- Di Tengah Kekeringan, Dinsos Cianjur dan TAGANA Hadir Mengalirkan Air Kehidupan
- Mencegah Banjir di Cianjur: Budayakan Hidup Bersih dan Tidak Membuang Sampah Sembarangan
- Musim Hujan Tiba, BPBD Cianjur Imbau Warga Waspada Longsor dan Pergerakan Tanah
- Menata Surat, Mempermudah Kerja: Dinas Pangan Cianjur Genjot Digitalisasi Arsip lewat SRIKANDI
- Revitalisasi SD Negeri Dawuan, Membangun Kenyamanan dan Semangat Belajar
- Merajut Masa Depan Birokrasi: Terobosan Manajemen Talenta ASN Cianjur di Tangan Akos Koswara
- Membawa Kampus Pariwisata Bali ke Cianjur: Peluang Baru bagi Generasi Muda
- Kabag Kesra: Optimis Ketua Baru BAZNAS Cianjur Hadirkan Inovasi dan Pelayanan Semakin Baik
- Camat Mande Gerakkan Hidup Sehat: Dari Kantor ke Masyarakat
- Diskumdagin Cianjur Akselerasi UMKM Naik Kelas: Bantuan Alat Usaha 2026 Jadi Katalis Produktivitas
Di Tengah Kekeringan, Dinsos Cianjur dan TAGANA Hadir Mengalirkan Air Kehidupan

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cianjur, Tedi Artiawan (berkacamata) bersama jajaran.
Pinusnews.id - Di tengah cuaca panas yang berkepanjangan dan sumur-sumur yang mulai mengering, sebagian warga Cianjur masih merasakan dampak kekeringan. Namun, di situasi sulit itu, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cianjur bersama Tim Tanggap Darurat Bencana (TAGANA) terus bergerak mendistribusikan bantuan air bersih ke titik-titik terdampak. Kehadiran mereka menjadi oase di tengah kesulitan, memastikan warga tetap bisa memasak, mandi, dan beraktivitas sehari-hari.
Kepala Dinsos Cianjur, Tedi Artiawan, menyebut upaya ini tidak dilakukan sendirian. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan distribusi air bersih ini juga mendapat dukungan penting dari Dinsos Provinsi Jawa Barat, terutama dalam bentuk armada mobil tangki.
“Terima kasih kami sampaikan kepada Bapak Bupati Cianjur atas perhatian, dukungan, dan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan,” ujar Tedi. Pernyataan ini menegaskan bahwa respons terhadap bencana kekeringan di Cianjur merupakan hasil kolaborasi lintas level pemerintahan.
Baca Lainnya :
- AKB dan PPKM Diperpanjang, Cianjur Jangan Terlena
- PMI Cianjur Kirim Relawan ke Lokasi Bencana MamujuÂ
- Kamis, Digelar Vaksinasi di Cianjur, Siapa yang Pertama Divaksin?
- Polisi Bekuk Oknum Pendamping PKH Maling Dana KPM Ratusan Juta Rupiah
- Mantaap, Cianjur Jadi Tuan Rumah HPN 2021
Lebih dari sekadar menyalurkan air, Tedi menekankan makna kemanusiaan di balik setiap tetes yang dibagikan. “Bagi kami, air bersih bukan sekadar bantuan, tetapi kebutuhan dasar yang harus terus diupayakan agar masyarakat dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik,” ungkapnya.
Ungkapan Tedi Artiawan itu menggambarkan pendekatan Dinsos Cianjur yang tidak hanya reaktif, tetapi juga berorientasi pada pemulihan kualitas hidup warga. Dalam konteks ini, kinerja Dinsos Cianjur terlihat nyata: cepat tanggap, terkoordinasi, dan berpihak pada kebutuhan paling mendasar masyarakat.
Komitmen itu terus dibuktikan di lapangan. Dinsos Cianjur bersama TAGANA Cianjur konsisten “hadir, bergerak, dan melayani” di tengah kondisi darurat. Langkah ini tidak hanya meredam dampak langsung kekeringan, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik bahwa pemerintah daerah benar-benar hadir saat warga paling membutuhkan.
Dalam situasi seperti inilah, kinerja Dinsos Cianjur benar-benar menonjol: bukan hanya sebagai penyalur bantuan, tetapi sebagai garda depan kemanusiaan yang menjaga martabat dan keberlangsungan hidup warga terdampak. (dens).










