- Zakat Bersama: Membangun Cianjur Kuat dari Soliditas Umat Bersama BAZNAS
- Satgas Yonif 300/Brajawijaya Amankan Senjata Logistik Kelompok Bersenjata di Nduga
- Revitalisasi Pendidikan Dasar Cianjur: Tinjauan Bupati di Tengah Tes Akademik Nasional
- Dedikasi Polisi Pelosok: Bripka Bayu, Guru Sukarela di Tengah Tugas Keamanan
- Efisiensi Energi Pemkab Cianjur: Rp388 Juta Dihemat di Bawah Kepemimpinan Hendra
- Memperkuat Fondasi Hukum Cianjur: Pelantikan BLCI sebagai Momentum Edukasi Masyarakat
- KDM: Penataan Halaman Gedung Sate agar Aktivitas Masyarakat Lebih Lancar
- Aplikasi Nyari Gawe Semakin Diandalkan, Total Pelamar Kerja Capai Setengah Juta Orang
- Presiden Prabowo Sampaikan Pengarahan pada Ketua DPRD Seluruh Indonesia
- Dinas TPHP Cianjur Hadirkan Sekolah Lapang Alsintan dan Traktor untuk Produktivitas Para Petani
Kadishub Cianjur Tedi Artiawan: Konsep Transportasi Angkot Tetap Pertimbangkan Kearifan Lokal

Keterangan Gambar : Gelaran audensi pengurus angkot dengan Bupati Cianjur dan Dishub Kabupaten Cianjur.
Pinusnews.id - Pihak pengurus jalur angkutan kota (angkot) menggelar audensi dengan Pemkab Cianjur, di ruang Garuda Pendopo Cianjur, pada Rabu 8 Januari 2025. Audensi membahas soal berbagai permasalahan angkutan umum di wilayah Cianjur.
Pengurus Jalur 06, Taufik mengatakan, stigma negatif terhadap angkutan umum di Cianjur harus segera diubah. Selain itu, manajemen dan komunikasi yang baik antara sopir angkot harus ditingkatkan.
"Kita tidak hanya berbicara tentang sopir angkot tetapi juga keluarga mereka. Melalui kerja sama dengan perusahaan, keluarganya bisa lebih diberdayakan," kata Taufik kepada wartawan.
Baca Lainnya :
- Miris, Jalan Penghubung Beberapa Desa di Naringgul Ibarat Kubangan Kerbau
- Polisi Amankan Empat Pemuda Pemalak Santri
- Pemotor Meninggal Tertimbun Longsor, Jalan Sukanagara-Pagelaran Tertutup
- Karena tak Pakai Masker, Puluhan Warga Cugenang Terjaring Razia
- Akibat Tanah Longsor, Akses Jalan Sukanagara dan Pagelaran Cianjur Selatan Lumpuh Total
Selain itu, Taufik juga menyoroti pentingnya operasi massal terkait kelayakan angkutan umum, termasuk kondisi kendaraan, surat-surat berkendara, dan kelayakan fisik sopir.
"Terkait modernisasi, angkot di Cianjur memang sudah tertinggal. Namun, perubahan harus dilakukan secara bertahap. Kami ingin menjadikan angkot sebagai moda transportasi yang nyaman dan terjangkau," ujar Taufik.
Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur, Tedi Artiawan, mengatakan, audiensi tersebut telah menghasilkan beberapa langkah awal, termasuk sosialisasi dan edukasi kepada pengurus jalur dan pengemudi terkait pentingnya administrasi dan kelayakan kendaraan.
"Nanti akan dilakukan kajian menyeluruh tentang moda transportasi di Cianjur, apakah perlu meniru konsep angkutan umum seperti di Jakarta atau Depok, dengan tetap mempertimbangkan kearifan lokal," katanya.
Sementara itu, Bupati Cianjur, Herman Suherman menghimbau para sopir angkutan kota untuk mematuhi aturan lalu lintas demi menciptakan keamanan dan kenyamanan di jalan. Ia berharap kedisiplinan dapat mengurangi permasalahan seperti kemacetan, terminal bayangan, dan berebut jalur.
"Semoga melalui diskusi ini, keamanan dan kenyamanan angkutan umum di Cianjur dapat meningkat serta ditemukan solusi untuk permasalahan di lapangan," harap Bupati. (tim-dens).











