- Epa Fatihah Dinobatkan Sebagai Menteri Kehebohan Wisata Keluarga Bani Asyari
- Perhutani KPH Cianjur Perkuat Sinergi dengan Kejari untuk Pengelolaan Hutan yang Akuntabel dan Berke
- BPBD Cianjur Percepat Distribusi Air Bersih: Respons Hadapi Kekeringan Musim Kemarau
- Bupati Cianjur: Art Space The Unreal Playroom, Kreativitas dan Ekonomi Kreatif Lokal
- Bagian Umum dan Keuangan Sekda Cianjur Gelar Rekonsiliasi Semester 2026
- Ramaikan Hari Anak Nasional, Dinas Pangan Cianjur Hadirkan Pangan Murah untuk Warga
- Kasus Pencemaran Nama Baik PWI Cianjur Terus Bergulir, Perkuat Dugaan Pihak Terlapor
- Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Jadikan Keluarga Sekolah Utama pada Peringatan HAN ke-42
- SENJA Cianjur Diluncurkan: Sekolah untuk Membuat Lansia Sehat, Mandiri, dan Produktif
- Bupati Cianjur Ajak MUI Kolaborasi Perkuat Pembinaan Keagamaan dan Layanan Publik
Air Berkumpul dengan Air, Minyak Berkumpul dengan Minyak

Keterangan Gambar : Foto Istimewa.
Pinusnews.id - Tan Malaka dalam kutipan ini ingin menggambarkan hukum alam dan sosial bahwa sesuatu cenderung berkumpul dengan yang sejenis.
1. “Air berkumpul dengan air, minyak berkumpul dengan minyak.”
Secara ilmiah, air dan minyak tidak bisa bercampur karena sifatnya yang berbeda. Ini menjadi analogi bahwa dalam kehidupan, individu dengan kesamaan sifat, kepentingan, atau nilai akan cenderung berkumpul.
Baca Lainnya :
- Karena tak Pakai Masker, Puluhan Warga Cugenang Terjaring Razia
- Bagikan Ribuan Masker Usai Peringati HKN
- Secara Kontinyu, Polsek Campaka Semprotkan Disinfektan di Titik Rawan Penyebaran Covid-19
- Siswa Bisa Sekolah ke Luar Negeri, Ini Program Kautsar Institute Cianjur
- Puluhan Orang Rapid Test di Wana Wisata Pokland
2. “Setiap orang berkumpul dengan jenis dan wataknya.”
Dalam masyarakat, orang dengan pola pikir, karakter, atau tujuan yang mirip cenderung mencari dan membentuk kelompok sendiri. Misalnya, orang yang berpendidikan cenderung nyaman berdiskusi dengan sesama yang berwawasan luas, sementara orang dengan minat tertentu lebih sering berinteraksi dengan mereka yang memiliki ketertarikan yang sama.
Pesan utama dari kutipan ini adalah bahwa manusia secara alami mencari lingkungan yang sesuai dengan dirinya. Namun, ini juga bisa menjadi pengingat bahwa jika ingin berkembang, seseorang perlu memilih lingkungan yang dapat mendukung pertumbuhan diri, bukan hanya yang sekadar nyaman atau sejenis. (Nur Indah).











