- Bupati Cianjur Minta Maaf Atas Gangguan Distribusi Air Bersih Akibat Banjir di Ciranjang
- Pendidikan Vokasi di Jabar Direvitalisasi Agar Sesuai Kebutuhan Industri
- Dr. Euis Latifah, M.Pd. Raih Penghargaan sebagai Dosen Inovatif dalam ToT Perma Pendis 2026
- Rektor IAI Al-Azhary Raih Perma Pendis Award 2026 sebagai Rektor Visioner di Tengah Kegiatan ToT
- BAZNAS Cianjur Apresiasi UPZ IGTKI-PGRI Sukses Tingkatkan ZIS
- Koperasi Merah Putih: Jembatan Kemandirian Ekonomi Cianjur Menuju Kesejahteraan Nyata
- Bupati Wahyu dalam Rembug Warga Cianjur: Langkah Nyata Menuju Kesejahteraan Inklusif
- Cari Solusi Agar Gaji Guru Honorer Dibayar, KDM Segera Temui Menteri PAN-RB
- Panggil Kapolri, Presiden Prabowo Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri
- Kesuksesan Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam Menggelar Tes Kemampuan Akademik 2026
Yusman Faisal: Jangan Ada Lagi Keracunan Massal, Lakukan Pengawasan dan Pembinaan

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Yusman Faisal.
Pinusnews.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah mendalami kasus keracunan massal siswa MAN I dan SMP PGRI Cianjur, Jawa Barat. Pendalaman itu seperti mengambil sampel makanan melalui proses pengumpulan dan pengujian makanan, bahan, lingkungan, atau bahan lainnya yang diduga dari Makan Bergizi Gratis (MBG).
Terkait hal itu, Kepala dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal mengatakan, tentunya saat ini pihaknya telah melakukan pemeriksaan di Labkesda Provinsi Jawa Barat, dan menunggu hasilnya seperti apa.
"Agar kejadian ini tidak terulang kembali kami akan mengundang beberapa pihak terkait," tutur Yusman Faisal, saat dikonfirmasi di Cianjur, pada Rabu 23 April 2025..
Baca Lainnya :
- Warga Karangnunggal Cibeber Keluhkan Pemotongan Bantuan Rutilahu, Lalu Ini Jelas Kades
- Tebing Hutan Ciuja Naringgul Diterjang Longsor, Jalan Bandung-Cianjur Terganggu
- Terdampak Covid-19, Penjualan Mesin Jahit Turun 50 Persen di Cianjur
- Peringati Hari Aids Sedunia, Puskesmas Sukaluyu Gelar pemeriksaan Triple E untuk Ibu Hamil
- Tukang Kebun Meninggal Tersengat Listrik
Selain itu Yusman menambahkan, dimana seluruh pihak terkait akan diundang diantaranya pihak SPPG, kemudian pihak penyedia, lalu dari Puskesmas di wilayah kerja dan ada dari dapur produksi.
"Maksud dan tujuannya agar kita semua dapat melakukan pembinaan dan pengawasan," imbuh Yusman Faisal.
Lebih lanjut Yusman Faisal menjelaskan mengenai rangkaian kegiatan kesehatan, dalam rangka untuk menjamin keamanan pangan hari ini.
"Ya, siang ini akan diundang seluruh pihak terkait, supaya terang benderang permasalahannya," ungkap Yusman Faisal.
Yusman Faisal berharap pertemuan hari ini bisa tercapai atau sepakat melakukan pemeriksaan secara rutin dan berkala, terkait keamanan pangan seperti kualitas ar, tes food, juga kegiatan usap dubur pemeriksaan apusan anal, dilakukan dengan mengambil sampel cairan pada daerah rectum (anus bagian dalam), untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium.
"Tujuan untuk memastikan ada tidaknya bakteri atau kuman penyebab infeksi," pungkas Kadinkes Cianjur, Yusman Gaisal.(dens).











