- Pemerintah Cianjur Siap Tindaklanjuti Pengaduan Perizinan Kondominium Hotel
- Inspektorat Cianjur Perkuat Integritas ASN, Sosialisasi Antikorupsi Jadi Syarat Pencairan TPP
- Bupati Cianjur Pastikan Pilkades Serentak 2026 Berjalan Aman, Lancar, dan Tertib
- Jumsih Inspektorat Cianjur, Wujud Nyata Aparatur Peduli Lingkungan dan Masyarakat
- BAZNAS Cianjur Hadir untuk Kesehatan: Bantuan Pengobatan bagi 10 ODGJ
- Apresiasi Bupati Cianjur terhadap KPMJB Mesir: Kolaborasi untuk Pendidikan dan Masa Depan Cianjur
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Kader PPKBD, Wujudkan Keluarga Berkualitas Menuju Cianjur Era Baru
- Respons Cepat Cabang Dinas ESDM Wilayah I Cianjur, Tegakkan Tata Kelola Pertambangan
- BAZNAS Cianjur: Bantu Masa Depan 18 Mahasiswa Raih Bantuan Pendidikan Cianjur Cerdas
- Diskominfo Cianjur Perkuat Industri Tembakau melalui Penerapan GMP
Air Berkumpul dengan Air, Minyak Berkumpul dengan Minyak

Keterangan Gambar : Foto Istimewa.
Pinusnews.id - Tan Malaka dalam kutipan ini ingin menggambarkan hukum alam dan sosial bahwa sesuatu cenderung berkumpul dengan yang sejenis.
1. “Air berkumpul dengan air, minyak berkumpul dengan minyak.”
Secara ilmiah, air dan minyak tidak bisa bercampur karena sifatnya yang berbeda. Ini menjadi analogi bahwa dalam kehidupan, individu dengan kesamaan sifat, kepentingan, atau nilai akan cenderung berkumpul.
Baca Lainnya :
- Karena tak Pakai Masker, Puluhan Warga Cugenang Terjaring Razia
- Bagikan Ribuan Masker Usai Peringati HKN
- Secara Kontinyu, Polsek Campaka Semprotkan Disinfektan di Titik Rawan Penyebaran Covid-19
- Siswa Bisa Sekolah ke Luar Negeri, Ini Program Kautsar Institute Cianjur
- Puluhan Orang Rapid Test di Wana Wisata Pokland
2. “Setiap orang berkumpul dengan jenis dan wataknya.”
Dalam masyarakat, orang dengan pola pikir, karakter, atau tujuan yang mirip cenderung mencari dan membentuk kelompok sendiri. Misalnya, orang yang berpendidikan cenderung nyaman berdiskusi dengan sesama yang berwawasan luas, sementara orang dengan minat tertentu lebih sering berinteraksi dengan mereka yang memiliki ketertarikan yang sama.
Pesan utama dari kutipan ini adalah bahwa manusia secara alami mencari lingkungan yang sesuai dengan dirinya. Namun, ini juga bisa menjadi pengingat bahwa jika ingin berkembang, seseorang perlu memilih lingkungan yang dapat mendukung pertumbuhan diri, bukan hanya yang sekadar nyaman atau sejenis. (Nur Indah).











