- BKAD Cianjur: Pakta Integritas Perkokoh Tata Kelola Keuangan Daerah yang Transparan dan Akuntabel
- Dari Apel Pagi ke Aksi Nyata: Disperkim Cianjur Tunjukkan Wajah Kemanusiaan
- DPMPTSP Cianjur Hadirkan Layanan Pendidikan, Percepat Izin Operasional Sekolah
- DPRD Cianjur Gelar Rapat Paripurna: Jawaban Eksekutif atas Pandangan Umum Fraksi
- Hilman Saukani: BAZNAS dan Dekopinda Merajut Sinergi Zakat yang Menggerakkan Umat
- Ruhli Solehudin: Sekolah Rakyat Cianjur Masih Pending, Lahan 10 Hektare Jadi Kendala Utama
- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
Air Berkumpul dengan Air, Minyak Berkumpul dengan Minyak

Keterangan Gambar : Foto Istimewa.
Pinusnews.id - Tan Malaka dalam kutipan ini ingin menggambarkan hukum alam dan sosial bahwa sesuatu cenderung berkumpul dengan yang sejenis.
1. “Air berkumpul dengan air, minyak berkumpul dengan minyak.”
Secara ilmiah, air dan minyak tidak bisa bercampur karena sifatnya yang berbeda. Ini menjadi analogi bahwa dalam kehidupan, individu dengan kesamaan sifat, kepentingan, atau nilai akan cenderung berkumpul.
Baca Lainnya :
- Karena tak Pakai Masker, Puluhan Warga Cugenang Terjaring Razia
- Bagikan Ribuan Masker Usai Peringati HKN
- Secara Kontinyu, Polsek Campaka Semprotkan Disinfektan di Titik Rawan Penyebaran Covid-19
- Siswa Bisa Sekolah ke Luar Negeri, Ini Program Kautsar Institute Cianjur
- Puluhan Orang Rapid Test di Wana Wisata Pokland
2. “Setiap orang berkumpul dengan jenis dan wataknya.”
Dalam masyarakat, orang dengan pola pikir, karakter, atau tujuan yang mirip cenderung mencari dan membentuk kelompok sendiri. Misalnya, orang yang berpendidikan cenderung nyaman berdiskusi dengan sesama yang berwawasan luas, sementara orang dengan minat tertentu lebih sering berinteraksi dengan mereka yang memiliki ketertarikan yang sama.
Pesan utama dari kutipan ini adalah bahwa manusia secara alami mencari lingkungan yang sesuai dengan dirinya. Namun, ini juga bisa menjadi pengingat bahwa jika ingin berkembang, seseorang perlu memilih lingkungan yang dapat mendukung pertumbuhan diri, bukan hanya yang sekadar nyaman atau sejenis. (Nur Indah).











