- Aplikasi Nyari Gawe Semakin Diandalkan, Total Pelamar Kerja Capai Setengah Juta Orang
- Presiden Prabowo Sampaikan Pengarahan pada Ketua DPRD Seluruh Indonesia
- Dinas TPHP Cianjur Hadirkan Sekolah Lapang Alsintan dan Traktor untuk Produktivitas Para Petani
- BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabar Alami Musim Kemarau Lebih Kering
- Disiplin Sekolah Cianjur: Visi Tegas Ipan Sopandi dalam Larangan Motor dan HP Siswa
- Sinergi Kampus dan Desa: KKN UIN Bandung Wujudkan Pembangunan Partisipatif di Cianjur
- Metty Triantika: Gentengisasi Peluang Emas Ekonomi Lokal di Tengah Peningkatan Kualitas Hidup
- Bulog Cianjur Capai 78% Target Penyerapan Gabah: Komitmen Kuat untuk Kesejahteraan Petani
- Gubernur bersama Menteri PKP Resmikan Program Bedah Rumah, Total 40.000 Unit di Jabar
- Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango: Ancaman Lingkungan vs Ketahanan Energi Nasional
Ekspor Jabar Bulan Agustus mengalami peningkatan neraca perdagangan surplus.

Keterangan Gambar : Foto Istimewa.
Pinusnews.id - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat neraca perdagangan Jawa Barat Agustus 2024 mengalami surplus dari sisi nilai sebesar USD 2,33 miliar.
Nilai tersebut ditunjang oleh surplus komoditi Nonmigas sebesar USD 2,50 miliar, sedangkan komoditi Migas defisit sebesar USD 163,59 juta.
Dari sisi volume perdagangan luar negeri, pada bulan Agustus 2024 terjadi surplus sebesar 280,66 ribu ton, yang disumbang oleh surplus komoditi Nonmigas sebesar 536,39 ribu ton, sedangkan komoditi Migas defisit sebesar 255,73 ribu ton.
Baca Lainnya :
- Jenazah PMI Tertahan Di Saudi Arabia, LSM FPMI Kirim Surat Ke Presiden Jokowi
- Nelayan Tenggelam di Pantai Cigebang Karawangwangi Cidaun
- Pemotor Luka-Luka, Tabrak Mobil Truk Sedang Parkir di Pacet Cianjur
- Pjs Bupati Cianjur Kunjungi Bazar Jumat Segar
- Heboh, Mayat Perempuan Ditemukan di Sungai Agrabinta Cianjur
Dilihat dari transaksi perdagangan Nonmigas dengan 13 negara mitra dagang utama, pada periode Agustus 2024, Jawa Barat mengalami defisit neraca perdagangan dengan Tiongkok dan Taiwan senilai USD 210,54 juta, turun dibandingkan bulan sebelumnya yang deficit sebesar USD 223,22 juta.
Sedangkan perdagangan Nonmigas dengan negara-negara utama lainnya menunjukkan surplus. Surplus neraca perdagangan terbesar adalah dengan Amerika Serikat yang mencapai USD 584,15 juta.
Kepala BPS Jawa Barat Darwis Sitorus mengatakan surplus neraca akibat ekspor dari Jawa Barat masih lebih tinggi dari impor. Ekspor Agustus 2024 mencapai USD 3,53 miliar, naik 6,12 persen dibandingkan Juli 2024.
“Sementara impor Agustus 2024 mencapai USD 1,20 miliar, turun 1,19 persen dibandingkan Juli 2024,” tuturnya. (teguh).











