- BAZNAS Cianjur Gerak Cepat: Ambulans dan Perawatan untuk Ibu Kurnia Terkena Kanker Serviks
- Nelayan Pantai Jayanti Kembali Melaut, Satpolairud Ingatkan Utamakan Keselamatan
- Gandeng KPK, Pemprov Jabar Bentengi Pejabat dan Keluarga dari Praktik Korupsi
- Presiden Prabowo Instruksikan BMKG Perkuat Kesiapan Hadapi Kemarau dan El Nino
- BAZNAS Cianjur Gerak Cepat: Ambulans dan Perawatan untuk Ibu Kurnia Terkena Kanker Serviks
- Nelayan Pantai Jayanti Kembali Melaut, Satpolairud Ingatkan Utamakan Keselamatan
- Gandeng KPK, Pemprov Jabar Bentengi Pejabat dan Keluarga dari Praktik Korupsi
- Presiden Prabowo Instruksikan BMKG Perkuat Kesiapan Hadapi Kemarau dan El Nino
- ASN Predator di Cianjur: BKPSDM Siap Pecat dan Potong Gaji, Tak Ada Ampun
- TNI Pacu Pengerjaan Jalan dan Rutilahu di Mekarmukti, Warga Antusias
Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan Hadiri Penyerahan Rumah Layak Huni di Cianjur

Keterangan Gambar : Salah satu momen Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan saat menyerahkan rumah layak huni kepada penerima, di Desa Sukamekar, Sukanagara, Cianjur Selatan, Jumat, 16 Januari 2026.
Pinusnews.id - Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan menghadiri penyerahan rumah layak huni di Kampung Sukatani, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur, pada Jumat, 16 Januari 2026. Secara simbolis, Kapolda menyerahkan langsung kunci rumah tersebut kepada penerima yang diwakili oleh ahli waris keluarga. Acara ini menjadi momen yang penuh haru, dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti Kapolres Cianjur Ajun Komisaris Besar Ahmad Alexander Yurikho Hadi, Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian, serta Founder Komunitas Sosial Bagong Mogok Brigjen Asep Guntur Rahayu.
Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan kekuatan sinergi antara institusi kepolisian, pemerintah daerah, dan komunitas sosial dalam menangani masalah kemanusiaan. Rumah layak huni yang diserahkan bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol harapan baru bagi keluarga yang sebelumnya hidup dalam kondisi memprihatinkan. Kehadiran para pemimpin ini menggarisbawahi komitmen bersama untuk membangun masyarakat yang lebih adil dan sejahtera.
"Alhamdulillah, kami dari Polda Jabar bekerja sama dengan Polres Cianjur, komunitas sosial Bagong Mogok, dan Pemkab Cianjur hari ini menyerahkan rumah yang telah kita bangun untuk keluarga almarhum Wahyu," kata Kapolda kepada wartawan seusai penyerahan bantuan.
Baca Lainnya :
- Pelaku UMKM PT. Bukit Naga Mas, Santuni Puluhan Anak Yatim di Cianjur
- Oknum Berinisial S, Pegawai Satpol PP Cianjur Diduga Lakukan Penipuan
- Personil Kodim 0608/Cianjur, Dukung Pelaksanaan Vaksin Covid-19
- Video Conference Koordinasi Daerah Soal Pembelajaran Tatap Muka
- Anggota Dewan Cianjur : Usut Tuntas Oknum Pemungut Dana Covid-19 di Desa Sukasari, Kadupandak
Pernyataan ini mencerminkan rasa syukur mendalam atas keberhasilan proyek yang lahir dari kepedulian kolektif. Melalui kerjasama ini, Polda Jabar tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tapi juga sebagai pelindung kesejahteraan rakyat.
Kondisi rumah almarhum Wahyu sebelum direnovasi benar-benar memilukan hati, menggambarkan realitas pilu banyak keluarga di daerah pedesaan Kabupaten Cianjur. Bangunan reyot yang tak layak huni menjadi saksi bisu perjuangan keluarga yatim piatu ini. Kapolda menekankan latar belakang tragis mereka sebagai pengingat akan kerapuhan kehidupan.
"Jadi, keluarga ini sekarang hanya tinggal tiga orang anak. Orangtua mereka yaitu bapak Wahyu meninggal dunia. Tak lama kemudian istrinya juga meninggal dunia. Sekarang, ketiga orang anak yang menjadi ahli waris merupakan yatim piatu," tuturnya.
Kisah ini bukan hanya cerita satu keluarga, melainkan potret luas kemiskinan struktural yang masih menimpa banyak rumah tangga di Cianjur, di mana akses terhadap tempat tinggal layak menjadi tantangan utama.
Penyerahan rumah ini dilengkapi dengan bantuan tambahan yang holistik, menunjukkan pendekatan berkelanjutan dalam program sosial. Kapolda juga berharap bantuan tersebut dapat dirawat dengan baik, menjadi fondasi bagi masa depan yang lebih cerah. Lebih dari sekadar atap, ini adalah investasi pada kemandirian.
"Kami tidak hanya memberikan bantuan rumah layak huni, tapi juga bantuan dua ekor domba. Semoga bantuan ternak ini juga bisa dirawat sehingga bisa beranak pinak hingga bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari," ujarnya.
Hewan ternak ini dirancang sebagai modal usaha, membantu ketiga anak yatim piatu mencukupi kebutuhan sehari-hari melalui usaha peternakan mandiri.
Ungkapan Kapolda tersebut bisa dinilai sebagai panggilan empati bagi seluruh elemen masyarakat. Ia menggugah pemerintah, komunitas, dan individu berkecukupan untuk turut serta dalam aksi sosial, selaras dengan program Polri "melayani, mengayomi, dan melindungi" masyarakat Jawa Barat. Inisiatif seperti ini membuktikan bahwa kepolisian tak hanya bertugas menjaga keamanan, tapi juga membangun kemanusiaan.
"Kami berharap, Polda Jabar, pemerintah kabupaten, komunitas-komunitas sosial, dan seluruh masyarakat tergerak untuk membantu masyarakat yang kekurangan, masyarakat yang hidupnya perlu bantuan. Terima kasih atas dukungan semuanya. Semoga Allah SWT senantiasa meridoi niat baik kita semua," pungkasnya. Doa ini menjadi penutup yang indah, mengajak semua pihak untuk mereplikasi kebaikan ini.
Kegiatan penyerahan rumah di Cianjur ini menjadi inspirasi kuat bagi para dermawan dan hartawan di seluruh negeri. Bayangkan dampak luar biasa jika lebih banyak rumah layak huni dibangun di kabupaten ini, di mana ribuan keluarga masih bertahan di gubuk reyot. Mari bergabung dalam gerakan ini—kontribusi Anda bisa mengubah nasib yatim piatu dan keluarga miskin lainnya, menciptakan Cianjur yang lebih manusiawi dan sejahtera. (dens).











