Breaking News
- DPRD Cianjur Pimpin Refleksi dan Akselerasi Pembangunan pada Hari Jadi ke-349
- Bupati Cianjur Sambut Korban TPPO, Ingatkan Warga Urus TKI Secara Legal
- Cianjur Masih di Bawah: Tantangan IPM dan Upaya Perbaikan Bersama
- Peringati Milangkala Ke-349 Kabupaten Cianjur, KDM akan Tingkatkan Kualitas Pendidikan
- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
Hari Keenam Operasi SAR di KBB, Sebanyak 41 Korban Meninggal Teridentifikasi

Keterangan Gambar : Foto Istimewa.
Pinusnews.id - Sebanyak 41 jenazah korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) telah teridentifikasi hingga Kamis (29/1/2026). Masih ada 25 korban yang belum ditemukan akibat longsor di lokasi tersebut.
Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian mengatakan, pada hari keenam pencarian korban longsor, Kamis (29/1/2026) pukul 16.30 WIB, ditemukan korban meninggal dunia sebanyak dua kantong jenazah. Dua kantong jenazah itu telah diserahkan ke tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jabar untuk diidentifikasi sehingga akan semakin banyak korban yang teridentifikasi.
Operasi SAR, lanjut Ade, dilakukan secara terukur dengan menyesuaikan kondisi cuaca dan stabilitas lereng. Apabila terjadi peningkatan curah hujan, maka operasi SAR dihentikan sementara demi keselamatan personil tim SAR gabungan.
Dikatakan Ade, cuaca di lokasi longsor tidak menentu pada Kamis (29/1/2026). Terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, jarak pandang terbatas dan peningkatan kejenuhan tanah yang berdampak pada tingginya potensi longsor.
"Kami mohon doa agar seluruh tim SAR diberi perlindungan dalam menjalani tugas kemanusiaan ini," ujar Ade di Desa Pasirlangu, Kamis (29/1/2026).
Untuk mendukung proses pencarian korban, tim SAR gabungan mendapat tambahan personil 14 orang dari Basarnas Lampung. Sejumlah relawan pun terus berdatangan untuk membantu pencarian korban.
Tim SAR gabungan juga terbantu oleh ketersediaan 17 alat berat di lokasi longsor.
Proses pencarian korban longsor akan memasuki hari ketujuh pada Jumat (30/1/2026). Dikatakan Ade, pihaknya bakal mengevaluasi proses pencarian korban yang telah dilakukan selama tujuh hari untuk menentukan langkah ke depan.
Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan menuturkan, pada hari keenam operasi SAR, terjadi perubahan fisik pada jenazah korban longsor yang ditemukan. Meski demikian, identifikasi jenazah masih bisa dilakukan melalui sidik jari maupun ciri-ciri khusus. (tim dens).
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments











