- Bupati Cianjur Minta Maaf Atas Gangguan Distribusi Air Bersih Akibat Banjir di Ciranjang
- Pendidikan Vokasi di Jabar Direvitalisasi Agar Sesuai Kebutuhan Industri
- Dr. Euis Latifah, M.Pd. Raih Penghargaan sebagai Dosen Inovatif dalam ToT Perma Pendis 2026
- Rektor IAI Al-Azhary Raih Perma Pendis Award 2026 sebagai Rektor Visioner di Tengah Kegiatan ToT
- BAZNAS Cianjur Apresiasi UPZ IGTKI-PGRI Sukses Tingkatkan ZIS
- Koperasi Merah Putih: Jembatan Kemandirian Ekonomi Cianjur Menuju Kesejahteraan Nyata
- Bupati Wahyu dalam Rembug Warga Cianjur: Langkah Nyata Menuju Kesejahteraan Inklusif
- Cari Solusi Agar Gaji Guru Honorer Dibayar, KDM Segera Temui Menteri PAN-RB
- Panggil Kapolri, Presiden Prabowo Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri
- Kesuksesan Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam Menggelar Tes Kemampuan Akademik 2026
SPAM Perumdam Tirta Mukti Cianjur Berpotensi Dibatalkan, Budi: Berharap Jadi Prioritas Pemerintah Pu

Keterangan Gambar : Direktur (Dirut) Perumdam Tirta Mukti Cianjur, Budi Karyawan.
Pinusnews.id - Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Perumdam Tirta Mukti Cianjur berpotensi dibatalkan, sebab terancam terkena efisiensi anggaran.
Diketahui, pembangunan SPAM bantuan dari pemerintah Provinsi dengan titik lokasi Sungai Cibereum itu akan dikerjakan ditahun 2025.
Dirut Perumdam Tirta Mukti Cianjur Budi Karyawan mengatakan, hingga kini masih menunggu terkait rencana pembangunan SPAM.
Baca Lainnya :
- Pjs. Bupati Cianjur. Pastikan APD dan SOP untuk Pilkada 9 Desember
- Hasil Survei LSI, Pasangan Herman Suherman - TB Mulyana Berada di Posisi Teratas
- UMK 2021 di Cianjur tak Naik, Ini Penyebabnya
- Heboh, Ada Mayat Lelaki Tanpa Identitas Tergeletak di Sungai Cigombong
- Buruh Cianjur Kecewa, Hasil Audensi tak Menemukan Titik Temu
"Untuk SPAM ini kami masih menunggu, karena kita lihat kebijakan Presiden memotong anggaran sampai triliunan itu pasti berdampak pada investasi-investasi lainnya. Karena kan program yang tidak terlalu penting akan tergerus," kata Budi, belum lama ini.
Dia berharap, SPAM dapat menjadi prioritas dari Pemerintah Pusat.
"Mudah-mudahan saja program SPAM itu menjadi prioritas," pungkasnya. (dens).











