- Zakat Bersama: Membangun Cianjur Kuat dari Soliditas Umat Bersama BAZNAS
- Satgas Yonif 300/Brajawijaya Amankan Senjata Logistik Kelompok Bersenjata di Nduga
- Revitalisasi Pendidikan Dasar Cianjur: Tinjauan Bupati di Tengah Tes Akademik Nasional
- Dedikasi Polisi Pelosok: Bripka Bayu, Guru Sukarela di Tengah Tugas Keamanan
- Efisiensi Energi Pemkab Cianjur: Rp388 Juta Dihemat di Bawah Kepemimpinan Hendra
- Memperkuat Fondasi Hukum Cianjur: Pelantikan BLCI sebagai Momentum Edukasi Masyarakat
- KDM: Penataan Halaman Gedung Sate agar Aktivitas Masyarakat Lebih Lancar
- Aplikasi Nyari Gawe Semakin Diandalkan, Total Pelamar Kerja Capai Setengah Juta Orang
- Presiden Prabowo Sampaikan Pengarahan pada Ketua DPRD Seluruh Indonesia
- Dinas TPHP Cianjur Hadirkan Sekolah Lapang Alsintan dan Traktor untuk Produktivitas Para Petani
Kecamatan Mande: Juara Berturut-turut Pengelolaan PBB-P2, Teladan Pajak Daerah di Cianjur

Keterangan Gambar : Tampak Camat Mande, Epi Rusmana (tengah) dan 2 Kepala Desa dengan piagam penghargaan terbaik ke-1 kategori Gold pengelolaan PBB-P2 tingkat kecamatan Tahun 2025, di Taman Pancaniti Pendopo Cianjur, Rabu 24 Desember 2025.
Pinusnews.id - Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, kembali mengukir sejarah gemilang dengan meraih piagam penghargaan terbaik ke-1 kategori Gold dalam pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tingkat kecamatan Tahun 2025. Prestasi ini diserahkan langsung oleh Bupati Cianjur, Mohamad Wahyu Ferdian, kepada Camat Mande, Epi Rusmana, di Pendopo Cianjur pada Rabu, 24 Desember 2025. Capaian ini bukan kebetulan semata, melainkan buah dari komitmen solid yang telah terbukti dua tahun berturut-turut, yakni 2024 dan 2025, menjadikan Mande sebagai etalase keberhasilan pengelolaan pajak daerah.
Camat Epi Rusmana menjadi motor penggerak utama di balik keberhasilan ini. Dalam wawancara pasca-penyerahan penghargaan, ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh stakeholder.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para kepala desa beserta perangkat dan seluruh warga masyarakat Kecamatan Mande, yang telah aktif dalam pembayaran PBB setiap tahun, sehingga Kecamatan Mande mendapat juara terbaik ke-1 pengelolaan PBB-P2 Tahun 2025,” ujar Epi Rusmana kepada awak media.
Baca Lainnya :
- Tahun 2020 di Cianjur Kriminalitas Turun, Kasus Narkoba MeningkatÂ
- Awas Hati-Hati, Ada Oknum Satpol PP Cianjur Lakukan Penipuan
- Kontes Burung Bergengsi di Pendopo Tumaritis Cianjur
- Dishub Cianjur Pasang CCTV di 8 Titik, 24 Jam Pantau Lalu-Lintas
- Geger, di Sebuah Kosan seorang Pria Meninggal, yang Wanita Kritis
Ucapan tersebut mencerminkan gaya kepemimpinan inklusifnya, yang tidak hanya mengandalkan birokrasi kecamatan, tetapi juga melibatkan desa-desa secara aktif. Pada 2025, dua desa unggulan—Kutawaringin dan Mulyasari—juga meraih penghargaan terbaik, melanjutkan tren positif dari 2024.
“Alhamdulillah, pada tahun 2025 ada dua desa yang mendapatkan penghargaan terbaik dalam pengelolaan PBB, yaitu Desa Kutawaringin dan Desa Mulyasari,” tambahnya. Dengan demikian, Kecamatan Mande telah membuktikan konsistensi dua tahun sekaligus, sambil mengucapkan terima kasih kepada Bupati atas motivasi yang diberikan untuk terus berprestasi.
Pada bagian lain, Bupati Cianjur Mohamad Wahyu Ferdian secara tegas menobatkan Kecamatan Mande sebagai teladan.
“Kecamatan Mande ini bisa menjadi contoh untuk kecamatan-kecamatan lainnya, karena termasuk yang tertib dalam melakukan pelaporan dan juga pelaksanaan kegiatan pemungutan pajak kepada masyarakat,” tegasnya. Pernyataan ini menegaskan superioritas Mande dalam tata kelola yang transparan, tepat waktu, dan partisipatif—elemen krusial dalam pengumpulan pajak daerah yang sering menjadi tantangan bagi banyak wilayah.
Lebih lanjut, Bupati menekankan esensi pajak sebagai kewajiban warga negara. “Ini sebetulnya kewajiban kita semua. Kami harapkan kecamatan lain bisa mengikuti, dan Kecamatan Mande sendiri bisa lebih baik lagi di kemudian hari,” harapnya. Harapan ini sejalan dengan visi Epi Rusmana, yang menjadikan penghargaan sebagai pemicu peningkatan berkelanjutan. Kinerja Mande tidak hanya soal angka realisasi pajak, tapi juga membangun budaya disiplin masyarakat dalam berkontribusi pada pembangunan daerah.
Prestasi Kecamatan Mande menginspirasi karena lahir dari sinergi antara pemerintah, desa, dan warga. Dua tahun berturut-turut juara Gold menunjukkan strategi pengelolaan PBB-P2 yang matang: dari sosialisasi intensif, pelaporan akurat, hingga pemungutan yang ramah masyarakat. Ini bukan akhir, melainkan awal dari standar baru di Kabupaten Cianjur.
Dengan kepemimpinan Camat Epi Rusmana yang visioner, Mande siap mempertahankan dan bahkan melampaui pencapaian ini, membuktikan bahwa kecamatan dan pedesaan pun bisa unggul dalam tata kelola keuangan publik. (dens).











