Indonesia dan Sampah Plastik
Oleh: Octaviani Adhe Putri (Magang)

23 Sep 2022, 09:32:19 WIB Pendidikan
Indonesia dan Sampah Plastik

Keterangan Gambar : Ilustrasi Sampah Plastik (Sumber: pixabay)


pinusnews.id Cianjur -Plastik merupakan salah satu objek yang sering dipakai, di Indonesia sendiri kebutuhan data dari Making Oceans Plastic Free (2017) menyatakan rata-rata ada 182,7 miliar kantong plastik digunakan di Indonesia setiap tahunnya. Dari jumlah tersebut, bobot total sampah kantong plastik di Indonesia mencapai 1.278.900 ton per tahunnya.

Sampah plastik selalu menjadi masalah utama, selain sulit terurai, proses pengolahannya menimbulkan toksit dan bersifat karsinogenik, butuh waktu sampai ratusan tahun bila terurai secara alami. Dan di Indonsia sendiri  penghasil sampah plastik laut terbesar kedua di dunia. Di kutip dari indonesiabaik.id Penelitian dari UC Davis dan Universitas Hasanuddin yang dilakukan di pasar Paotere Makassar menunjukkan 23% sampel ikan yang diambil memiliki kandungan plastik di perutnya.

Lantas apa yang harus dilakukan?

Baca Lainnya :

Cara paling umum yang dapat dilakukan masyarakat umum adalah daur ulang. Daur ulang sampah plastik adalah metode mengumpulkan sampah plastik kemudian mengubahnya kembali menjadi produk plastik baru dan berguna. Ide daur ulang ini didukung dengan fakta bahwa di tahun 2015 saja, dunia telah memproduksi 7,8 miliar ton plastik

Indonesia saat ini banyak organisasi yang mengajak untuk lebih peduli terhdap sampah plastic, ADUI (Asosiasi Daur Ulang Indonesia) Diawal 2021, dikutip dari www.adup.org ADUPI dan LeMinerale menginisiasi sebuah program yang dinamakan “Gerakan Ekonomi Sirkular Nasional”, disingkat GESN sebagai salah satu solusi dalam upaya agar botol plastik bekas pakai tidak berakhir ke lingkungan kita, mencemari sungai dan laut.

Pada tahun pertama, program ini telah di terapkan di sejumlah wilayah Jabodetabek, Banten, Jawa Barat. Mendapat sambutan yang sangat baik dari Mitra GESN yang terdiri dari para pelaku daur ulang plastik seperti pengepul, bank sampah induk dan pabrik daur ulang, maka pada tahun 2022 ini program GESN memperluas cakupan wilayahnya sampai ke Jawa Timur, Bali dan Lombok.

Tujuan utama program GESN adalah untuk meningkatkan jumlah serapan botol plastik di Indonesia, dengan dipilah dan dikumpulkan menjadi bahan baku untuk didaur ulang oleh industri yang tergabung di ADUPI. Proses dari awal penggumpulan sampai diolah menjadi produk baru merupakan suatu sistem rantai ekonomi yang melibatkan berbagai pihak dari hulu ke hilir, mulai dari peran aktif masyarakat sampai kepada industri daur ulangnya.

 

Penulis: Octaviani Adhe Putri (Magang)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment