- Bupati Wahyu Resmikan Peluncuran AMDK Perumdam Tirta Mukti Cianjur
- Bidang SMP Disdikpora Cianjur, Sukses Penerimaan Siswa Baru Sekolah Nasional Terintegrasi
- SEATRC 2026 di Cianjur: Lari Lintas Alam Bawa Atlet Asia Tenggara Dorong Pariwisata Lokal
- Epa Fatihah Dinobatkan Sebagai Menteri Kehebohan Wisata Keluarga Bani Asyari
- Perhutani KPH Cianjur Perkuat Sinergi dengan Kejari untuk Pengelolaan Hutan yang Akuntabel dan Berke
- BPBD Cianjur Percepat Distribusi Air Bersih: Respons Hadapi Kekeringan Musim Kemarau
- Bupati Cianjur: Art Space The Unreal Playroom, Kreativitas dan Ekonomi Kreatif Lokal
- Bagian Umum dan Keuangan Sekda Cianjur Gelar Rekonsiliasi Semester 2026
- Ramaikan Hari Anak Nasional, Dinas Pangan Cianjur Hadirkan Pangan Murah untuk Warga
- Kasus Pencemaran Nama Baik PWI Cianjur Terus Bergulir, Perkuat Dugaan Pihak Terlapor
Sekda Herman Suryatman: Ketahanan Keluarga Kunci SDM Berkualitas

Keterangan Gambar : Foto Istimewa.
Pinusnews.id - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menghadiri Rapat Koordinasi Ketahanan Keluarga Tingkat Provinsi Jabar Tahun 2024 di Prime Park Hotel, Kota Bandung, Kamis (28/11/2024).
Tema dalam rakor tersebut, “Membangun Ketahanan Keluarga untuk Mewujudkan Keluarga Berkualitas: Mengatasi Tantangan Perceraian, Perkawinan Anak, dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Jawa Barat”.
"Hari ini kita berkumpul, keluarga besar DP3AKB (Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana) Provinsi dan 27 Kabupaten/Kota di Jawa Barat, serta stakeholders terkait, termasuk para aktivis yang peduli terhadap ketahanan keluarga," ucap Herman Suryatman.
Baca Lainnya :
- Hidup 10 Tahun Berdempetan dengan Kandang Domba, Relawan Garda Manjur Kirim Bahan untuk Bangun Rumah
- Polsek Agrabinta Dorong Warga Prokes 3M
- Sehat Mahal Harganya, Penyebaran Covid-19 Bisa Dicegah Penerapan Disiplin 3M
- Arus Lalulintas Sempat Terganggu, Akibat Pohon Besar Tumbang di Pacet Cianjur
- Direktur Jendral PKTN Kunjungi Pasar Rakyat Cipanas Menuju sertifikasi SNI.
Pada kesempatan itu, Herman menuturkan bahwa ketahanan keluarga merupakan kunci lahirnya sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Ini penting guna memanfaatkan bonus demografi, terlebih menuju Indonesia Emas 2045.
Apabila keluarga kuat dan berkualitas, maka permasalahan sosial akan minim. Lebih jauh termasuk isu perceraian, perkawinan anak, hingga TPPO seharusnya dapat dicegah sejak dari unit terkecil dalam masyarakat, yakni keluarga.
Untuk itu, sambung Herman, perlu diperkuat delapan fungsi keluarga yang harus diperhatikan dalam membentuk keluarga yang berkualitas, yakni keagamaan, sosial budaya, cinta kasih sayang, dan perlindungan.
Fungsi keluarga lainnya, yaitu reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi serta lingkungan.
"Kami berkomitmen untuk melakukan langkah-langkah yang progresif dalam rangka meningkatkan ketahanan keluarga di Jawa Barat," tegas Herman.
"Ini agar keluarga-keluarga di Jabar kuat karena kalau keluarga kuat, maka desa atau kelurahan kuat, kecamatan kuat, kabupaten kota kuat, pada akhirnya Jawa Barat akan kuat," ujarnya.
Maka dari itu, urusan peningkatan ketahanan keluarga di Jabar perlu kolaborasi dari berbagai pihak mulai dari tingkat provinsi, kabupaten kota, kecamatan sampai dengan tingkat desa/kelurahan.
"Kita akan perjuangkan bersama," seru Herman. (tim-dens).











