Breaking News
- SIROJA, Ikhtiar Camat Mande Memperkuat Ketakwaan dan Kebersamaan
- DLH Cianjur Ajak Warga Bersihkan Sampah untuk Lingkungan yang Nyaman dan Sehat
- DPRD Cianjur Sepakati Perubahan APBD 2026: Sinergi Legislatif-Eksekutif untuk Rakyat
- Revitalisasi SMPS Karakter Daarul Arsyad: Wajah Baru Sekolah dan Bangkitkan Semangat Belajar
- BAZNAS Cianjur dan Sholat Istisqo: Dari Doa dan Sedekah Harapkan Hujan di Cianjur
- Kolaborasi Kemenag dan BAZNAS Cianjur, Menguatkan Usaha Masyarakat dari KUA
- Jamsostek Award 2026: Bukti Nyata Kinerja Disnakertrans Cianjur dalam Melindungi Nasib Buruh
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Integritas dan Komitmen Pelayanan Publik
- Pelantikan dan Pelatihan PMR Cianjur di Cibodas Jadi Momentum Kepemudaan
- Disdikpora Cianjur Tegaskan Profesionalisme ASN Lewat Penegakan Aturan
Tahun Baru, Pemdaprov Jabar Jaga Kekompakan dengan Unsur Legislatif

Keterangan Gambar : Foto Istimewa.
Pinusnews.id - Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat (Jabar) berkomitmen untuk menjaga kekompakan dengan unsur legislatif dalam merealisasikan program-program pembangunan 2026.
Untuk mewujudkan hal itu, Pemdaprov Jabar siap mendukung seluruh kegiatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat pada 2026.
Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menegaskan pentingnya sinergi antara Pemdaprov Jabar dan DPRD Jabar dalam menjalankan roda pemerintahan.
"Eksekutif dan legislatif harus tetap kompak untuk mencapai seluruh program pembangunan,” tutur Erwan dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat di Ruang Rapat Paripurna, Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Senin (5/1/2026).
Dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat tersebut dilaksanakan Pembukaan Masa Sidang II Tahun Sidang 2025–2026 serta Penetapan Alat Kelengkapan DPRD Provinsi Jawa Barat Tahun 2026.
Lebih lanjut, Erwan menyebutkan, pada 2026, Pemdaprov Jawa Barat bersama DPRD Jabar dan para pemangku kepentingan akan tetap memprioritaskan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Fokus utama diarahkan pada penurunan angka pengangguran, pengurangan kemiskinan, penurunan angka stunting, serta upaya memperkecil ketimpangan melalui perbaikan indeks gini.
“Kita akan lebih banyak turun langsung ke masyarakat. Selain itu, pembangunan infrastruktur dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat Jawa Barat juga tetap menjadi perhatian utama,” katanya.
Terkait pengentasan kemiskinan dan pengangguran, Erwan menargetkan penurunan minimal sebesar 0,5 persen hingga 1 persen atau bahkan lebih pada 2026 melalui berbagai program strategis.
Sementara itu, untuk penanganan stunting, Erwan mengungkap Pemda Provinsi Jabar telah mencatatkan capaian positif dengan penurunan angka stunting lebih dari 5 persen, yang merupakan salah satu tertinggi secara nasional. Ia berharap capaian tersebut dapat dipertahankan sehingga Jawa Barat tetap menjadi yang terbaik di Indonesia.
Pemda Provinsi Jawa Barat juga terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat, salah satunya melalui dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). (tim dens).
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments











