- DPPKBP3A Cianjur Raih Penghargaan Kampung KB dan Rumah Data Kependudukan
- Jejak Hilman Saukani Membawa BAZNAS Cianjur Lebih Transparan dan Dipercaya
- Menabur Kepedulian, Menuai Kesiapsiagaan: Ribuan Pelajar Cianjur Ikuti Pelatihan dan Pelantikan PMR
- DPPKBP3A Cianjur Kukuhkan SD Ibu Jenab 2 sebagai Sekolah Ramah Anak
- Syukuran dan Komitmen Disbudpar Cianjur Menumbuhkan Kampung Budaya Padi Pandanwangi
- SIROJA, Ikhtiar Camat Mande Memperkuat Ketakwaan dan Kebersamaan
- DLH Cianjur Ajak Warga Bersihkan Sampah untuk Lingkungan yang Nyaman dan Sehat
- DPRD Cianjur Sepakati Perubahan APBD 2026: Sinergi Legislatif-Eksekutif untuk Rakyat
- Revitalisasi SMPS Karakter Daarul Arsyad: Wajah Baru Sekolah dan Bangkitkan Semangat Belajar
- BAZNAS Cianjur dan Sholat Istisqo: Dari Doa dan Sedekah Harapkan Hujan di Cianjur
Pemdaprov Jabar Akan Subsudi Biaya Angkut Hasil Pertanian Menggunakan Kereta Api

Keterangan Gambar : Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Pinusnews.id - Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jabar akan mansubsidi biaya angkut hasil pertanian dengan menggunakan gerbong khusus kereta api. Menurut Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, hal itu menjadi kesepakatan antara Pemdaprov Jabar, Kementerian Perhubungan dan BUMN (PT. KAI).
"Kuta sudah sepakat untuk menyediakan gerbong khusus mengangkut hasil pertanian. Nanti biayanya disubsidi oleh Pemprov," kata KDM di Gedung Negara Pakuan, Jumat (10/10/2025).
Dalam pertemuan itu juga dibahas mengenai reaktivasi jalur KA Padalarang-Cicalengka dan Bandung-Cianjur-Sukabumi-Bogor sampai ke Jakarta.
Baca Lainnya :
- Pelantikan Pengurus Syarikat Islam Kab. Cianjur Masa Jihad 2020-2025
- Info untuk Bupati Cianjur, 170 Rumah Tidak Layak Huni di Desa Tanjungsari Harus Cepat DibantuÂ
- Pulihkan Ekosistem, Komunitas Mancing BMWC Tanam Ribuan Benih Ikan
- Satpol PP Cianjur Sambut Tahun Baru dengan Operasi Miras
- Awas Copet di Angkot Cianjur Makin Menggila
"Selain itu, ada juga pembahasan tentang optimalisasi bandara Kertajati yang akan digunakan khusus angkutan jamaah haji dan umroh. Supaya bandara itu tidak nganggur terus, itu kan aset Pemprov Jabar yang bernilai tinggi. Sekarang lagi dibicarakan dan dihitung skema pembiayaannya," terang KDM. (Pun-dens).











