- Bupati Cianjur Minta Maaf Atas Gangguan Distribusi Air Bersih Akibat Banjir di Ciranjang
- Pendidikan Vokasi di Jabar Direvitalisasi Agar Sesuai Kebutuhan Industri
- Dr. Euis Latifah, M.Pd. Raih Penghargaan sebagai Dosen Inovatif dalam ToT Perma Pendis 2026
- Rektor IAI Al-Azhary Raih Perma Pendis Award 2026 sebagai Rektor Visioner di Tengah Kegiatan ToT
- BAZNAS Cianjur Apresiasi UPZ IGTKI-PGRI Sukses Tingkatkan ZIS
- Koperasi Merah Putih: Jembatan Kemandirian Ekonomi Cianjur Menuju Kesejahteraan Nyata
- Bupati Wahyu dalam Rembug Warga Cianjur: Langkah Nyata Menuju Kesejahteraan Inklusif
- Cari Solusi Agar Gaji Guru Honorer Dibayar, KDM Segera Temui Menteri PAN-RB
- Panggil Kapolri, Presiden Prabowo Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri
- Kesuksesan Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam Menggelar Tes Kemampuan Akademik 2026
Yusman Faisal: Cianjur Targetkan Penerapan Universal Health Coverage Prioritas Mulai Juli 2025

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Yusman Faisal.
Pinusnews.id - Pemerintah Kabupaten Cianjur menargetkan penerapan Universal Health Coverage (UHC) Prioritas mulai bulan Juli 2025.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, dr. Yusman Faisal, yang menyebut pencapaian ini membutuhkan tambahan sekitar 350 ribu peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) agar seluruh penduduk bisa terlayani secara optimal.
“UHC Prioritas itu artinya jika cakupan kepesertaan JKN telah mencapai 98 persen dari total penduduk dan tingkat keaktifannya di atas 80 persen, maka layanan kesehatan bisa diberikan selama 1x24 jam untuk seluruh masyarakat,” ujar Yusman belum lama berselang, di Pemda Cianjur.
Baca Lainnya :
- Jelang Pilkada 2020, Polsek Sukaluyu Gelar Deklarasi Pilkada Damai
- Bos Baik Hati Bangun Masjid untuk Ibadah Karyawannya
- Penipu Berkedok Paket Kurban Dijebloskan ke Penjara
- Logistik Pemilihan Mulai Besok Didistribusikan KPU
- Warga Karangnunggal Cibeber Keluhkan Pemotongan Bantuan Rutilahu, Lalu Ini Jelas Kades
Untuk mencapai target tersebut, kata Yusman, Pemkab Cianjur tengah menyiapkan perubahan anggaran guna mendanai perluasan kepesertaan. Perubahan anggaran ini diperkirakan akan selesai pada pertengahan tahun, sehingga pelaksanaan UHC Prioritas dapat dimulai pada bulan Juli.
“Kami sedang menyiapkan data-data warga yang akan didaftarkan. Dari total penduduk sekitar 2,7 juta jiwa pada semester pertama 2025, kami perlu memastikan 98 persen di antaranya, atau sekitar 2,6 juta jiwa, telah terdaftar sebagai peserta JKN aktif,” katanya.
Yusman menuturkan, segmen peserta JKN di Kabupaten Cianjur terdiri dari berbagai sumber, sekitar 1,4 juta peserta ditanggung oleh pemerintah pusat, 750 ribu oleh pemerintah daerah, serta sisanya berasal dari segmen badan usaha (PPU), segmen mandiri, para PNS, Veteran.
“Semua segmen itu harus menyumbang total 98 persen kepesertaan. Selain itu, tingkat keaktifan peserta juga harus di atas 80 persen. Kalau dua syarat itu terpenuhi, baru kita bisa disebut mencapai UHC Prioritas,” pungkasnya. (dens).











