- Menata Surat, Mempermudah Kerja: Dinas Pangan Cianjur Genjot Digitalisasi Arsip lewat SRIKANDI
- Revitalisasi SD Negeri Dawuan, Membangun Kenyamanan dan Semangat Belajar
- Merajut Masa Depan Birokrasi: Terobosan Manajemen Talenta ASN Cianjur di Tangan Akos Koswara
- Membawa Kampus Pariwisata Bali ke Cianjur: Peluang Baru bagi Generasi Muda
- Kabag Kesra: Optimis Ketua Baru BAZNAS Cianjur Hadirkan Inovasi dan Pelayanan Semakin Baik
- Camat Mande Gerakkan Hidup Sehat: Dari Kantor ke Masyarakat
- Diskumdagin Cianjur Akselerasi UMKM Naik Kelas: Bantuan Alat Usaha 2026 Jadi Katalis Produktivitas
- Bupati Cianjur Kukuhkan H. Denny Saeful Rohman Jadi Ketua BAZNAS Periode 2026-2031
- AMAM IBNU Al-MUSHTLOPA *PILAR KEADILAN PADA HARTA YANG DITITIPKAN* _Catatan Awal Menjemput Amanat Ba
- Beras 30 Kilogram untuk 389 Ribu Warga: Bulog Sukses Salurkan Bantuan Pangan di Cianjur
Menata Surat, Mempermudah Kerja: Dinas Pangan Cianjur Genjot Digitalisasi Arsip lewat SRIKANDI

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Pangan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Firman Edi.
Pinusnews.id - Di era serbadigital, urusan surat-menyurat di kantor pemerintahan pun dituntut makin cepat dan rapi. Menyikapi hal itu, Dinas Pangan Kabupaten Cianjur menggelar sosialisasi dan bimbingan teknis (bimtek) untuk memperkuat tata naskah dinas sekaligus mendorong penggunaan aplikasi SRIKANDI—singkatan dari Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi.
Jadi, yang tampak ke permukaan bahwa kegiatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah konkret agar administrasi persuratan tidak lagi jadi hambatan, melainkan pendukung kerja yang efisien.
Acara yang berlangsung pada Jumat, 25 September 2026 di Aula Dinas Pangan Cianjur ini menghadirkan narasumber dari Tim Teknis Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Arpusda) Kabupaten Cianjur.
Baca Lainnya :
- AKB dan PPKM Diperpanjang, Cianjur Jangan Terlena
- PMI Cianjur Kirim Relawan ke Lokasi Bencana MamujuÂ
- Kamis, Digelar Vaksinasi di Cianjur, Siapa yang Pertama Divaksin?
- Polisi Bekuk Oknum Pendamping PKH Maling Dana KPM Ratusan Juta Rupiah
- Mantaap, Cianjur Jadi Tuan Rumah HPN 2021
Kehadiran ahli kearsipan daerah tersebut menunjukkan bahwa digitalisasi arsip bukan urusan sepele; ia membutuhkan panduan teknis yang tepat agar sistem berjalan tertib, aman, dan mudah diakses oleh seluruh pegawai.
Kepala Dinas Pangan Cianjur, Firman Edi, menegaskan bahwa peserta bimtek mencakup pejabat struktural, fungsional, hingga staf pelaksana di lingkungan dinasnya.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pegawai dapat memahami tata kelola administrasi persuratan dan penggunaan SRIKANDI secara lebih tertib dan efektif,” ujarnya.
Pernyataan Firman Edi sebagai Kepala Dinas Pangan Cianjur ini menyiratkan bahwa transformasi digital bukan hanya tanggung jawab bagian tertentu, melainkan budaya kerja yang harus diadopsi bersama.
Langkah Dinas Pangan Cianjur ini bisa dibaca sebagai bagian dari gelombang besar reformasi birokrasi dari tumpukan kertas menuju arsip digital yang terkelola rapi. Dengan SRIKANDI, pencarian dokumen tak lagi butuh waktu lama, risiko kehilangan arsip berkurang, dan akuntabilitas pemerintahan meningkat.
Namun dari semua itu yang terpenting adalah ketika administrasi beres, energi pegawai bisa lebih difokuskan pada tugas inti yakni memastikan pangan di Cianjur tersedia, aman, dan terjangkau bagi warga. (dens).










