- BAZNAS Cianjur Gerak Cepat: Ambulans dan Perawatan untuk Ibu Kurnia Terkena Kanker Serviks
- Nelayan Pantai Jayanti Kembali Melaut, Satpolairud Ingatkan Utamakan Keselamatan
- Gandeng KPK, Pemprov Jabar Bentengi Pejabat dan Keluarga dari Praktik Korupsi
- Presiden Prabowo Instruksikan BMKG Perkuat Kesiapan Hadapi Kemarau dan El Nino
- BAZNAS Cianjur Gerak Cepat: Ambulans dan Perawatan untuk Ibu Kurnia Terkena Kanker Serviks
- Nelayan Pantai Jayanti Kembali Melaut, Satpolairud Ingatkan Utamakan Keselamatan
- Gandeng KPK, Pemprov Jabar Bentengi Pejabat dan Keluarga dari Praktik Korupsi
- Presiden Prabowo Instruksikan BMKG Perkuat Kesiapan Hadapi Kemarau dan El Nino
- ASN Predator di Cianjur: BKPSDM Siap Pecat dan Potong Gaji, Tak Ada Ampun
- TNI Pacu Pengerjaan Jalan dan Rutilahu di Mekarmukti, Warga Antusias
Eri Rihandiar Tangani Peran Sentral Infrastruktur: Tiga Jalan Baru dan Trotoar Cianjur yang Asri

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Eri Rihandiar.
Pinusnews.id - Pemerintah Kabupaten Cianjur meraih prestasi gemilang dengan tambahan tiga ruas jalan baru di wilayah perkotaan, berkat pelimpahan status dari jalan nasional menjadi kabupaten. Kepala Dinas PUTR Kabupaten Cianjur, Eri Rihandiar, memainkan peran sentral dalam proses ini, menjadikannya tonggak kemajuan kota yang berkelanjutan.
Tiga ruas jalan tersebut adalah Jalan Arief Rahman Hakim, Jalan Prof Moch Yamin, dan Jalan Perintis Kemerdekaan, yang semula berstatus nasional.
"Tiga jalan itu awalnya jalan nasional, tetapi kini dilimpahkan ke kabupaten. Jadi statusnya resmi menjadi jalan kabupaten," ujar Eri Rihandiar Jumat, 16 Januari 2026. Penjelasan Eri itu menggambarkan ketepatan strateginya dalam menavigasi perubahan administratif.
Baca Lainnya :
- Pelaku UMKM PT. Bukit Naga Mas, Santuni Puluhan Anak Yatim di Cianjur
- Oknum Berinisial S, Pegawai Satpol PP Cianjur Diduga Lakukan Penipuan
- Personil Kodim 0608/Cianjur, Dukung Pelaksanaan Vaksin Covid-19
- Video Conference Koordinasi Daerah Soal Pembelajaran Tatap Muka
- Anggota Dewan Cianjur : Usut Tuntas Oknum Pemungut Dana Covid-19 di Desa Sukasari, Kadupandak
Pelimpahan ini didorong oleh pembangunan Jalur Lingkar sebagai jalan nasional baru, yang mengalihkan fungsi lalu lintas utama dan menyerahkan pengelolaan jalan kota ke daerah. Eri Rihandiar dengan cerdas memanfaatkan momentum ini untuk memperkaya aset kabupaten.
"Jalur Lingkar kini menjadi jalan nasional, sehingga tiga jalan di perkotaan ini menjadi aset baru milik kabupaten," tuturnya. Kepemimpinannya memastikan transisi mulus dan bermanfaat.
Peralihan status jalan membawa kemudahan besar bagi Pemkab Cianjur, menghindari birokrasi pusat yang memakan waktu. Eri Rihandiar menekankan manfaat ini sebagai kunci akselerasi pembangunan.
"Sebelumnya, penataan atau perbaikan jalan harus seizin pemerintah pusat dengan prosedur yang panjang. Sekarang jauh lebih mudah untuk ditata dan diperbaiki," jelasnya. Inisiatifnya langsung menghasilkan aksi konkret.
Pasca-pelimpahan, tim Eri Rihandiar mengebut penataan trotoar, dengan Jalan Perintis Kemerdekaan sebagai prioritas pertama. Transformasi ini menunjukkan eksekusi cepat di bawah arahan visionernya.
Sepanjang 200 meter, sisi kanan dan kiri jalan yang dulunya pasir dan kerikil kini menjadi jalur pedestrian cantik, dilengkapi lampu hias Gentur khas Cianjur. Area gelap malam hari berubah menjadi ruang indah dan aman.
Pengerjaan ini menelan Rp 2 miliar, mencakup ornamen lengkap. "Total 200 meter trotoar yang dibangun, lengkap dengan berbagai ornamen penghiasnya," kata dia.
Selain itu, Eri Rihandiar juga menambahkan soal pembangunan infrastruktur jalan kedepannya.
"Rencananya seluruh ruas jalan tersebut akan ditata trotoarnya agar nyaman bagi pejalan kaki, mengingat jalur itu merupakan salah satu urat nadi perekonomian di Cianjur," tegasnya. Visi Eri Rihandiar ini menjanjikan Cianjur yang lebih hidup dan ekonomis. (dens).











