Gerakan Pangan Murah Cianjur: Bukti Nyata Dinas Pangan Hadir di Tengah Masyarakat

02 Okt 2026, 12:46:34 WIB PERISTIWA
Gerakan Pangan Murah Cianjur: Bukti Nyata Dinas Pangan Hadir di Tengah Masyarakat

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Pangan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Firman Edi, saat melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah, di Halaman Pendopo Cianjur, Kamis, 1 Oktober 2026.


Pinusnews.id - Di tengah tantangan ekonomi global yang berdampak pada harga kebutuhan pokok, Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Dinas Pangan mengambil langkah konkret dengan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Halaman Pendopo Cianjur, Kamis, 1 Oktober 2026.

Kegiatan ini bukan sekadar program seremonial, melainkan respons cepat terhadap kebutuhan riil masyarakat akan akses pangan berkualitas dengan harga yang tetap terjangkau. Antusiasme warga yang memadati lokasi acara menjadi bukti bahwa intervensi pemerintah daerah benar-benar menyentuh akar permasalahan.

Kepala Dinas Pangan Kabupaten Cianjur, Firman Edi, menegaskan bahwa GPM ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila, sekaligus menjadi strategi jangka panjang untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sepanjang tahun 2026.  

Baca Lainnya :

"Di acara GPM ini berbagai kebutuhan pangan tersedia dengan harga terjangkau, mulai dari beras, minyak goreng, telur ayam, gula putih, tepung terigu, aneka ragam sayuran, dan aneka jajanan UMKM," tutur Firman Edi di lokasi pelaksanaan.  

Pernyataan ini menunjukkan bahwa Dinas Pangan tidak hanya fokus pada komoditas pokok, tetapi juga memberi ruang bagi pelaku usaha mikro untuk turut berpartisipasi dalam ekosistem pangan daerah.

Kinerja Dinas Pangan Cianjur dalam program ini patut diapresiasi. Sepanjang Januari hingga Juli 2026 saja, dinas telah menyalurkan 34 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui 17 kali pelaksanaan GPM di berbagai titik.  

Setiap gelaran GPM menyediakan sekitar 4 ton komoditas tambahan seperti gula pasir, minyak goreng, telur, cabai, bawang, hingga sayuran, dengan harga yang mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) atau Harga Acuan Pemerintah (HAP). Koordinasi dengan Satgas Pangan yang melibatkan Bulog, TNI/Polri, dan instansi terkait memastikan distribusi berjalan tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

Lebih dari itu, Dinas Pangan Cianjur juga mengoptimalkan keberadaan lumbung pangan sebagai antisipasi ketersediaan pangan, khususnya beras, di tengah kondisi kemarau yang berkepanjangan.

Dinas Pangan Cianjur tidak hanya menjadi regulator, tetapi benar-benar hadir sebagai garda terdepan dalam menjamin ketahanan pangan masyarakat, sekaligus membuktikan bahwa stabilitas harga bukanlah janji kosong, melainkan aksi nyata yang dapat dirasakan langsung oleh warga. (dens).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Cuaca Cianjur

Memuat data...


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.