- Dalam Rangka HUT RI Ke-81, Polres Cianjur dan Insan Pers Perkuat Sinergi lewat Mancing Bersama
- TMMD Ke-129 di Mekarmukti: Cor Jalan, Bangun Rutilahu, dan Pasang Pipanisasi untuk Hidup Lebih Baik
- Perhutani KPH Cianjur Sambut Mahasiswa UNB: Praktik Lapang Jadi Jembatan Antara Teori dan Realitas
- Cianjur Jadi Tuan Rumah Sekolah Nasional Terintegrasi: Bukti Kinerja Disdikpora yang Proaktif
- Kementerian HAM Ajak Pelajar Jabar Jadi Pelopor Nilai Kemanusiaan
- Presiden Prabowo: Swasembada Pangan Perkuat Ketahanan Bangsa
- Perhutani KPH Cianjur Perkuat Keamanan Hutan lewat Sinergi Lapangan dengan Bhabinkamtibmas
- Cianjur Gandeng BBPVP Bandung Perkuat Pelatihan Vokasi untuk Redam Pengangguran
- Isfhan Taufik Munggaran: Relawan Kebajikan Pancasila Kembalikan Nilai ke Kehidupan
- Menunggu Rumah Aman: Warga Waringinsari Bertahan di Antara Reruntuhan dan Janji Relokasi
Ekspor Jabar Bulan Agustus mengalami peningkatan neraca perdagangan surplus.

Keterangan Gambar : Foto Istimewa.
Pinusnews.id - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat neraca perdagangan Jawa Barat Agustus 2024 mengalami surplus dari sisi nilai sebesar USD 2,33 miliar.
Nilai tersebut ditunjang oleh surplus komoditi Nonmigas sebesar USD 2,50 miliar, sedangkan komoditi Migas defisit sebesar USD 163,59 juta.
Dari sisi volume perdagangan luar negeri, pada bulan Agustus 2024 terjadi surplus sebesar 280,66 ribu ton, yang disumbang oleh surplus komoditi Nonmigas sebesar 536,39 ribu ton, sedangkan komoditi Migas defisit sebesar 255,73 ribu ton.
Baca Lainnya :
- Jenazah PMI Tertahan Di Saudi Arabia, LSM FPMI Kirim Surat Ke Presiden Jokowi
- Nelayan Tenggelam di Pantai Cigebang Karawangwangi Cidaun
- Pemotor Luka-Luka, Tabrak Mobil Truk Sedang Parkir di Pacet Cianjur
- Pjs Bupati Cianjur Kunjungi Bazar Jumat Segar
- Heboh, Mayat Perempuan Ditemukan di Sungai Agrabinta Cianjur
Dilihat dari transaksi perdagangan Nonmigas dengan 13 negara mitra dagang utama, pada periode Agustus 2024, Jawa Barat mengalami defisit neraca perdagangan dengan Tiongkok dan Taiwan senilai USD 210,54 juta, turun dibandingkan bulan sebelumnya yang deficit sebesar USD 223,22 juta.
Sedangkan perdagangan Nonmigas dengan negara-negara utama lainnya menunjukkan surplus. Surplus neraca perdagangan terbesar adalah dengan Amerika Serikat yang mencapai USD 584,15 juta.
Kepala BPS Jawa Barat Darwis Sitorus mengatakan surplus neraca akibat ekspor dari Jawa Barat masih lebih tinggi dari impor. Ekspor Agustus 2024 mencapai USD 3,53 miliar, naik 6,12 persen dibandingkan Juli 2024.
“Sementara impor Agustus 2024 mencapai USD 1,20 miliar, turun 1,19 persen dibandingkan Juli 2024,” tuturnya. (teguh).


.jpg)
.jpg)
.jpg)






