- Bupati Wahyu Resmikan Peluncuran AMDK Perumdam Tirta Mukti Cianjur
- Bidang SMP Disdikpora Cianjur, Sukses Penerimaan Siswa Baru Sekolah Nasional Terintegrasi
- SEATRC 2026 di Cianjur: Lari Lintas Alam Bawa Atlet Asia Tenggara Dorong Pariwisata Lokal
- Epa Fatihah Dinobatkan Sebagai Menteri Kehebohan Wisata Keluarga Bani Asyari
- Perhutani KPH Cianjur Perkuat Sinergi dengan Kejari untuk Pengelolaan Hutan yang Akuntabel dan Berke
- BPBD Cianjur Percepat Distribusi Air Bersih: Respons Hadapi Kekeringan Musim Kemarau
- Bupati Cianjur: Art Space The Unreal Playroom, Kreativitas dan Ekonomi Kreatif Lokal
- Bagian Umum dan Keuangan Sekda Cianjur Gelar Rekonsiliasi Semester 2026
- Ramaikan Hari Anak Nasional, Dinas Pangan Cianjur Hadirkan Pangan Murah untuk Warga
- Kasus Pencemaran Nama Baik PWI Cianjur Terus Bergulir, Perkuat Dugaan Pihak Terlapor
Presiden Prabowo Pimpin Pertemuan Bahas Kebijakan Ekonomi dan Stabilitas Keuangan

Keterangan Gambar : Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming beserta sejumlah anggota Kabinet Merah Putih guna membahas beberapa stimulus ekonomi di kediamannya di Kertanegara, Jakarta, pada Minggu malam, 12 Oktober 2025. Foto: BPMI Setpres/Kris
Pinusnews.id - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin pertemuan bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming beserta sejumlah anggota Kabinet Merah Putih guna membahas beberapa stimulus ekonomi di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta, pada Minggu malam, 12 Oktober 2025.
Selain Wapres RI dan anggota Kabinet Merah Putih, pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Bank Indonesia, Kapolri, dan Wakil Panglima TNI. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya pada Senin, 13 Oktober 2025, menyampaikan bahwa pertemuan ini membahas langkah-langkah pemerintah dalam memperkuat perekonomian nasional dan menjaga stabilitas sektor keuangan.
“Menjelang awal pekan, pada Minggu malam kemarin, 12 Oktober 2025, Presiden Prabowo menggelar pertemuan yang dihadiri oleh Wakil Presiden RI, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, Gubernur Bank Indonesia, Kapolri, dan Wakil Panglima TNI, di kediaman pribadinya, di Kertanegara, Jakarta,” ujar Seskab Teddy.
Baca Lainnya :
- Pelantikan Pengurus Syarikat Islam Kab. Cianjur Masa Jihad 2020-2025
- Info untuk Bupati Cianjur, 170 Rumah Tidak Layak Huni di Desa Tanjungsari Harus Cepat DibantuÂ
- Pulihkan Ekosistem, Komunitas Mancing BMWC Tanam Ribuan Benih Ikan
- Januari 2021 Semua Sekolah di Cianjur Bisa Saja Dibuka, Asal..
- Satpol PP Cianjur Sambut Tahun Baru dengan Operasi Miras
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo memutuskan sejumlah stimulus ekonomi yang akan segera dilaksanakan pemerintah mulai pekan ini. Selain itu, fokus utama pembahasan juga mencakup kondisi dan stabilitas sistem keuangan serta sistem perbankan nasional, termasuk implementasi kebijakan pengelolaan devisa hasil ekspor (DHE) yang telah diatur melalui peraturan pemerintah.
Seskab Teddy menambahkan bahwa Kepala Negara meyakini dan optimistis kondisi ekonomi nasional akan semakin membaik dengan meningkatnya penyerapan tenaga kerja serta berputarnya roda perekonomian melalui berbagai program strategis pemerintah.
“Presiden meyakini dan optimistis bahwa kondisi ekonomi nasional akan semakin membaik dengan adanya pertambahan tenaga kerja serta berputarnya roda perekonomian melalui berbagai program, seperti program MBG (di mana telah terbangun lebih dari 11 ribu dapur), pembangunan 350.000 Rumah Subsidi yang sudah terlaksana, pembukaan lahan pertanian, serta berbagai program lainnya yang sedang berjalan,” jelas Seskab Teddy.
Menurut Seskab Teddy, Presiden menekankan pentingnya pengawasan dan pendampingan terhadap seluruh program agar berjalan sesuai dengan target dan rencana. “Berbagai program ini akan terus dikawal dan dipastikan agar semuanya dapat berjalan sesuai target dan rencana,” pungkasnya.
Langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi, memperkuat ketahanan nasional, serta memastikan kesejahteraan masyarakat melalui pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (tim dens).











