- Ramaikan Hari Anak Nasional, Dinas Pangan Cianjur Hadirkan Pangan Murah untuk Warga
- Kasus Pencemaran Nama Baik PWI Cianjur Terus Bergulir, Perkuat Dugaan Pihak Terlapor
- Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Jadikan Keluarga Sekolah Utama pada Peringatan HAN ke-42
- SENJA Cianjur Diluncurkan: Sekolah untuk Membuat Lansia Sehat, Mandiri, dan Produktif
- Bupati Cianjur Ajak MUI Kolaborasi Perkuat Pembinaan Keagamaan dan Layanan Publik
- Kejar Target Angka Harapan Hidup, Jabar Siap Sukseskan Program KITA SEHAT
- Cianjur Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan 3 Bulan, BPBD Tangkas Koordinasi Mitigasi dan Bantuan
- BAZNAS Cianjur Perbaiki Rutilahu: Dua Keluarga Terima Bantuan Rp25 Juta
- Disdikpora Cianjur Perkuat Pengawasan BOS Kinerja, 210 Kepala Sekolah Ikuti Sosialisasi
- Perumdam Tirta Mukti Cianjur: Musim Kemarau Panjang, Pasokan Air Bersih Menipis
Mengenal Tiga Sistem Pendidikan di Indonesia
Oleh: Putri Sry Rahmawaty (Magang)

Keterangan Gambar : Istimewa (Dokumentasi Pribadi: Putri Sry / Pikiran Nusantara)
pinusnews.id Cianjur- Di Indonesia di kenal dengan tiga sistem pendidikan,
ketiga sistem ini ialah sistem pendidikan formal, non formal dan informal.
Ketiga jenis sistem ini, tentunya memiliki arti dan
tujuannya masing-masing, berikut penjelasannya.
1.
Pendidikan
formal
Baca Lainnya :
- Berikut Sejarah Gedung Sate, yang Tak Banyak Diketahui
- Sepak Terjang Anies Baswedan dalam Pengelolaan Metropolitan
- Jodoh, Ketetapan dan Sebuah Pengorbanan yang Harus Diperjuangkan
- Mengenal Fakta Dari Hypophrenia
- Kerap Dianggap Sepele, Berikut Cara Keramas Yang Baik Dan Benar
Dilansir dari isi UU Sisdiknas Tahun
2003, pendidikan formal adalah jalur pendidikan yang dibuat secara sistematis,
terstruktur, dan berjenjang mulai dari jenjang sekolah dasar (SD),
menengah (SMP/MTS/SMA/SMK/MA), sampai perguruan tinggi
(PTS/PTN/POLITEKNIK/Institut).
Pendidikan formal merujuk pada instansi
yang terikat legalitas formal dan memiliki sejumlah persyaratan yang cukup
ketat, dan terdata oleh negara.
Sebagai
jalur pendidikan
paling umum di Indonesia, maka sifatnya adalah formal dan lulusannya sudah
diakui, baik secara nasional maupun internasional. Tujuan pendidikan
formal ialah untuk membentuk sumber daya manusia yang berpotensi, sehat secara
jasmani dan rohani, serta memberikan manfaat bagi dirinya sendiri, keluarga,
masyarakat, dan negara, biasanya dalam pendidikan lebih ditekankan pada pola
fikir (IQ), dan kreatifitas.
2. Pendidikan Non formal
Pendidikan non formal adalah jalur
pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur
dan berjenjang. Pendidikan non formal paling banyak ditemui pada pendidikan
dasar, misalnya sekolah agama. Selain itu, ada juga berbagai kursus atau
pelatihan, diantaranya kursus memasak, musik, bimbingan belajar dan sebagainya,
yang akan menumbuhkan softskill atau keterampilan secara khusus diluar
pendidikan formal.
3.
Pendidikan
Informal
Pendidikan informal adalah jalur
pendidikan keluarga dan lingkungan berbentuk kegiatan belajar secara mandiri
yang dilakukan secara sadar dan bertanggung jawab. Hasil pendidikan informal
diakui sama dengan pendidikan formal dan nonformal setelah peserta didik lulus
ujian sesuai dengan standar nasional pendidikan. Salah satunya, homeschooling
atau pendidikan yang menjadikan orangtua adalah seorang guru.
Putri
Sry Rahmawaty (MAGANG)











