- Aplikasi Nyari Gawe Semakin Diandalkan, Total Pelamar Kerja Capai Setengah Juta Orang
- Presiden Prabowo Sampaikan Pengarahan pada Ketua DPRD Seluruh Indonesia
- Dinas TPHP Cianjur Hadirkan Sekolah Lapang Alsintan dan Traktor untuk Produktivitas Para Petani
- BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabar Alami Musim Kemarau Lebih Kering
- Disiplin Sekolah Cianjur: Visi Tegas Ipan Sopandi dalam Larangan Motor dan HP Siswa
- Sinergi Kampus dan Desa: KKN UIN Bandung Wujudkan Pembangunan Partisipatif di Cianjur
- Metty Triantika: Gentengisasi Peluang Emas Ekonomi Lokal di Tengah Peningkatan Kualitas Hidup
- Bulog Cianjur Capai 78% Target Penyerapan Gabah: Komitmen Kuat untuk Kesejahteraan Petani
- Gubernur bersama Menteri PKP Resmikan Program Bedah Rumah, Total 40.000 Unit di Jabar
- Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango: Ancaman Lingkungan vs Ketahanan Energi Nasional
Jabar Raih Predikat Provinsi Terinovatif dalam IGA 2024 Sapawarga, Unggulan Transformasi Digital

Keterangan Gambar : Foto Istimewa.
Pinusnews.id - Pemda Provinsi Jawa Barat meraih predikat sebagai Provinsi Terinovatif dalam Innovative Government Award (IGA) Tahun 2024 di Hotel Mercure Darmo Surabaya, Kamis (5/12/2024). Acara yang digelar Kementerian Dalam Negeri itu merupakan puncak rangkaian pengukuran Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2024.
Dalam IGA Tahun 2024, Pemda Provinsi Jabar mengirimkan 184 inovasi. Inovasi itu terdiri dari 101 inovasi pelayanan publik, 36 inovasi tata kelola pemerintahan daerah, dan 47 inovasi daerah lainnya sesuai dengan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jabar Ika Mardiah menuturkan, jumlah inovasi Pemda Provinsi Jabar menjadi salah satu yang terbanyak dalam IGA Tahun 2024 dibanding daerah lain. Hal ini memperlihatkan komitmen Pemda Provinsi Jabar untuk terus berinovasi dalam menjalankan roda pemerintahan maupun menghadirkan pelayanan prima kepada masyarakat.
Baca Lainnya :
- Tiga Pemotor Dikejar, Ditendang, Terjadilah Tabrakan
- Perketat Prokes, Polres Cianjur Tak Kendor Razia Masker
- Hidup 10 Tahun Berdempetan dengan Kandang Domba, Relawan Garda Manjur Kirim Bahan untuk Bangun Rumah
- Polsek Agrabinta Dorong Warga Prokes 3M
- Sehat Mahal Harganya, Penyebaran Covid-19 Bisa Dicegah Penerapan Disiplin 3M
“Ini buah dari kerja keras semua perangkat daerah di Lingkungan Pemda Provinsi Jabar yang sama-sama memiliki komitmen kuat dalam menghadirkan inovasi-inovasi sekaligus memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat,” kata Ika di Kota Bandung, Kamis (5/12/2024) malam WIB.
Salah satu inovasi unggulan Pemda Provinsi Jabar dalam bidang transformasi digital di IGA 2024 yakni Sapawarga. Menurut Ika, Sapawarga menjadi platform layanan publik terintegrasi untuk memudahkan masyarakat Jabar dalam mendapatkan informasi terkini, mengakses ragam layanan publik, dan secara aktif menyampaikan aspirasi.
“Dengan Sapawarga, berbagai layanan publik dapat dengan mudah diakses masyarakat dalam satu aplikasi. Mulai dari urusan perpajakan, layanan kesehatan, informasi lowongan kerja, sampai urusan kependudukan,” ucap Ika.
Selain itu, Ika menambahkan bahwa layanan publik dalam Sapawarga terus diperbaharui. Hal itu disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Salah satu contohnya yakni kanal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Fitur tersebut bertujuan untuk meningkatkan value dalam kemudahan, keterbukaan, akuntabilitas, simplifikasi, akurasi, dan akses layanan aduan, pada PPDB 2024.
Teraktual, Sapawarga membuka kanal Aduan Pilkada. Melalui kanal tersebut, masyarakat dapat menyampaikan segala temuan, dugaan pelanggaran, atau masalah dalam proses Pilkada Serentak di Jabar ke Sapawarga. Kehadiran kanal tersebut memudahkan masyarakat menyampaikan aduannya.
“Dengan Sapawarga, masyarakat tidak perlu lagi membuka banyak aplikasi untuk mendapatkan pelayanan publik maupun menyampaikan aspirasi serta aduan. Karena Sapawarga sudah dan akan terus mengintegrasikan layanan-layanan yang dibutuhkan masyarakat,” ucap Ika.
“Sapawarga juga sudah diakui, baik di tingkat nasional maupun internasional, sebagai salah satu inovasi yang mampu memperkuat layanan publik,” imbuhnya. (tim-dens).











