- Zakat Bersama: Membangun Cianjur Kuat dari Soliditas Umat Bersama BAZNAS
- Satgas Yonif 300/Brajawijaya Amankan Senjata Logistik Kelompok Bersenjata di Nduga
- Revitalisasi Pendidikan Dasar Cianjur: Tinjauan Bupati di Tengah Tes Akademik Nasional
- Dedikasi Polisi Pelosok: Bripka Bayu, Guru Sukarela di Tengah Tugas Keamanan
- Efisiensi Energi Pemkab Cianjur: Rp388 Juta Dihemat di Bawah Kepemimpinan Hendra
- Memperkuat Fondasi Hukum Cianjur: Pelantikan BLCI sebagai Momentum Edukasi Masyarakat
- KDM: Penataan Halaman Gedung Sate agar Aktivitas Masyarakat Lebih Lancar
- Aplikasi Nyari Gawe Semakin Diandalkan, Total Pelamar Kerja Capai Setengah Juta Orang
- Presiden Prabowo Sampaikan Pengarahan pada Ketua DPRD Seluruh Indonesia
- Dinas TPHP Cianjur Hadirkan Sekolah Lapang Alsintan dan Traktor untuk Produktivitas Para Petani
Bupati Resmikan Jalan Beton Sadamaya, Jembatan Kesejahteraan di Tanah Cianjur

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian dalam kegiatan peresmian jalan beton di wilayah Kecamatan Sukaresmi, Cianjur, Minggu, 28 Desember 2025.
Pinusnews.id - Pada Minggu, 28 Desember 2025, sebagian rakyat di Kabupaten Cianjur menyaksikan momen bersejarah di Jalan Raya Sadamaya Cikendi, Desa Sukamahi, Kecamatan Sukaresmi. Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Cianjur, Najmah Nurislami, meresmikan jalan beton sepanjang 767 meter dengan lebar 4,5 meter.
Pembangunan ini bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan investasi jangka panjang untuk menghubungkan empat desa—Sukamahi, Mekarjaya, Cikancana, dan Kubang—di Kecamatan Sukaresmi dan Cikalongkulon. Jalan ini diharapkan menjadi katalisator mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, dan usaha kecil masyarakat.
Jalan beton ini langsung mengatasi tantangan utama di wilayah pedesaan Cianjur, di mana akses buruk sering menghambat kemajuan. Kini, petani dapat mengangkut hasil panen seperti padi dan sayuran lebih cepat ke pasar, sementara pelaku usaha kecil menikmati distribusi barang yang lancar. Lebih dari itu, akses pendidikan bagi anak-anak desa menjadi lebih mudah, dan pelayanan kesehatan pun terjangkau tanpa hambatan lumpur atau genangan air saat musim hujan.
Baca Lainnya :
- Di Cianjur Pembelajaran Tatap Muka Diundur, Jarak Jauh Diutamakan
- Tahun 2020 di Cianjur Kriminalitas Turun, Kasus Narkoba MeningkatĂ‚Â
- Awas Hati-Hati, Ada Oknum Satpol PP Cianjur Lakukan Penipuan
- Kontes Burung Bergengsi di Pendopo Tumaritis Cianjur
- Dishub Cianjur Pasang CCTV di 8 Titik, 24 Jam Pantau Lalu-Lintas
Dalam sambutannya saat peresmian, Bupati Mohammad Wahyu Ferdian menekankan harapannya jalan ini bisa menyokong berbagai kegiatan positif bagi masyarakat luas.
"Dengan selesainya jalan beton yang menghubungkan beberapa desa ini, aktivitas ekonomi, akses pendidikan, serta pelayanan kesehatan masyarakat semakin mudah dan cepat, sehingga kesejahteraan warga dapat terus meningkat," harap Bupati Wahyu.
m
Bupati Cianjur juga menegaskan bahwa dalam setiap gerakan pembangunan harus inklusif, di mana infrastruktur bukan hanya fisik, tapi juga pendorong kesejahteraan holistik. Selain itu, Bupati tidak hanya meresmikan jalan, tapi juga mengajak partisipasi masyarakat. Ia meminta seluruh elemen untuk menjaga jalan ini agar awet.
"Saya minta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga jalan ini, salah satunya dengan menjaga lingkungan tetap bersih dan tidak menebang pohon sembarangan agar struktur tanah tetap kuat dan jalan dapat digunakan dalam jangka panjang," ujarnya tegas.
Pesan ini Bupati Cianjur ini menggarisbawahi pentingnya kesadaran kolektif: infrastruktur pemerintah harus didukung oleh tanggung jawab warga supaya menyadari segala wujud hasil pembangunan harus keberlanjutan, tidak dirasakan hanya sekejap saja. Pada bagian lain Bupati Cianjur menegaskan, Pemerintah Kabupaten Cianjur berkomitmen membangun infrastruktur secara merata guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan kualitas hidup.
Selanjutnya, peresmian ditutup dengan acara ngaliwet bersama bupati dan warga, simbol rasa syukur atas penyelesaian proyek ini. Momen tersebut mempererat ikatan sosial, mengingatkan bahwa pembangunan sejati lahir dari kolaborasi antara pemerintah dan rakyat. (dens).











