- SENJA Cianjur Diluncurkan: Sekolah untuk Membuat Lansia Sehat, Mandiri, dan Produktif
- Bupati Cianjur Ajak MUI Kolaborasi Perkuat Pembinaan Keagamaan dan Layanan Publik
- Kejar Target Angka Harapan Hidup, Jabar Siap Sukseskan Program KITA SEHAT
- Cianjur Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan 3 Bulan, BPBD Tangkas Koordinasi Mitigasi dan Bantuan
- BAZNAS Cianjur Perbaiki Rutilahu: Dua Keluarga Terima Bantuan Rp25 Juta
- Disdikpora Cianjur Perkuat Pengawasan BOS Kinerja, 210 Kepala Sekolah Ikuti Sosialisasi
- Perumdam Tirta Mukti Cianjur: Musim Kemarau Panjang, Pasokan Air Bersih Menipis
- DPUTR Cianjur Perkuat Integritas: Sosialisasi Anti-Gratifikasi untuk Pelayanan Publik yang Bersih
- Kerja Skala Besar di Mekarmukti: Progres TMMD Ke-129 Kodim 0608/Cianjur Capai Banyak Titik
- Relokasi SDN Pasirkelewih Bikin Akses Belajar Lebih Dekat dan Nyaman
Yusman Faisal: Jangan Ada Lagi Keracunan Massal, Lakukan Pengawasan dan Pembinaan

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Yusman Faisal.
Pinusnews.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah mendalami kasus keracunan massal siswa MAN I dan SMP PGRI Cianjur, Jawa Barat. Pendalaman itu seperti mengambil sampel makanan melalui proses pengumpulan dan pengujian makanan, bahan, lingkungan, atau bahan lainnya yang diduga dari Makan Bergizi Gratis (MBG).
Terkait hal itu, Kepala dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal mengatakan, tentunya saat ini pihaknya telah melakukan pemeriksaan di Labkesda Provinsi Jawa Barat, dan menunggu hasilnya seperti apa.
"Agar kejadian ini tidak terulang kembali kami akan mengundang beberapa pihak terkait," tutur Yusman Faisal, saat dikonfirmasi di Cianjur, pada Rabu 23 April 2025..
Baca Lainnya :
- Warga Karangnunggal Cibeber Keluhkan Pemotongan Bantuan Rutilahu, Lalu Ini Jelas Kades
- Tebing Hutan Ciuja Naringgul Diterjang Longsor, Jalan Bandung-Cianjur Terganggu
- Terdampak Covid-19, Penjualan Mesin Jahit Turun 50 Persen di Cianjur
- Peringati Hari Aids Sedunia, Puskesmas Sukaluyu Gelar pemeriksaan Triple E untuk Ibu Hamil
- Tukang Kebun Meninggal Tersengat Listrik
Selain itu Yusman menambahkan, dimana seluruh pihak terkait akan diundang diantaranya pihak SPPG, kemudian pihak penyedia, lalu dari Puskesmas di wilayah kerja dan ada dari dapur produksi.
"Maksud dan tujuannya agar kita semua dapat melakukan pembinaan dan pengawasan," imbuh Yusman Faisal.
Lebih lanjut Yusman Faisal menjelaskan mengenai rangkaian kegiatan kesehatan, dalam rangka untuk menjamin keamanan pangan hari ini.
"Ya, siang ini akan diundang seluruh pihak terkait, supaya terang benderang permasalahannya," ungkap Yusman Faisal.
Yusman Faisal berharap pertemuan hari ini bisa tercapai atau sepakat melakukan pemeriksaan secara rutin dan berkala, terkait keamanan pangan seperti kualitas ar, tes food, juga kegiatan usap dubur pemeriksaan apusan anal, dilakukan dengan mengambil sampel cairan pada daerah rectum (anus bagian dalam), untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium.
"Tujuan untuk memastikan ada tidaknya bakteri atau kuman penyebab infeksi," pungkas Kadinkes Cianjur, Yusman Gaisal.(dens).











