- Menunggu Rumah Aman: Warga Waringinsari Bertahan di Antara Reruntuhan dan Janji Relokasi
- BAZNAS Cianjur Apresiasi Penyaluran Beasiswa Rp22 Miliar untuk Mahasiswa Palestina
- Disdikpora Cianjur Percepat Perbaikan 2.334 Ruang Kelas SD dalam 2 Tahun
- BAZNAS Cianjur Gerak Cepat: Ambulans dan Perawatan untuk Ibu Kurnia Terkena Kanker Serviks
- Nelayan Pantai Jayanti Kembali Melaut, Satpolairud Ingatkan Utamakan Keselamatan
- Gandeng KPK, Pemprov Jabar Bentengi Pejabat dan Keluarga dari Praktik Korupsi
- Presiden Prabowo Instruksikan BMKG Perkuat Kesiapan Hadapi Kemarau dan El Nino
- BAZNAS Cianjur Gerak Cepat: Ambulans dan Perawatan untuk Ibu Kurnia Terkena Kanker Serviks
- Nelayan Pantai Jayanti Kembali Melaut, Satpolairud Ingatkan Utamakan Keselamatan
- Gandeng KPK, Pemprov Jabar Bentengi Pejabat dan Keluarga dari Praktik Korupsi
Jago Race Competition 2026: Olahraga Anak Cianjur untuk Semua, Bukan Hanya Elite

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian dan Forkopimda diantaranya Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cianjur Ganjar Ramadhan, saat gelar Jago Race Competition, di Terminal Pasir Hayam, Sabtu 17 Januari 2026.
Pinusnews.id - Tepat pada Sabtu, 17 Januari 2026, di Terminal Pasir Hayam Cianjur digelar pembukaan Jago Race Competition 2026 yang meriah. Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Cianjur, Najmah Nur Islami, serta Forkopimda, diantaranya Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Ganjar Ramadhan, secara resmi membuka acara ini. Kegiatan olahraga anak yang penuh semangat ini langsung menyedot perhatian ratusan peserta dan penonton, menciptakan suasana gembira di tengah hiruk-pikuk akhir pekan.
Jago Race Competition bukan sekadar lomba balap, melainkan ajang positif untuk mengasah ketangkasan anak-anak. Peserta dari berbagai komunitas dan sekolah di Cianjur turut meramaikan, membuktikan bahwa olahraga ini terbuka lebar untuk semua kalangan. Bukan hanya anak-anak dari keluarga elite, tapi juga dari latar belakang biasa, yang bisa merasakan kegembiraan kompetisi sambil membangun semangat juang dalam lingkungan menyenangkan.
Bupati Mohammad Wahyu Ferdian menekankan pentingnya kegiatan semacam ini dalam menumbuhkan gaya hidup aktif sejak dini.
Baca Lainnya :
- Cianjur Dapat Penghargaan Harmony Award 2020 dari Kementrian Agama RI.
- Pelaku UMKM PT. Bukit Naga Mas, Santuni Puluhan Anak Yatim di Cianjur
- Oknum Berinisial S, Pegawai Satpol PP Cianjur Diduga Lakukan Penipuan
- Personil Kodim 0608/Cianjur, Dukung Pelaksanaan Vaksin Covid-19
- Video Conference Koordinasi Daerah Soal Pembelajaran Tatap Muka
"Di era digital di mana gawai dan teknologi mendominasi hari anak-anak, acara seperti ini menjadi penawar jitu. Anak-anak didorong untuk bergerak bebas, bermain di ruang terbuka, dan berinteraksi secara nyata, jauh dari layar sentuh yang sering membatasi gerak mereka," tutur Bupati Cianjur.
Lebih dari sekadar fisik, Jago Race Competition memperkuat ikatan sosial. Sinergi antara keluarga, komunitas, dan pemerintah daerah tercipta melalui event ini, menciptakan ruang aman dan ramah anak.
"Di Cianjur, ini berarti olahraga tidak lagi jadi milik kalangan atas; setiap anak, tak peduli asal-usulnya, punya kesempatan sama untuk berpartisipasi dan berkembang," imbuhnya.
Bupati berharap event ini terus dikembangkan secara berkelanjutan, tertib, dan inklusif. Visi ini menjadikan Jago Race sebagai model bagi kegiatan olahraga anak lainnya di daerah.
"Dengan demikian, generasi muda Cianjur tak hanya tumbuh sehat jasmani, tapi juga kuat mental dan berakhlak mulia, siap mengharumkan nama kabupaten di masa depan," tegas Bupati Wahyu.
Inklusivitas menjadi kunci sukses acara ini, membuka pintu dunia olahraga untuk anak-anak dari semua lapisan masyarakat. Di Cianjur, yang sering identik dengan tantangan ekonomi, inisiatif seperti ini menghapus stigma bahwa olahraga prestisius hanya untuk elite. Setiap anak kini bisa bermimpi jadi juara, didukung fasilitas publik seperti Terminal Pasir Hayam.
Pembukaan Jago Race Competition 2026 bukan akhir, melainkan awal dari gerakan hidup sehat massal. Dengan dukungan penuh pemerintah dan masyarakat, Cianjur berpotensi melahirkan talenta olahraga yang beragam. Event ini mengingatkan kita bahwa olahraga anak adalah hak semua, sarana membangun generasi unggul yang bangga akan kampung halamannya. (dens).











