- Bupati Cianjur Didampingi Ruhli Apel Kebangsaan di SMAN 1 Sindangbarang
- Presiden Prabowo Terima Laporan Capaian Program Magang Nasional dan Pelatihan Vokasi
- Bupati Cianjur Minta Maaf Atas Gangguan Distribusi Air Bersih Akibat Banjir di Ciranjang
- Pendidikan Vokasi di Jabar Direvitalisasi Agar Sesuai Kebutuhan Industri
- Dr. Euis Latifah, M.Pd. Raih Penghargaan sebagai Dosen Inovatif dalam ToT Perma Pendis 2026
- Rektor IAI Al-Azhary Raih Perma Pendis Award 2026 sebagai Rektor Visioner di Tengah Kegiatan ToT
- BAZNAS Cianjur Apresiasi UPZ IGTKI-PGRI Sukses Tingkatkan ZIS
- Koperasi Merah Putih: Jembatan Kemandirian Ekonomi Cianjur Menuju Kesejahteraan Nyata
- Bupati Wahyu dalam Rembug Warga Cianjur: Langkah Nyata Menuju Kesejahteraan Inklusif
- Cari Solusi Agar Gaji Guru Honorer Dibayar, KDM Segera Temui Menteri PAN-RB
Bey Machmudin Hadiri Launching Gerakan Penanaman Jagung 1 Juta Hektare di Subang

Keterangan Gambar : Foto Istimewa.
Pinusnews.id - Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, bersama Menteri Pertanian Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menghadiri acara peluncuran Gerakan Penanaman Jagung Serentak 1 Juta Hektare, di Desa Karangmukti, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang, Selasa (21/1/2025).
Program ini merupakan bagian dari upaya strategis nasional untuk mendukung swasembada pangan, khususnya jagung, sesuai dengan visi Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto.
Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Republik Indonesia yang turut aktif dalam mendukung percepatan swasembada pangan nasional.
Baca Lainnya :
- Begini Nasib Pedagang Keliling Cemilan di Masa Pandemi Covid-19
- Miris, Jalan Penghubung Beberapa Desa di Naringgul Ibarat Kubangan Kerbau
- Polisi Amankan Empat Pemuda Pemalak Santri
- Pemotor Meninggal Tertimbun Longsor, Jalan Sukanagara-Pagelaran Tertutup
- Karena tak Pakai Masker, Puluhan Warga Cugenang Terjaring Razia
“Bapak Presiden menekankan pentingnya percepatan swasembada, khususnya untuk padi dan jagung, mengingat dunia tengah menghadapi tantangan krisis pangan dan energi. Program ini adalah langkah strategis untuk memastikan kebutuhan pangan nasional dapat terpenuhi,” ujar Andi.
Andi juga menyoroti fakta bahwa 21 persen penduduk Indonesia masih mengalami stunting akibat kekurangan gizi. Oleh karena itu, Presiden menetapkan prioritas utama lima tahun ke depan, yaitu swasembada jagung, penyediaan pangan bergizi, pengembangan biofuel, dan hilirisasi produk pertanian.
“Target 1 juta hektare jagung ini sangat strategis. Jika berhasil, kita dapat menghasilkan tambahan 5–7 juta ton produksi per tahun, bahkan (memungkinkan) surplus untuk ekspor,” ungkapnya.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri dalam mendukung program ini. “Kami memiliki tanggung jawab untuk merealisasikan target 1 juta hektare lahan jagung dalam setahun. Pada kuartal pertama, kami menargetkan 300 ribu hektare, dengan menggunakan inovasi benih unggul yang mampu meningkatkan produktivitas hingga 18–20 ton per hektare,” jelasnya
Gerakan ini juga mendukung pengembangan ekosistem pangan bergizi gratis. Hasil panen dapat dimanfaatkan untuk pakan ternak, meningkatkan perekonomian desa, serta memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Kami optimistis, melalui program ini, perputaran ekonomi desa dapat meningkat dari Rp1 miliar menjadi Rp8–10 miliar,” katanya.
Subang, Jawa Barat sebagai Model Nasional
Peluncuran di Kabupaten Subang, Jawa Barat dimulai dengan pemanfaatan lahan seluas 13 hektare sebagai proyek percontohan. Program ini diharapkan menjadi model keberhasilan yang dapat direplikasi di berbagai daerah di Indonesia.
Gerakan Penanaman Jagung Serentak 1 Juta Hektare ini merupakan langkah konkret untuk mendukung target swasembada pangan pada 2025. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat menjadi harapan besar dalam menghadapi tantangan krisis pangan global. (tim-dens).











