- Zakat Bersama: Membangun Cianjur Kuat dari Soliditas Umat Bersama BAZNAS
- Satgas Yonif 300/Brajawijaya Amankan Senjata Logistik Kelompok Bersenjata di Nduga
- Revitalisasi Pendidikan Dasar Cianjur: Tinjauan Bupati di Tengah Tes Akademik Nasional
- Dedikasi Polisi Pelosok: Bripka Bayu, Guru Sukarela di Tengah Tugas Keamanan
- Efisiensi Energi Pemkab Cianjur: Rp388 Juta Dihemat di Bawah Kepemimpinan Hendra
- Memperkuat Fondasi Hukum Cianjur: Pelantikan BLCI sebagai Momentum Edukasi Masyarakat
- KDM: Penataan Halaman Gedung Sate agar Aktivitas Masyarakat Lebih Lancar
- Aplikasi Nyari Gawe Semakin Diandalkan, Total Pelamar Kerja Capai Setengah Juta Orang
- Presiden Prabowo Sampaikan Pengarahan pada Ketua DPRD Seluruh Indonesia
- Dinas TPHP Cianjur Hadirkan Sekolah Lapang Alsintan dan Traktor untuk Produktivitas Para Petani
Ini Kata Tiga Pejabat Tentang Helaran Budaya Cianjur 2025 yang Memancar Kekayaan Lokal

Keterangan Gambar : Kepala BKPSDM Cianjur, Akos Koswara, Kepala Dinas PUTR Cianjur Eri Rihandiar, dan Plt. Kepala DPMPTSP Cianjur Suferi Faizal.
Pinusnews.id - Helaran Budaya di Kabupaten Cianjur pada Sabtu, 20 Desember 2025, menjadi panggung gemilang yang memadukan semangat Era Baru dengan kekayaan seni dan tradisi lokal. Acara ini digelar untuk lebih meningkatkan kecintaan terhadap kewujudan Cianjur (HJC) dengan menampilkan pawai meriah yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Helaran Budaya merupakan tradisi arak-arakan yang menonjolkan identitas daerah melalui parade berkeliling rute utama Cianjur, diiringi musik tradisional, drumband, serta atraksi tarian dan kostum adat dari berbagai komunitas.
Peserta helaran ini sangat beragam, mencakup OPD pemerintah daerah, BUMN, sekolah, sanggar seni, hingga komunitas budaya. Mereka mempersembahkan penampilan memukau, mulai dari tarian khas Sunda, hingga kostum adat di Indonesia dan Sunda yang sarat simbolisme. Pawai ini tidak hanya menghibur, tapi juga melestarikan kearifan lokal sambil mempromosikan kebanggaan komunitas terhadap warisan budaya Nusantara.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Cianjur, Akos Koswara, menyambut helaran ini dengan antusias.
Baca Lainnya :
- Awas Hati-Hati, Ada Oknum Satpol PP Cianjur Lakukan Penipuan
- Kontes Burung Bergengsi di Pendopo Tumaritis Cianjur
- Dishub Cianjur Pasang CCTV di 8 Titik, 24 Jam Pantau Lalu-Lintas
- Geger, di Sebuah Kosan seorang Pria Meninggal, yang Wanita Kritis
- Meski Dananya Minim, Berani Rombak Kantor, Hasilnya..Wow Keren!
"Helaran Budaya hari ini adalah momentum luar biasa untuk memperkuat solidaritas ASN dan masyarakat Cianjur. Melalui parade ini, kami tidak hanya merayakan, tapi juga membangun SDM unggul yang berakar pada budaya lokal," ujar Akos Koswara usai pawai helaran budaya tersebut, dengan mengenakan salah satu kostum adat nusantara yang gagah.
Sementara, Eri Rihandiar, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Cianjur, menekankan peran infrastruktur dalam kesuksesan acara helaran budaya itu.
"Puas sekali melihat helaran ini berjalan lancar dan dukungan infrastruktur jalan yang prima. Ini simbol komitmen kami membangun Cianjur maju, di mana budaya dan pembangunan berjalan seiring," katanya setelah mengikuti pawai helaran budaya dengan penuh senyum kegembiraan.
Pada bagian lain, Suferi Faizal, Plt. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cianjur, melihat helaran sebagai ajang promosi investasi.
"Helaran Budaya ini jadi magnet bagi investor, menampilkan potensi Cianjur yang kaya akan seni dan sumber daya manusia. DPMPTSP siap fasilitasi setiap peluang bisnis yang muncul dari event seperti ini," ungkap Suferi Faizal di stadion lapang Prawatasari, yang tampak begitu bersemangat dalam suasana acara tersebut.
Keberagaman penampilan dalam helaran menjadi ciri khas utama, dengan peserta dari berbagai wilayah menampilkan berbagai macam keahlian seni. Simbolisme kuat terpancar melalui ornamen dikemas apik yang melambangkan perjuangan, serta Kuda Kosong juga Kereta Kencana Cianjur sebagai representasi kemandirian sejarah budaya. Acara ini berhasil membangun harmoni antar sesama warga masyarakat Cianjur yang semakin maju berkembang.
Akos Koswara kembali menambahkan, sebagai BKSDM, kami bangga melihat pegawai negeri tampil kompak.
"Helaran ini mengajarkan disiplin dan kreativitas, nilai-nilai yang kami tanamkan dalam pengembangan SDM Cianjur," paparnya. Tanggapannya ini mencerminkan bagaimana birokrasi lokal terlibat aktif dalam pelestarian budaya.
Dari sisi lainnya Eri Rihandiar menyebutkan, helaran juga menyoroti tantangan tata ruang di Cianjur.
"Kami pastikan rute pawai aman dan estetis, dengan penataan trotoar yang mendukung event budaya berkelanjutan. Ini bagian dari visi Cianjur kota dalam budaya kekinian," tegasnya, yang menunjukkan sinergi antara pembangunan fisik dan non-fisik.
Suferi Faizal menutup pandangannya dengan optimisme ekonomi yang semakin meningkat jumlahnya di Cianjur.
"Event seperti helaran ini bisa jadi agenda tahunan, menarik wisatawan dan investor. DPMPTSP akan percepat perizinan untuk pengembangan sektor kreatif berbasis budaya," katanya, memperkuat narasi pertumbuhan daerah Cianjur.
Secara keseluruhan, helaran budaya ini sukses mempromosikan identitas Cianjur sebagai kabupaten yang kaya tradisi di tengah era baru dan modern. Partisipasi tiga pejabat daerah Cianjur ini menegaskan komitmen pemerintah dalam melestarikan warisan budayanya.
Akhirnya, helaran ini meninggalkan pesan simbolis: budaya adalah pondasi kebanggaan komunitas yang tak tergantikan. Sebagiannya, dengan dukungan Akos Koswara, Eri Rihandiar, dan Suferi Faizal, Cianjur semakin mantap melangkah sebagai daerah berbudaya unggul. (dens).











