- Efisiensi Energi Pemkab Cianjur: Rp388 Juta Dihemat di Bawah Kepemimpinan Hendra
- Memperkuat Fondasi Hukum Cianjur: Pelantikan BLCI sebagai Momentum Edukasi Masyarakat
- KDM: Penataan Halaman Gedung Sate agar Aktivitas Masyarakat Lebih Lancar
- Aplikasi Nyari Gawe Semakin Diandalkan, Total Pelamar Kerja Capai Setengah Juta Orang
- Presiden Prabowo Sampaikan Pengarahan pada Ketua DPRD Seluruh Indonesia
- Dinas TPHP Cianjur Hadirkan Sekolah Lapang Alsintan dan Traktor untuk Produktivitas Para Petani
- BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabar Alami Musim Kemarau Lebih Kering
- Disiplin Sekolah Cianjur: Visi Tegas Ipan Sopandi dalam Larangan Motor dan HP Siswa
- Sinergi Kampus dan Desa: KKN UIN Bandung Wujudkan Pembangunan Partisipatif di Cianjur
- Metty Triantika: Gentengisasi Peluang Emas Ekonomi Lokal di Tengah Peningkatan Kualitas Hidup
Inna Lillahi Wainna Ilaihi Rojiun, Mama Ajengan Elim Ulama Kharismatik Cianjur Meninggal Dunia

Keterangan Gambar : Alm. KH.R Abdul Halim bin KH. R Abdul Mufakhir atau yang akrab disapa Mama Ajengan Elim merupakan tokoh agama terkemuka di Kabupaten Cianjur.
Pinusnews.id - Tokoh agama sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren di Cianjur, KH.R Abdul Halim bin K.H R.Abdul Mufakhir atau yang akrab disapa Mama Ajengan Elim telah meninggal dunia pada Minggu, 9 Februari 2025 pada pukul 22.45 WIB.
Sementara itu, Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan, dia secara pribadi mengaku kehilangan setelah kepergian sosok ulama kharismatik Cianjur itu.
“Padahal pada Sabtu pekan lalu, almarhum Ajengan Elim masih segar dan masih memberikan nasihat-nasihatnya dalam kegiatan pengajian Ihya Ullumuddin, yang rutin digelar di Pendopo Pemda Cianjur,” ungkap Herman, pada Senin, 10 Februari 2025.
Baca Lainnya :
- Atas Nama KPU Cianjur, PPS Desa Tanjungsari Lantik Anggota KPPS
- Ada Apa? LSM Gagak Unras Kemenag Cianjur
- Aktivis Migran Jabar Sambangi Rumah Pekerja Migran yang Dibuang Majikan dan Mengalami Lumpuh
- Ada Perusahaan Beroperasi, Tapi Tak Terdaftar di DLH
- Begini Nasib Pedagang Keliling Cemilan di Masa Pandemi Covid-19
Lalu, dari informasi yang dia dapat dari keluarga, pada Minggu sore lalu, Alm. Ajengan Elim masih terlihat mengaji.
“Pada malam harinya beliau merasa sesak nafas, dan sekitar pukul 22.00 WIB dibawa ke rumah sakit, hingga almarhum meninggal dunia di IGD,” tutur Herman.
Herman mengakui, selama ini dirinya kerap mendapatkan arahan-arahan dari sosok yang ternyata merupakan penasehat Bupati Cianjur.
“Beliau adalah salah satu penasihat Bupati Cianjur selama beberapa tahun ke belakang. Saya dan jajaran ASN di Cianjur kerap mendapatkan petuah-petuah dari sosok ulama kharismatik itu. Saya dan Wakil Bupati Cianjur, pak TB Mulyana merasa kehilangan ulama kharismatik asal Cianjur ini,” jelasnya.
Herman juga berharap, setelah kehilangan alm Ajengan Elim, akan muncul lagi ulama kharismatik lainnya sebagai regenerasi.
“Kita harap akan ada lagi ulama kharismatik lain yang muncul di Cianjur. Sosok yang bisa memimpin dan memberikan petuah pada masyarakat Cianjur,” jelasnya.
Pada kesempatan ini, Bupati membagikan cerita dan mengenang masa-masa dimana beliau selalu diberikan nasihat oleh Alm. Ajengan Elim, yang selalu memberikan pencerahan dan manfaat baik sebagai pribadi maupun sebagai pemimpin (Bupati).
Disamping itu, selain ikut Sholat Jenazah, Bupati, Wakil Bupati, FORKOPIMDA, para perangkat daerah bersama para santri dan masyarakat Kabupaten Cianjur, juga ikut mengantarkan Jenazah Alm. Ajengan Elim sampai ke lokasi pemakaman.
"Almarhum insya Allah Husnul khotimah dan beliau juga orang baik, yang selama ini banyak memberikan petuah dan nasihat agama dalam berbagai kesempatan, khususnya di pengajian kemisan dan pengajian Ihya Ulumuddin di Pendopo Cianjur," ungkap Bupati Cianjur. (dens).











