- Kolaborasi Kemenag dan BAZNAS Cianjur, Menguatkan Usaha Masyarakat dari KUA
- Jamsostek Award 2026: Bukti Nyata Kinerja Disnakertrans Cianjur dalam Melindungi Nasib Buruh
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Integritas dan Komitmen Pelayanan Publik
- Pelantikan dan Pelatihan PMR Cianjur di Cibodas Jadi Momentum Kepemudaan
- Disdikpora Cianjur Tegaskan Profesionalisme ASN Lewat Penegakan Aturan
- Pemprov Jabar Selenggarakan Bursa Kerja Secara Live, Bisa Dipantau di Tiktok KDM
- Diskominfo Cianjur Perkuat Layanan Pengaduan agar Cepat dan Responsif
- Infak Kemanusiaan TK Thamrin Putradjaya dan BAZNAS Cianjur untuk Saudara di NTT
- DPMPTSP Cianjur Gerakkan Investasi di Tengah Tantangan Lahan
- Inilah Sikap Politik Ketua PSI Cianjur Terhadap Persoalan UHC di Kabupaten Cianjur
Kolaborasi Strategis: Bupati Cianjur Dukung Sensus Ekonomi 2026 untuk Pembangunan Berkelanjutan

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Cianjur, Euis Jamilah, Kepala Bagian Perekonomian Dan Sumber Daya Alam Setda Cianjur, Firman Edi, serta Kepala BPS Cianjur berikut jajaran, dalam momen pertemuan persiapan Sensus Ekonomi 2026, di ruang rapat Bupati Cianjur, Rabu, 11 Maret 2026.
Pinusnews.id - Pada Rabu, 11 Maret 2026, di ruang rapat Bupati Cianjur diadakan pertemuan penting antara Bupati Mohammad Wahyu Ferdian, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Cianjur, Euis Jamilah, serta Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Cianjur, Firman Edi, dengan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Cianjur, Dadang Darmansyah.
Pertemuan tersebut menandai langkah awal persiapan Sensus Ekonomi 2026, program nasional yang direncanakan berlangsung dari Mei hingga Agustus mendatang.
Sensus Ekonomi 2026 dirancang sebagai upaya pemerintah pusat untuk memetakan secara komprehensif seluruh aktivitas ekonomi di tingkat nasional. Dadang Darmansyah menjelaskan bahwa sensus ini akan menyediakan data dasar mengenai berbagai kegiatan ekonomi masyarakat, mencakup hampir seluruh sektor usaha.
Baca Lainnya :
- Soal Data KPM, Komisi D Siap Panggil TKSK dan Camat Warungkondang
- Kapolsek Sukaluyu : Pencarian Aji Korban Tenggelam Akan Terjunkan Tim SAR Bandung
- Belum Ditemukan, Aji Prasetyo Tenggelam di Leuwi Lengsir, Sukaluyu
- Politisi Partai Nasdem, Rela Sisihkan Gaji Untuk Jompo dan Anak Yatim
- Dodit Ardian Penjabat Sekda Cianjur Gantikan Cecep Alamsyah
Dalam hal ini, terdapat pengecualian bidang pertanian, kehutanan, perikanan; administrasi pemerintahan, pertahanan, serta jaminan sosial dan aktivitas rumah tangga untuk kebutuhan sendiri. Pendekatan ini memastikan cakupan yang luas, sehingga menghasilkan potret ekonomi yang holistik.
Lebih dari sekadar pendataan, sensus ini diharapkan menghasilkan data akurat tentang kondisi dan potensi ekonomi daerah. Informasi tersebut menjadi fondasi krusial untuk perumusan kebijakan pembangunan, penguatan sektor usaha, dan alokasi sumber daya yang tepat sasaran.
Di Cianjur, yang dikenal dengan potensi agraris dan industri kecil-menengahnya, data sensus bisa mengungkap peluang tersembunyi, seperti pertumbuhan UMKM atau ketahanan rantai pasok pasca-pandemi.
Menanggapi presentasi BPS, Bupati Mohammad Wahyu Ferdian menyatakan dukungan penuhnya. "Pemerintah Kabupaten Cianjur siap berkolaborasi dan bersinergi dengan BPS untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026, agar pelaksanaannya berjalan lancar dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat," tegasnya.
Pernyataan ini mencerminkan komitmen pemda lokal dalam mendukung agenda nasional, dengan menekankan sinergi antarlembaga.
Kolaborasi ini tidak hanya soal dukungan logistik, tapi juga peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya data akurat. Pemerintah daerah bisa berperan aktif melalui sosialisasi, fasilitasi akses enumerator, hingga integrasi data sensus ke dalam rencana pembangunan jangka menengah. Keberhasilan sensus akan memperkuat posisi Cianjur sebagai daerah yang data-driven, mendorong investasi dan inovasi ekonomi.
Selain itu disebutkan bahwa Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum bagi Cianjur untuk melangkah lebih maju. Dengan dukungan bupati dan sinergi BPS, program ini berpotensi mengubah data mentah menjadi strategi pembangunan nyata, memastikan pertumbuhan inklusif yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat. (dens).











