- SIROJA, Ikhtiar Camat Mande Memperkuat Ketakwaan dan Kebersamaan
- DLH Cianjur Ajak Warga Bersihkan Sampah untuk Lingkungan yang Nyaman dan Sehat
- DPRD Cianjur Sepakati Perubahan APBD 2026: Sinergi Legislatif-Eksekutif untuk Rakyat
- Revitalisasi SMPS Karakter Daarul Arsyad: Wajah Baru Sekolah dan Bangkitkan Semangat Belajar
- BAZNAS Cianjur dan Sholat Istisqo: Dari Doa dan Sedekah Harapkan Hujan di Cianjur
- Kolaborasi Kemenag dan BAZNAS Cianjur, Menguatkan Usaha Masyarakat dari KUA
- Jamsostek Award 2026: Bukti Nyata Kinerja Disnakertrans Cianjur dalam Melindungi Nasib Buruh
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Integritas dan Komitmen Pelayanan Publik
- Pelantikan dan Pelatihan PMR Cianjur di Cibodas Jadi Momentum Kepemudaan
- Disdikpora Cianjur Tegaskan Profesionalisme ASN Lewat Penegakan Aturan
Sekda Ahmad Rifai Azhary Hadiri Pisah Sambut Kepala Lapas Kelas II/B Cianjur

Keterangan Gambar : Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur, Ahmad Rifa
Pinusnews.id - Di tengah hiruk-pikuk pembangunan daerah, Kabupaten Cianjur kembali menorehkan momen simbolis yang mencerminkan dinamika birokrasi yang teratur. Pada Jumat, 2 Januari 2026, Parahyangan Ballroom Cordela Suites Cianjur menjadi saksi acara pisah sambut Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II/B Cianjur.
Hadir secara resmi mewakili Bupati Cianjur, Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur, Ahmad Rifa’i Azhari, turut menyemarakkan kegiatan ini sebagai wujud apresiasi pemerintah daerah terhadap peran vital lembaga pemasyarakatan.
Acara ini menandai akhir tugas Eris Ramdani, mantan Kepala Lapas Kelas II/B Cianjur, yang kini dipromosikan menjadi Kepala Lapas Kelas II/A Banceuy. Penempatan baru ini bukan sekadar perpindahan jabatan, melainkan pengakuan atas dedikasi dan kontribusinya dalam menjaga ketertiban pemasyarakatan di wilayah Cianjur.
Baca Lainnya :
- Anggota Dewan Cianjur : Usut Tuntas Oknum Pemungut Dana Covid-19 di Desa Sukasari, Kadupandak
- Cianjur Dapat Penghargaan Program Desa dan Kelurahan Bersih Narkoba
- Di Cianjur Pembelajaran Tatap Muka Diundur, Jarak Jauh Diutamakan
- Tahun 2020 di Cianjur Kriminalitas Turun, Kasus Narkoba MeningkatÂ
- Awas Hati-Hati, Ada Oknum Satpol PP Cianjur Lakukan Penipuan
Eris meninggalkan jejak manajemen yang solid, yang menjadi fondasi bagi penerusnya untuk melanjutkan misi rehabilitasi dan reintegrasi narapidana ke masyarakat.
Menggantikan Eris, Prayogo Mubarak dilantik sebagai Kepala Lapas baru dengan harapan membawa angin segar. Sebagai pejabat yang telah teruji di berbagai lapangan, Prayogo diharapkan mampu memperkuat program-program inovatif, seperti pendidikan vokasi dan konseling psikologis bagi warga binaan.
Transisi ini menggarisbawahi pentingnya kontinuitas kepemimpinan dalam menghadapi tantangan pemasyarakatan modern, di mana reformasi bukan hanya soal pengamanan, tapi juga pemberdayaan manusia.
Keikutsertaan para tokoh penting menambah khidmat acara tersebut. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Kusnali, hadir untuk memberikan arahan strategis. Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cianjur, beserta Kepala Lapas dari kabupaten/kota tetangga, turut memenuhi ruangan, menciptakan jaringan solidaritas yang luas. Kehadiran mereka menegaskan bahwa pemasyarakatan bukan urusan satu instansi semata, melainkan tanggung jawab kolektif.
Suasana acara berlangsung khidmat sekaligus penuh keakraban, di mana ucapan selamat dan harapan saling siram. Momen ini menjadi ajang refleksi atas pencapaian masa lalu sambil menatap masa depan. Koordinasi lintas instansi yang diperkuat melalui pertemuan seperti ini krusial untuk mendukung tugas pokok Lapas, termasuk pencegahan residivisme dan kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam program sosial.
Pada akhirnya, pisah sambut ini merepresentasikan komitmen bersama Cianjur dalam membangun sistem pemasyarakatan yang humanis dan efektif. Di bawah kepemimpinan Prayogo Mubarak, Lapas Kelas II/B Cianjur diharapkan terus berkontribusi bagi ketertiban masyarakat, sejalan dengan visi Kabupaten Cianjur yang aman dan berkelanjutan. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa setiap transisi kepemimpinan adalah peluang untuk memperkuat pondasi keadilan restoratif. (dens).











