- DPRD Cianjur Sepakati Perubahan APBD 2026: Sinergi Legislatif-Eksekutif untuk Rakyat
- Revitalisasi SMPS Karakter Daarul Arsyad: Wajah Baru Sekolah dan Bangkitkan Semangat Belajar
- BAZNAS Cianjur dan Sholat Istisqo: Dari Doa dan Sedekah Harapkan Hujan di Cianjur
- Kolaborasi Kemenag dan BAZNAS Cianjur, Menguatkan Usaha Masyarakat dari KUA
- Jamsostek Award 2026: Bukti Nyata Kinerja Disnakertrans Cianjur dalam Melindungi Nasib Buruh
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Integritas dan Komitmen Pelayanan Publik
- Pelantikan dan Pelatihan PMR Cianjur di Cibodas Jadi Momentum Kepemudaan
- Disdikpora Cianjur Tegaskan Profesionalisme ASN Lewat Penegakan Aturan
- Pemprov Jabar Selenggarakan Bursa Kerja Secara Live, Bisa Dipantau di Tiktok KDM
- Diskominfo Cianjur Perkuat Layanan Pengaduan agar Cepat dan Responsif
DPRD Cianjur Sepakati Perubahan APBD 2026: Sinergi Legislatif-Eksekutif untuk Rakyat

Keterangan Gambar : Foto istimewa.
Pinusnews.id - Pada Jumat, 18 September 2026, di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur berkumpul puluhan orang yang menjadi saksi penting bagi arah keuangan daerah setahun ini, yakni melaksanakan Rapat Paripurna.
Dalam Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD dan dihadiri Bupati Cianjur beserta jajaran, seluruh fraksi menyampaikan pendapat akhir mereka terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Momen ini menandai babak final dari serangkaian pembahasan intensif antara legislatif dan eksekutif daerah.
Setiap fraksi menggunakan kesempatan ini untuk menyuarakan aspirasi konstituennya, sekaligus memberikan catatan konstruktif atas rancangan anggaran yang diajukan pemerintah daerah.
Baca Lainnya :
- Kamis, Digelar Vaksinasi di Cianjur, Siapa yang Pertama Divaksin?
- Polisi Bekuk Oknum Pendamping PKH Maling Dana KPM Ratusan Juta Rupiah
- Mantaap, Cianjur Jadi Tuan Rumah HPN 2021
- Aneh, Soal BPNT Warga Dapat Ayam Hidup Bukan Daging Ayam
- Pekerja Pembangunan Gedung Setda Cianjur Bagai "Superman"
Pendapat akhir fraksi-fraksi tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan refleksi dari proses demokratis di tingkat lokal, di mana setiap suara diperhitungkan sebelum keputusan final diambil. Suasana rapat yang khidmat mencerminkan keseriusan semua pihak dalam memastikan anggaran daerah benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat Cianjur.
Puncak dari rapat tersebut adalah penetapan persetujuan bersama atas Raperda Perubahan APBD 2026. Dengan ketukan palu pimpinan sidang, dokumen anggaran itu resmi disepakati untuk kemudian ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).
Langkah ini penting karena perubahan APBD biasanya dilakukan untuk menyesuaikan realitas di lapangan, seperti tambahan pendapatan dari bagi hasil, kebutuhan mendesak, atau percepatan program prioritas yang sebelumnya belum terakomodasi dalam APBD awal.
Proses yang tuntas ini menunjukkan sinergi yang baik antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Cianjur. Ke depan, tantangan sebenarnya adalah implementasi: memastikan setiap rupiah yang dialokasikan benar-benar sampai ke program yang menyentuh kebutuhan warga, mulai dari infrastruktur, layanan kesehatan, hingga pendidikan.
Dengan transparansi dan akuntabilitas, perubahan APBD 2026 diharapkan bukan hanya angka di atas kertas, melainkan instrumen nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Cianjur. (dens).










