekadar persoalan tinggi badan, melainkan masalah kompleks yang menyangkut kualitas sumber daya manusia di masa depan.
Maka, bila masalah stunting tidak ditangani secara serius dan komprehensif, generasi yang lahir dengan kondisi ini berisiko memiliki keterbatasan dalam aspek pendidikan, produktivitas, bahkan ketahanan ekonomi.
Oleh karena itu, komitmen bersama antara pemerintah, masyarakat, dan keluarga sangat dibutuhkan agar masalah ini dapat ditekan dan generasi mendatang tumbuh lebih sehat serta berkualitas. Dengan kerja sama yang baik, diharapkan angka stunting di Cianjur dapat menurun dan masyarakat dapat menikmati kehidupan yang lebih sejahtera. (Deden Sukmayadi).











