Paslon Bupati-Wakil Bupati No 3: Tak Akan Bedakan Bantuan ke Pesantren Modern dan Salafiyah

26 Okt 2024, 08:58:33 WIB Tokoh
Paslon Bupati-Wakil Bupati No 3: Tak Akan Bedakan Bantuan ke Pesantren Modern dan Salafiyah

Keterangan Gambar : Suasana debat kandidat para paslon bupati-wakil bupati Cianjur tahun 2024 di sebuah hotel di Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat 25 Oktober 2024.


Pinusnews.id - Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Cianjur nomor urut 3, Deden Nasihin-Neneng Efa Fatimah, berjanji tidak akan membeda-bedakan anggaran bantuan bagi pesantren modern maupun salafiyah. Hal itu disampaikan pada debat kandidat sesi perdana yang digelar di salah satu hotel di Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat, 25 Oktober 2024.

Deden mengatakan, pasangan nomor urut 3 tak mau ada dikotomi terhadap pesantren, terutama berkaitan dengan keberpihakan bantuan anggaran. Baginya, baik pesantren modern maupun salafiyah harus mendapatkan porsi yang sama.

“Bantuan anggaran bagi pesantren harus merujuk kepada azas keadilan. Pesantren salafiyah harus mendapatkan porsi anggaran yang sama dengan pesantren modern,” kata Deden.

Baca Lainnya :

Program ini harus terealisasi. Terlebih, selama ini Kabupaten Cianjur dikenal sebagai kota tatar santri yang tentunya harus terus dipertahankan, salah satunya memajukan pesantren.

“Kota Santri jangan hanya jadi jargon tetapi harus terealisasi dengan baik. Pemerintah daerah harus hadir dan men-support anggaran untuk kemajuan dan kemaslahatan pesantren,” tegas Deden.

Majunya pesantren, maka Deden meyakini akan berdampak kepada upaya mendongrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Cianjur.

“Sehingga anak didik kita ke depan tumbuh dengan sehat, baik secara kualitas mental maupun spiritualnya,” pungkasnya. (dens).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment