Seleksi Ketat Panitia Baznas Cianjur: Fondasi Kuat Pimpinan Periode 2026-2031

10 Mei 2026, 09:38:26 WIB PERISTIWA
Seleksi Ketat Panitia Baznas Cianjur: Fondasi Kuat Pimpinan Periode 2026-2031

Keterangan Gambar : Selamet Riyadi sebagai Ketua Panitia pada acara pelaksanaan tes untuk Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Cianjur Periode 2026-2031, di Gedung PKK Pemkab Cianjur, Sabtu, 9 Mei 2026.


Pinusnews.id - Sebanyak 23 calon pimpinan Baznas Kabupaten Cianjur periode 2026-2031 telah mengikuti tahapan tes pengetahuan dasar dan penulisan makalah pada Sabtu, 9 Mei 2026, pukul 09.00 WIB. Acara ini digelar di ruang rapat PKK, Komplek Pemkab Cianjur, dengan pengumuman hasil dijadwalkan pada 12 Mei 2026. Panitia seleksi, yang dipimpin Selamet Riyadi, menunjukkan kinerja prima sejak persiapan hingga pelaksanaan, memastikan setiap langkah berjalan lancar dan transparan.

"Tadi sudah dilaksanakan acara tes pengetahuan dasar dan penulisan makalah, untuk pengumuman dari tahapan seleksi itu pada hari Selasa, 12 Mei 2026, yang lolos seleksi tadi berhak untuk mengikuti seleksi wawancara. Insya Allah, waktunya akan dicantumkan dalam pengumuman hari Selasa sekarang," tutur Selamet Riyadi, Ketua Panitia Seleksi Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Cianjur Periode 2026-2031.

Kinerja panitia terlihat dari desain tahapan tes yang ketat, dirancang untuk mengukur pemahaman calon terhadap konsep zakat sesuai mandat peraturan Baznas. Tes ini menuntut kompetensi fiqih, manajemen, dan etika, mencerminkan komitmen panitia dalam memilih pemimpin berkualitas. Selamet Riyadi menekankan, "Tahapan ini kami susun dengan teliti agar hanya calon terbaik yang lolos, demi keberlangsungan Baznas Cianjur."

Baca Lainnya :

Syarat peserta dibuat spesifik oleh panitia untuk menjaga standar keseriusan: kemeja putih lengan panjang, bawahan hitam, sepatu hitam, serta membawa ponsel Android dengan kuota cukup, power bank, dan KTP asli. Ketentuan ini bukan sekadar formalitas, melainkan strategi panitia memastikan disiplin dan kesiapan calon sejak awal.

Peserta diwajibkan hadir 30 menit lebih awal, menyerahkan makalah zakat secara fisik, dan mengunggah soft copy ke laman seleksibaznas.cianjurkab.go.id sebelum tes dimulai. Panitia dengan cermat memverifikasi setiap dokumen, mencegah kecurangan dan menjamin proses digital yang aman. "Kami terapkan verifikasi ganda untuk setiap unggahan, sehingga tidak ada celah bagi ketidakpatuhan," jelas Selamet Riyadi.

"Para calon juga harus patuh pada tata tertib tim seleksi. Ketentuan ini tidak hanya memastikan kelancaran acara, tapi juga menjamin proses seleksi obyektif dan akuntabel," imbuh Selamet Riyadi usai acara di Gedung PKK, Pemkab Cianjur. Kinerja panitia ini patut diapresiasi, karena berhasil mengelola 23 calon tanpa hambatan signifikan.

Panitia juga berkoordinasi erat dengan pemerintah daerah untuk mendukung logistik, mulai dari penyediaan ruang hingga pengamanan data. Fasilitas tes dilengkapi Wi-Fi stabil dan perangkat pendukung, menunjukkan perencanaan matang. "Tim kami bekerja siang malam mempersiapkan ini, agar Baznas Cianjur punya pimpinan yang benar-benar layak," jelas Selamet Riyadi.

Keberhasilan panitia tak hanya soal kelancaran teknis, tapi juga membangun kepercayaan publik terhadap proses seleksi. Dengan objektivitas tinggi, mereka memastikan hasil tes mencerminkan kemampuan sejati calon, bukan faktor lain.

Pemerintah daerah berkomitmen memastikan proses berjalan mulus hingga penetapan akhir. Kinerja luar biasa panitia ini menjadi fondasi kuat bagi Baznas Cianjur melayani rakyat selama lima tahun ke depan, melalui pimpinan kompeten dan berintegritas. (dens).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment